31 October 2013 - Khotbah

BETLEHEM DALAM RENCANA ALLAH

PERSIAPAN MEMASUKI TAHUN 2014

BETLEHEM  DALAM RENCANA ALLAH

 

PENDAHULUAN

 Tuhan telah memberkati kita dengan luar biasa selama 10 bulan di Tahun 2013. Tahun 2013 disebut sebagai Tahun  Kesembuhan dan Pemulihan , Tahun Keselamatan Jiwa-jiwa dan Tahun Pelipatgandaan melalui keintiman. Tiga bulan sebelum memasuki Tahun 2012,  Tuhan telah mengajari dan memberikan pesan –pesanNya buat kita sebagai berikut :

  • Believing is Possesing ( Oktober 2012 )
  • God does nothing without Hisword ( Nopember 2012 ),
  • I Spoke Because I believed ( Desember 2012 )

 Tiga bulan ke depan masih tersedia bagi kita dan bagi Tuhan  untuk kita mengalami kebaikan Tuhan , bahkan sampai detik-detik terakhir Tuhan dapat memberkati kita.

Tahun 2014 merupakan tahun yang luar biasa baiknya . merupakan tahun yang limpah susu dan madu , karena Tuhan mulai mengajari kita untuk mempersiapkan diri untuk berjalan dalam kasih karuniaNya dan menerima setiap bagian yang telah disediakan oleh Bapa di Surga bagi kita.

3  BERKAT YANG KITA TERIMA DARI TUHAN YESUS  PADA TAHUN 2014 :

1.         TUHAN YESUS AKAN MEMBAWA KITA KEPADA  PENGENALAN AKAN DIA SEMAKIN BERTAMBAH

2.         TUHAN YESUS AKAN MEMBAWA KITA UNTUK  MENGALAMI  BREAKTHROUGH DALAM BISNIS DAN KEUANGAN

3.         TUHAN YESUS MEMBAWA KITA UNTUK MENGALAMI PELIPATGANDAAN DAN PENUAIAN JIWA-JIWA  

Rahasia menerima ketiga berkat di atas, kita diminta untuk merenungkan peristiwa-peristiwa yang terjadi di Bethelem dan Taman Getsemani.

A.     BETLEHEM , KOTA TEMPAT YESUS DILAHIRKAN

Arti kata dari Betlehem adalah a House of Bread yaitu Rumah Roti. Alkitab mencatat banyak peristiwa yang luar biasa yang terjadi di Betlehem. Kota Betlehem adalah kota yang dinubuatkan oleh Nabi Mikha tentang lahirnya seorang Pemimpin bagi Israel.

Mikha  5:2  (5-1) Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

Perjanjian Baru mencatat  bagaimana rasul Mathius memakai nubutan nabi Mikha sebagai penggenapan janji Tuhan pada saat kelahiran Yesus.

Mat 2:4  Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.

Mat 2:5  Mereka berkata kepadanya: “Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:

Mat 2:6  Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel.”

Kisah dari ayat di atas adalah kisah yang menceritakan tentang orang-orang Majus dari Timur .  Mereka datang ke Yerusalem karena melihat sebuah bintang, yang menunjuk kepada lahirnya seorang Raja Besar yang baru dilahirkan.

MATIUS  2: 1-23  SEBUAH PERISTIWA BESAR TELAH TERJADI.

Dimanakah Raja orang Yahudi yang baru lahir ?

Ketika orang Majus ini bertanya,  maka tidak ada seorangpun yang tahu, bahwa ada seorang Raja baru lahir.Hal yang harus diperhatikan adalah saat orang Majus bertemu dengan bayi Yesus

Mereka sujud dan menyembah kepada Yesus sebagai Raja mereka

Mereka  mempersembahkan persembahan yang telah mereka siapkan sejak mereka keluar dari rumah mereka .

Bagi orang Majus ,  kelahiran Yesus adalah sebuah momen atau peristiwa yang besar , inilah yang mendorong mereka meninggalkan negeri  mereka dan berjalan menempuh perjalanan yang sangat jauh dan penuh resiko.

Mat 2:9  Lalu pergilah mereka. Mereka melihat lagi bintang yang mereka lihat dahulu di sebelah timur. Alangkah gembiranya mereka melihat bintang itu! Bintang itu mendahului mereka, lalu berhenti tepat di atas tempat Anak itu.

Mat 2:10  (See 2:9)

Mat 2:11  Mereka masuk ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu dengan Maria, ibu-Nya. Mereka sujud dan menyembah Anak itu, lalu membuka tempat harta mereka, dan mempersembahkan kepada-Nya emas, kemenyan, dan mur.

Mat 2:12  Allah memperingatkan mereka di dalam mimpi supaya jangan kembali kepada Herodes. Jadi mereka pulang melalui jalan yang lain.

Orang Majus mempersembahkan kepada Yesus Kemenyan sebagai sebuah penyembahan kepada Allah mereka , Emas sebagai pernyataan bahwa Yesus ialah Raja mereka dan Mur sebagai  hal untuk mengingat  bahwa Yesus ialah Anak Manusia yang akan mengalami penderitaan dan kematian.

