9 July 2013 - Khotbah

KETAATAN ADALAH KUNCI SUKSES DALAM MELAKUKAN PEKERJAAN-PEKERJAAN YESUS

Yakobus 1:22, Yohanes 14:15 ; 15:14

PENDAHULUAN

Pada bulan Juni , kita semua sudah belajar firman Tuhan tentang melakukan pekerjaan-pekerjaan Yesus. Kita dapat melakukan pekerjaan Yesus oleh karena kita memiliki koinonia dengan Yesus.

Saat ini kita akan belajar hal yang sangat penting dan sifatnya mutlak dalam hubungan kita dengan Yesus dan dalam melakukan pekerjaan Yesus yaitu ketaatan.

Allah mendesign manusia dengan kehendak bebas, agar manusia dapat belajar memilih dan mengerti akibat dari pilihan-pilihan yang diputuskan. Allah sangan menginginkan manusia yang diciptakannya itu mengambil keputusan untuk mengasihi dan mentaatiNya. Allah selalu menyediakan upah dari sebuah ketaatan.

Ketaatan sangat penting bagi Allah dan sangat bermanfaat bagi manusia.Itulah sebabnya pada saat kita melakukan pekerjaan-pekerjaan Yesus, kita harus belajar tentang unsur penting dalam hubungan kita dengan Yesus yaitu ketaatan.

Yesus mengatakan kepada kita bahwa bukti kita mengasihi Dia adalah mentaati Dia.

Yoh 14:15  “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

Yesus memanggil kita sahabatNya, jika kita menuruti perintahNya

Yoh 15:14  Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.

Yoh 15:15  Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Bapak Abraham , ialah  Bapak orang beriman disebut sebagai Sahabat Allah, karena selalu menuruti perintah Allah.

Yak 2:21  Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah?

Yak 2:22  Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Yak 2:23  Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: “Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.” Karena itu Abraham disebut: “Sahabat Allah.”

YESUS BELAJAR TAAT DAN TELADAN DALAM HAL KETAATAN

Ibr 5:7  Dalam hidup-Nya sebagai manusia, Ia telah mempersembahkan doa dan permohonan dengan ratap tangis dan keluhan kepada Dia, yang sanggup menyelamatkan-Nya dari maut, dan karena kesalehan-Nya Ia telah didengarkan.

Ibr 5:8  Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,

Ibr 5:9  dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,

Ketaatan yang dipelajari Yesus adalah ketaatan untuk mengalami penderitaan.Bersikap taat tidak menjadi masalah jika kita tidak perlu menderita; namun jika ketaatan itu menimbulkan penderitaan, masalahnya menjadi lain. Adakah yang menentang Anak Allah sebelum Inkarnasi? Selama hidup di dunialah Dia menderita karena ketaatan-Nya.

Dengan kata lain, ada beberapa hal yang bahkan Allah sendiri hanya dapat mengalaminya dengan menjadi manusia dan

merasakan semua keterbatasan manusia.Ketaatan dalam menghadapi penderitaan merupakan salah satu contoh. Hal tersebut pada gilirannya akan membawa Yesus pada kesempurnaan, yang artinya adalah “kematangan” atau “penggenapan.” Artinya, melalui ketaatan dalam menghadapi penderitaan yang hebat, Yesus mampu menyelesaikan atau menggenapi misi-Nya, yaitu menjadi sumber atau dasar keselamatan kekal (bukan pembebasan yang bersifat sementara) bagi siapa saja yang menaati-Nya. Misi yang telah digenapi-Nya ini merupakan dasar dari jabatan Imam Besar yang sekarang dimiliki-Nya.

Disalin dari: Peter H Davids, Ucapan yang Sulit Dalam Perjanjian Baru, SAAT Malang, p. 109-112

JIKA KITA BELAJAR UNTUK TAAT, MAKA….

1.     DIBERKATI DALAM SEGALA HAL 

Yak 1:25  Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, yaitu hukum yang memerdekakan orang, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya

Yak 1:25  Hukum Allah sempurna dan mempunyai kekuatan untuk memerdekakan manusia. Dan orang yang menyelidiki dan memperhatikan baik-baik serta melakukan hukum-hukum itu, dan bukannya mendengar saja lalu melupakannya, orang itu akan diberkati Allah dalam setiap hal yang dilakukannya. (BIS)

2.     MENJADI SAHABAT YESUS DAN MENERIMA KEBENARAN YANG LEBIH LAGI 

Yoh 15:14Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu.

