MELAYANI TUHAN ADALAH PANGGILAN BAGI SEMUA ORANG PERCAYA

MELAYANI TUHAN ADALAH PANGGILAN BAGI SEMUA ORANG PERCAYA

PENDAHULUAN

Semua orang percaya adalah hamba Tuhan, artinya setiap kita dipanggilan untuk melayani Tuhan.Kol_3:24 Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya. Kita sebagai hamba Kristus, harus belajar untuk melayani Dia dengan benar. Dalam kitab Perjanjian Lama, kepada setiap umatNya, Tuhan memerintahkan bahwa setiap kali dating menghadap Tuhan tidak boleh dengan tangan hampa. Mereka diperintahkan untuk membawa korban persembahan mereka. Kel._23:15 Hari raya Roti Tidak Beragi haruslah kaupelihara; tujuh hari lamanya engkau harus makan roti yang tidak beragi, seperti yang telah Kuperintahkan kepadamu, pada waktu yang ditetapkan dalam bulan Abib, sebab dalam bulan itulah engkau keluar dari Mesir, tetapi janganlah orang menghadap ke hadirat-Ku dengan tangan hampa. Ulangan_16:16 Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa, Saat ini kita akan belajar lebih lagi agar kita dapat melayani Tuhan dengan baik. KATA KUNCI : ADA 3 KEBENARAN YANG MEMBUAT KITA BERSEMANGAT MELAYANI TUHAN KEBENARAN PERTAMA : MELAYANI ADALAH SEBUAH BENTUK UNGKAPAN KASIH KEPADA TUHAN Minggu lalu kita sudah belajar, bahwa setiap kali kita dating beribadah kepada Tuhan pada hari minggu, artinya kita datang untuk melayani Tuhan. Jangan datang kehadirat Tuhan dengan tangan yang hampa. Bawalah seluruh persembahan kita ke hadiratNya. Pelayanan yang kita berikan kepada Tuhan dapat berbentuk :

1. Nyanyian Pujian dan Penyembahan.

2. Doa-doa

3. Ucapan syukur

4. Persembahan -persembahan.

Oleh karena ibadah itu mengandung pengertian melayani, maka kita harus mendedikasikan hidup kita dengan baik dan benar. Pelayanan yang menyenangkan hati Tuhan adalah pelayanan yang dilakukan sebagai bentuk atau ungkapan kasih kita kepadaNya. Kita memberi kasih kepada Tuhan karena Tuhan lebih dahulu mengasihi kita. 1 Yoh. 4:19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

KEBENARAN YANG KEDUA : MELAYANI ADALAH SEBUAH BENTUK PENGABDIAN

1Kor._7:22 Sebab seorang hamba yang dipanggil oleh Tuhan dalam pelayanan-Nya, adalah orang bebas, milik Tuhan. Demikian pula orang bebas yang dipanggil Kristus, adalah hamba-Nya. Kata “ HAMBA “ ditulis dalam bahasa aslinya dengan kata “ DOULOS “. Kata Doulos memnpunyai arti : 1. Hamba 2. Budak Dari dua arti kata itu mengandung makna seorang ‘budak’ sama sekali tidak memiliki hak apapun juga, dan hidup hanya oleh anugerah-Nya dan dituntut untuk memuliakan-Nya, Sang Tuhan diatas segala Tuan. Ini berbicara tentang sebuah pengabdian dan pengabdian yang berkualitas harus dijalani dengan sikap setia. Yesus banyak memberikan ajaran tentang kesetiaan, seperti : UPAH KESETIAAN Luk_16:10 “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. SETIA KEPADA TUHAN Kis. 11:23 Setelah Barnabas datang dan melihat kasih karunia Allah, bersukacitalah ia. Ia menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan, SETIA SAMPAI MATI Wahyu _2:10 Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan. Sekarang kita dapat pengertian yang baru sebagai orang percaya, kita adalah hamba atau budak dari Tuhan, dan kita diminta untuk setia kepadaNya,bahkan setia sampai mati.

KEBENARAN YANG KETIGA : ADA UPAH YANG BESAR DARI MELAYANI TUHAN

Kita adalah HambaNya, dan Tuhan adalah Tuan kita. Tuhan menyediakan upah bagi hambaNya yang benar dan setia. Perumpamaan tentang talenta dalam Injil Matius 25, Yesus memberikan penekanan dari akhir ceritanya dengan perkataan Tuan yang memberi talenta sebagai berikut : Mat_25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. Mat_25:23 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. Kalau kita melayani Tuhan, ingatlah ini bahwa Tuhan menyediakan upah kepada kita. TUHAN TIDAK PERNAH LALAI DALAM HAL UPAH Ibrani _11:6 Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. Ibrani _10:35 Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya. Wahyu 22:12 “Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya. TETAP SETIA DAN BERSEMANGAT DALAM MELAYANI TUHAN Roma 12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. 1Kor. 15:58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.


Komentar

  • johan tampubolon says:

    Saya menyukai kesaksian di atas ,dan saya ingin sekali melayani Tuhan
    GBU

  • Ingin memberikan komentar? Silahkan isi form di bawah ini.

    Email Anda tidak akan dipubilkasikan. Item bertanda bintang harus di isi




    Anda bisa menggunakan tag HTML dan atribut seperti berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

    Baca Juga Artikel Berikut