Orang Majus memberikan penyembahan dan persembahan yang    terbaik bagi Raja dan Allah mereka. Kej.43 : 11, Yesaya 60: 6. Sejak Yesus dilahirkan , Ia  telah menerima penyembahan dan persembahan yang terbaik dan menjelang kematiannya , Dia menerima persembahan minyak narwastu dari Maria ( Yohanes 12:1-8 ) , juga sebuah penghormatan dan persembahan yang terbaik. Bahkan sesudah kematian dan kebangkitanNya, Dia layak menerima penyembahan dan persembahan yang terbaik. Yesus layak menerima hormat dan kekayaan.

Wahyu 5:11  Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa,

Wahyu 5:12  katanya dengan suara nyaring: “Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!”

 Malaikat-malaikat wajib menyembah Yesus pada saat dilahirkan.

Ibr. 1:3  Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,

Ibr. 1:4  jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.

Ibr. 1:5  Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: “Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?” dan “Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku?”

TIDAK PERDULI SIAPA ORANG TUA DAN BAGAIMANA KEADAAN MEREKA SAAT  MELAHRKAN KITA DI BUMI , KALAU KITA MENGERTI BAHWA KITA ADALAH ANAK RAJA SEGALA RAJA, MAKA PENYEDIAAN DARI BAPA DI SURGA AKAN SELALU ADA SAAT DIPERLUKAN.

Sebagai Raja, Yesus lahir dari keluarga yang biasa-biasa saja dan tempat pertama kali Dia dibaringkan adalah tempat minuman hewan ,  sebuah palungan, hal ini tidak menghalangi Dia untuk tampil sebagai pribadi yang sangat berpengaruh dan mengubah hidup banyak  orang dari generasi ke generasi.

  1. BETLEHEM  , TEMPAT MANTU DAN MERTUA DIUBAHKAN .

Adalah impian semua orang ingin memiliki  kehidupan yang  mapan dalam hal ekonomi dan sejahtera dalam menjalani kehidupan sebuah keluarga.impian inilah yang membuat Keluarga Elimelekh meninggalkan Betlehem dan merantau di Negara jiran Moab.Harapan untuk mendapat kehidupan yang lebih baik dan sejahtera telah mendorong mereka menjual segala properti  dan dengan modal yang cukup disertai semangat yang besar, mereka mengadu nasib di negeri Moab.Namun kehidupan itu tidak mudah untuk diduga, harapan  hidup untuk menjadi keluarga yang berhasil dan bahagia, pupus ditengah jalan. Sang  kepala keluarga yang merupakan pemimpin, motivator dan tulang punggung keluarga tiba-tiba harus meregang nyawa dan akhirnya meninggal dunia.

Rth 1:1  Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing.

Rth 1:2  Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana.

Rth 1:3  Kemudian matilah Elimelekh, suami Naomi, sehingga perempuan itu tertinggal dengan kedua anaknya.

Badai pasti berlalu …. adalah harapan dalam menerima cobaan,  kenyataan ternyata terjadi sebaliknya , ada badai yang besar dan dahsyat yang menerjang keluarga Naomi.

Mahlon dan Khilyon , anak Elimelekh dan Naomi , yang baru saja membangun bahtera rumah tangga, tiba-tiba  mereka sakit dan meninggal dunia.

Rth 1:4  Keduanya mengambil perempuan Moab: yang pertama bernama Orpa, yang kedua bernama Rut; dan mereka diam di situ kira-kira sepuluh tahun lamanya.

Rth 1:5  Lalu matilah juga keduanya, yakni Mahlon dan Kilyon, sehingga perempuan itu kehilangan kedua anaknya dan suaminya.

Rasa sakit yang begitu dalam membuat Naomi ( artinya  manis, cantik dan menyenangkan ) , tdiak mau disebut Naomi, Dia lebih suka dipanggil Mara ( artinya  pahit atau kepahitan ).

Naomi berkata :

Rth 1:20  Tetapi ia berkata kepada mereka: “Janganlah sebutkan aku Naomi; sebutkanlah aku Mara, sebab Yang Mahakuasa telah melakukan banyak yang pahit kepadaku.

Rth 1:21  Dengan tangan yang penuh aku pergi, tetapi dengan tangan yang kosong TUHAN memulangkan aku. Mengapakah kamu menyebutkan aku Naomi, karena TUHAN telah naik saksi menentang aku dan Yang Mahakuasa telah mendatangkan malapetaka kepadaku.”

Rth 1:22  Demikianlah Naomi pulang bersama-sama dengan Rut, perempuan Moab itu, menantunya, yang turut pulang dari daerah Moab. Dan sampailah mereka ke Betlehem pada permulaan musim menuai jelai.

DARI BETLEHEM KE BETLEHEM ( FROM BETHLEHEM TO BETHLEHEM )

Kota Betlehem sudah berubah banyak, karena Tuhan mulai memberkati masyarakatnya.