Yoh 15:15  Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

3.     BANYAK ORANG AKAN DISELAMATKAN 

2Ti 2:10  Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal.

1Ti 4:16  Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

1Ti 4:16  Awasilah dirimu dan awasilah juga pengajaranmu. Hendaklah engkau setia melakukan semuanya itu, sebab dengan demikian engkau akan menyelamatkan baik dirimu sendiri maupun orang-orang yang mendengarmu.

 

RAHASIA BELAJAR UNTUK TAAT KEPADA YESUS

1.     Mengembangkan hidup yang disiplin untuk membaca dan renungkan Firman Tuhan serta melakukannya.

1Ti 4:13  Sementara itu, sampai aku datang bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar.

Firman Allah adalah refleksi / cerminan dari karakter Allah sendiri.

Pada saat kita membaca Firman Allah, iman akan timbul di hati kita dan ketika iman timbul, maka iman membutuhkan tindakan atau action. Bertindak melakukan Firman Allah adalah membiarkan Yesus bertindak melalui kita, KARENA YESUS DAN FIRMANNYA ADALAH SATU.

Biarkan Firman Allah mendapat tempat di jalan hidup kita, karena pada waktu Firman Allah tinggal dalam kita,  itu artinya sama dengan Yesus secara pribadi tinggal dalam kita.

Yakobus 1:22-24

Pada saat kita melakukan Firman Allah, kita memberi kesempatan kepada Allah untuk menyembuhkan, memulihkan , membebaskan dan memberkati kita. Jadi saat kita memberikan tempat  bagi Firman Allah dalam kehidupan kita , kita sedang  memberikan tempat bagi Yesus dalam ke-Tuhan-an-Nya atas kita.

Ketika Firman Allah mendominasi hidup kita , itu berarti  Ketuhanan Yesus berlaku atas kita. Biarkanlah Firman Allah menjadi pemberi arah bagi kita saat kita menghadapi situasi tertentu dalam hidup kita .

Kita akan menjadi orang yang bijaksana , karena orang yang bijaksana ialah orang yang mendengar dan melakukan Firman Allah.

Mat 7:24  “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana,…

2.     Mengembangkan hidup yang disiplin untuk berdoa dan puasa,akan membangun keintiman dengan Yesus.

Berdoa dan berpuasa adalah perintah Tuhan bagi kita.

Luk_5:16  Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa.

Luk_6:12  Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.

Luk_18:1  Yesus mengatakan suatu perumpamaan kepada mereka untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu.

1Te_5:17  Tetaplah berdoa.

Alkitab banyak mencatat peristiwa-peristiwa besar yang terjadi, jika dirunut kebelakang , kita akan mendapatkan orang-orang yang terus melakukan berdoa dan berpuasa untuk suatu rencana Allah yang akan terjadi. Berdoa akan membawa kita kepada keintiman dengan Yesus, kita berbicara kepadaNya dan Dia mendengarkan apa yang kita bicarakan, sebaliknya Dia berbicara kepada kita ( melalui firmanNya ) dan kita mendengarkan serta melakukannya.

3.     Mengembangkan kasih kepada Yesus melalui mentaati apa yang diperintahkan. 

Yoh 14:15  “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

Kasih bagi Yesus merupakan hal yang sangat penting. Dia tidak menginginkan kita berkurang bahkan hilang kasih kita kepadaNya.

Sebab pada waktu kita hidup dalam kasih , kita sedang mencerminkan karakterNya, karena Allah adalah Kasih.

Kasih akan memberikan nilai istimewa dan menjadikannya sangat berarti , ketikan ketaatan dilakukan.

Komentar

indah simamora - 2015-10-26 17:45:51
mana contoh nya, mks juga ya
Pdt. Sonny Zakharia Lombu,S,Th.,S.Pd.K - 2016-02-22 20:43:26
Terima Kasih atas renungan Firman Tuhan ini,saya sungguh di berkati.Kiranya Tuhan Yesus memberkati
budi jatmiko - 2016-04-04 04:43:16
renungan yang luar biasa , memberkati dan mencerahkan pandangan kita akan pengertian"taat"

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.