8 May 2013 - Khotbah

DITETAPKAN UNTUK BERBUAH LEBAT

YOHANES 15:1-6, 16

PENDAHULUAN

Kita patut bersyukur atas kebaikan Tuhan Yesus yang selalu dilimpahkan dalam hidup kita.

Bulan April, kita sudah menerima pengertian akan kerinduan hati Bapa yaitu Dia menghendaki, supaya kita yang telah menerima keselamatan didalam Yesus Kristus AnakNya, hidup dalam persekutuan dengan Yesus Kristus senantiasa.

Persekutuan dengan Yesus mengandung makna :

  1. Kita menjadi mitra Yesus, bekerjasama dengan Yesus.
  2. Kita dipanggil untuk ikut berperan serta dalam rencana Yesus
  3. Hubungan kita dnegan Yesus dijalani sampai ketingkat yang sangat intim
  4. Komunikasi kita dengan Yesus harus terus dibangun dan ditingkatkan
  5. Kontribus kita bagi Yesus sangat penting.

Saat ini kita akan belajar tentang ketetapan Yesus atas kita yaitu kita ditetapkan untuk berbuah lebat.

Joh 15:16  Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

Joh 15:16  Bukan kalian yang memilih Aku. Akulah yang memilih kalian, dan menyuruh kalian pergi untuk berbuah banyak–buah-buah yang tak dapat binasa. Maka Bapa akan memberikan kepadamu apa saja yang kalian minta kepada-Nya atas nama-Ku.

MEMULIAKAN BAPA DI SURGA ADALAH HAL YANG UTAMA

Yesus sangat menghendaki agar kita memuliakan Bapa di Surga. Bapa di Surga dimuliakan ketika berbuah lebat.

Joh 15:8  Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” Rahasia untuk berbuah telah diajarkan oleh Tuhan Yesus dalam perumpamaan Pokok Anggur yang benar.

Dari Yohanes 15:1-6, tentang Pokok Anggur yang benar, kita mendapatkan dua prinsip yaitu:

1.      Tetap tinggal dalam persekutuan dnegan Yesus.

Tuhan Yesus menyatakan berulang-ulang tentang betapa penting dan bergunanya bagi kita untuk senantiasa melekat kepadaNya. Keterlekatan kita dnegan Yesus adalah untuk kebaikan kita, karena kita akan berbuah dan menjadi bagian yang produktif bagi Dia.

2.      Kuasa dari Firman Allah

Perkataan Yesus ( Yun: Logos ), dikatakan berkuasa untuk membersihkan kita ( Yun: Katharos artinya membersihkan, menjadikan jelas dan memurnikan ).

PENGUSAHA DAN HASIL USAHANYA

Yesus menggambarkan Bapa di Surga sebagai Pengusaha dari Kebun anggur yang diusahakan. Tujuan dari usaha kebun anggur ini adalah buah anggur yang baik dan lebat.

Jadi jika kebun anggur yang diusahakan tidak menghasilkan apa-apa, maka itu akan menjadi kerugian dan merupakan peristiwa yang memalukan, namun jika sebaliknya , apabila kebun anggur itu menjadi menghasilkan buah anggur yang baik dan lebat, maka Bapa di Surga sebagai pengusahanya akan dihormati dan dimuliakan.

Yesaya 5:1  Aku hendak menyanyikan nyanyian tentang kekasihku, nyanyian kekasihku tentang kebun anggurnya: Kekasihku itu mempunyai kebun anggur di lereng bukit yang subur.

Yesaya 5:2  Ia mencangkulnya dan membuang batu-batunya, dan menanaminya dengan pokok anggur pilihan; ia mendirikan sebuah menara jaga di tengah-tengahnya dan menggali lobang tempat memeras anggur; lalu dinantinya supaya kebun itu menghasilkan buah anggur yang baik, tetapi yang dihasilkannya ialah buah anggur yang asam.

Yesaya 5:3  Maka sekarang, hai penduduk Yerusalem, dan orang Yehuda, adililah antara Aku dan kebun anggur-Ku itu.

Yesaya 5:4  Apatah lagi yang harus diperbuat untuk kebun anggur-Ku itu, yang belum Kuperbuat kepadanya? Aku menanti supaya dihasilkannya buah anggur yang baik, mengapa yang dihasilkannya hanya buah anggur yang asam?

APA YANG TELAH DITANAM OLEH BAPA DI SURGA

1.      BAPA TELAH MENANAM BENIH KASIH DI BUMI INI

Joh 3:16  Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Bapa telah menanam benih kasih , maka Dia ssangat menginginkan agar kasih yang telah ditanam itu menghasilkan buah kasih.

Bapa menginginkan buah-buah kasih yang benar dan berkelimpahan. Sebagai pengusaha yang menanam kasih, maka Dialah yang layak terlebih dahulu memetik hasilnya yaitu kasih manusia kepadaNya. Itulah sebabnya , ketika Tuhan Yesus mengajarkan tentang buah yang lebat yang memuliakan Bapa, maka Dia mengajarkan tentang kasih.

Joh 15:10  Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya.

Joh 15:11  Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.

Joh 15:12  Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

Para Rasul pun berulang-ulang mengajarkan hal yang sama yaitu tentang kasih.

1Joh. 4:7  Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.

1Joh. 4:8  Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.

1Joh. 4:11  Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.

1Kor. 16:14  Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih!

Mari kita perhatikan dengan seksama, apakah kita sudah memuliakan Bapa di Surga dengan cara mengasihi Dia ? Apakah kita sudah mengasihi sesama kita dengan kasih yang Bapa sudah berikan ?

2.      BAPA TELAH MENANAM BENIH NYAWA ANAKNYA

Joh 3:16  Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Karena Bapa sudah menanam benih nyawa anakNya di bumi ini, maka Dia menghendaki adanya tuaian jiwa-jiwa sebagai hasil dari apa yang telah ditabur. Setelah kebangkitanNya dari antara orang mati, Yesus memberikan perintah yaitu

1.      Memberitakan apa yang Dia sudah Dia kerjakan melalui kematian dan kebangkitanNya.

Luk 24:46  Kata-Nya kepada mereka: “Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,

Luk 24:47  dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.

Luk 24:48  Kamu adalah saksi dari semuanya ini.

2.      Memerintahkan untuk mengajar semua bangsa

Mat 28:19  Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

Mat 28:20  dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Bapa tidak menghendaki seorangpun binasa karena dosa, karena anakNya mati untuk menghapus segala dosa.

1Joh. 3:5  Dan kamu tahu, bahwa Ia telah menyatakan diri-Nya, supaya Ia menghapus segala dosa, dan di dalam Dia tidak ada dosa.

Bapa menghendaki jiwa-jiwa yang susah dikasihi oleh kita yang telah menerima kasih.

Yesaya  58:7  supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

Bapa dimuliakan jika kita berbuah banyak. Dan buah yang Bapa kehendaki yaitu Kasih dan Jiwa-jiwa.

KAMU AKAN MENERIMA APA SAJA YANG KAMU MINTA

Joh 15:7  Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.