Betlehem yang pernah ditinggalkan Naomi dan keluarganya adalah betlehem yang susah karena  disebabkan oleh kelaparan melanda daerah ini,

Namun ketika Naomi dan Rut kembali ke Betlehem, keadaannya sudah berbeda, daerah ini menjadi makmur dan diberkati Tuhan. Tapi hal ini tidak mengubah nasib mereka berdua. Naomi dan Rut tetap sebagai mantu dan mertua yang tinggal satu atap rumah dan dalam kondisi miskin.

Mereka susah mencari makanan, sampai-sampai Rut harus mencari bulir-bulir gandum sisa penyabitan.

Imamat 23:22  Pada waktu kamu menuai hasil tanahmu, janganlah kausabit ladangmu habis-habis sampai ke tepinya dan janganlah kaupungut apa yang ketinggalan dari penuaianmu, semuanya itu harus kautinggalkan bagi orang miskin dan bagi orang asing; Akulah TUHAN, Allahmu.”

KASIH DAN KOMITMEN BERBUAHKAN KEMURAHAN

Rth 2:2  Maka Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi: “Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku.” Dan sahut Naomi kepadanya: “Pergilah, anakku.”

Rth 2:3  Pergilah ia, lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit; kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum Elimelekh.

Rth 2:6  Bujang yang mengawasi penyabit-penyabit itu menjawab: “Dia adalah seorang perempuan Moab, dia pulang bersama-sama dengan Naomi dari daerah Moab.

Rth 2:7  Tadi ia berkata: Izinkanlah kiranya aku memungut dan mengumpulkan jelai dari antara berkas-berkas jelai ini di belakang penyabit-penyabit. Begitulah ia datang dan terus sibuk dari pagi sampai sekarang dan seketikapun ia tidak berhenti.”

KEMURAHAN DAN BERKAT TUHAN MASIH TERSEDIA

Rth 2:14  Ketika sudah waktu makan, berkatalah Boas kepadanya: “Datanglah ke mari, makanlah roti ini dan celupkanlah suapmu ke dalam cuka ini.” Lalu duduklah ia di sisi penyabit-penyabit itu, dan Boas mengunjukkan bertih gandum kepadanya; makanlah Rut sampai kenyang, bahkan ada sisanya.

Rth 2:15  Setelah ia bangun untuk memungut pula, maka Boas memerintahkan kepada pengerja-pengerjanya: “Dari antara berkas-berkas itupun ia boleh memungut, janganlah ia diganggu;

Rth 2:16  bahkan haruslah kamu dengan sengaja menarik sedikit-sedikit dari onggokan jelai itu untuk dia dan meninggalkannya, supaya dipungutnya; janganlah berlaku kasar terhadap dia.”

Rth 2:17  Maka ia memungut di ladang sampai petang; lalu ia mengirik yang dipungutnya itu, dan ada kira-kira seefa jelai banyaknya.

KEBAHAGIAAN YANG DINANTI SEKIAN LAMA AKHIRNYA DATANG JUGA

 Rth 4:13  Lalu Boas mengambil Rut dan perempuan itu menjadi isterinya dan dihampirinyalah dia. Maka atas karunia TUHAN perempuan itu mengandung, lalu melahirkan seorang anak laki-laki.

Rth 4:14  Sebab itu perempuan-perempuan berkata kepada Naomi: “Terpujilah TUHAN, yang telah rela menolong engkau pada hari ini dengan seorang penebus. Termasyhurlah kiranya nama anak itu di Israel.

Rth 4:15  Dan dialah yang akan menyegarkan jiwamu dan memelihara engkau pada waktu rambutmu telah putih; sebab menantumu yang mengasihi engkau telah melahirkannya, perempuan yang lebih berharga bagimu dari tujuh anak laki-laki.”

Rth 4:16  Dan Naomi mengambil anak itu serta meletakkannya pada pangkuannya dan dialah yang mengasuhnya.

Rth 4:17  Dan tetangga-tetangga perempuan memberi nama kepada anak itu, katanya: “Pada Naomi telah lahir seorang anak laki-laki”; lalu mereka menyebutkan namanya Obed. Dialah ayah Isai, ayah Daud.

Rth 4:18  Inilah keturunan Peres: Peres memperanakkan Hezron,

Rth 4:19  Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab,

Rth 4:20  Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,

Rth 4:21  Salmon memperanakkan Boas, Boas memperanakkan Obed,

Rth 4:22  Obed memperanakkan Isai dan Isai memperanakkan Daud.

ADA KALANYA KITA BERPIKIR BAHWA HIDUP KITA SUDAH TIDAK MUNGKIN LAGI DIUBAHKAN BAIK DALAM KARAKTER, KEHIDUPAN KELUARGA DAN EKONOMI, KISAH NAOMI DAN RUT MEMBERIKAN INSPIRASI YANG BAIK BUAT KITA  BAHWA BAGI ALLAH TIDAK ADA YANG MUSTAHIL, DIA MENGUBAH KELUARGA HOPELESS DAN MISKIN INI MENJADI KELUARGA YANG BAHAGIA DAN DIBERKATI BAHKAN DALAM KEKEKALAN MESIAS.

Komentar

pakimes wenda - 2014-05-13 13:17:07
bagimana cara hitung waktu hari dan tahun cobalah sekarang kita mulai lah menghitung waktumu

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.