22 July 2015 - Khotbah

Rahasia Iman (Roma 1 : 17)

PENTINGNYA MENDENGAR

Tuhan Yesus menyatakan kepada kita untuk memperhatikan cara kita mendengar. Dia berulang-ulang menyatakan bahwa barangsiapa mempunyai telinga untuk mendengar, hendaklah ia mendengar !. Telinga yang mendengar itu sangat penting bagi kehidupan kita.

Dalam PL , Musa memberitahukan kepada bangsa Israel :

Ul. 29:4  Tetapi sampai sekarang ini TUHAN tidak memberi kamu akal budi untuk mengerti atau mata untuk melihat atau telinga untuk mendengar.

Ul. 29:5  Empat puluh tahun lamanya Aku memimpin kamu berjalan melalui padang gurun; pakaianmu tidak menjadi rusak di tubuhmu, dan kasutmu tidak menjadi rusak di kakimu.

Nabi Yeremia menyatakan bahwa Telinga mesti disunat untuk mendengar

Yer 6:10  Kepada siapakah aku harus berbicara dan bersaksi, supaya mereka mau memperhatikan? Sungguh, telinga mereka tidak bersunat, mereka tidak dapat mendengar! Sungguh, firman TUHAN menjadi cemoohan bagi mereka, mereka tidak menyukainya! Tuhan Yesus menyatakan camkan apa yang kita dengar.

Mar 4:24  Lalu Ia berkata lagi: “Camkanlah apa yang kamu dengar! Ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu, dan di samping itu akan ditambah lagi kepadamu.

CAMKANLAH : memperhatikan apa yang Anda dengar: rajin hadir untuk itu, berusaha untuk memahaminya, dan menaruh itu dalam pikiran Anda dan ingatan , yang mungkin berguna bagi Anda dalam waktu yang akan datang, dan Anda mungkin berguna dalam berkomunikasi kepada orang lain: Tuhan mau menolong kita agar supaya kita mempunyai kesanggupan untuk mendengarkan Dia.

Yes.50:4  Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

Yes.50:5  Tuhan ALLAH telah membuka telingaku, dan aku tidak memberontak, tidak berpaling ke belakang.

 MENDENGAR FIRMAN KRISTUS ADALAH PINTU MENUJU KEPADA IMAN

Dalam perumpamaan  tentang penabur, Tuhan Yesus memberitahukan bahwa keempat jenis tanah adalah orang yang mendengar Firman Tuhan tetapi berbeda-beda dalam hal respon. Akibat dari perbedaan meresponi itu ,masing-masing orang menerima hasil yang  sangat berbeda .

Hasil orang mendengar Firman Tuhan :

  1. Mendengar Firman Tuhan yang menyelamatkan, tetapi tidak diselamatkan
  2. Mendengar Firman Tuhan yang menyelamatkan tetapi karena pencobaan memilih murtad
  3. Mendengar Firman Tuhan yang menyelamatkan tetapi lebih mencintai dunia, akhirnya tidak berbuah, dibuang atau ditebang.
  4. Mendengar Firman Tuhan yang menyelamatkan tetapi menerima dan menyimpannya dalam ketekunan, hidupnya berbuah melebihi yang biasa.

Mengapa mendengar Firman Tuhan itu sangat penting bagi kita ? Karena melalui mendengar dan meresponi dengan baik, kita akan dibawa masuk dalam dimensi iman.

Rom 10:17  Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.  [ bentuk kalimat sekarang / present tense ]

Mar 11:22  Yesus menjawab mereka: “Percayalah kepada Allah!

Mar 11:22  And answering Jesus said to them, Have faith of God. [MKJV ]

Allah menghendaki kita memiliki imanNya dan kita hidup dari iman kepada iman

Rom 1:17  Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.”

APAKAH IMAN ITU ?

Istilah IMAN dan PERCAYA dan YAKIN dalam Alkitab sering mengandung komponen-komponen makna sebagai berikut:

1. percaya dan menerima bahwa sesuatu itu benar,

2. mengandalkan/mempercayakan diri

3. setia, dan

4. taat.

Ibr. 11:1  Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

–  Iman adalah sebuah hati yang senantiasa percaya kepada Allah di dalam segala keadaan.

– Iman adalah sebuah keyakinan yang tidak bisa digoyahkan akan hal yang tidak kelihatan yang Allah nyatakan.

– Iman adalah sebuah harapan pasti akan apa yang Allah janjikan kepada kita di dalam Kristus.

SIFAT DARI IMAN

Iman bekerja  dalam waktu sekarang [ present tense ]

Iman setuju dengan hal-hal yang tidak dapat kita lihat.

Iman membawa kita dari apa yang  kita lihat, asalnya dari yang tidak terlihat. Ibr.11:3

Iman adalah kepunyaan Allah, bukan kepunyaan manusia, jadi ketika manusia memiliki iman, sebenarnya itu adalah sebuah pemberian dari Allah [Gift ], Iman bersifat rohani.

Iman ini tidak bisa muncul atau timbul saat kita mendengar berita radio atau melihat siaran TV tentang politik, saat kita membaca koran tentang kondisi kota ,saat kita mendengar lagu-lagu dunia.

Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa iman  muncul atau timbul saat kita mendengarkan Firman Tuhan Yesus dan hati kita meresponi Firman Kristus dengan respon hati yang percaya.

IMAN HADIR UNTUK KITA

Iman membutuhkan sarana untuk bekerja .Iman diperlukan ketika kita menghadapi berbagai macam pergumulan hidup : saat menghadapi masalah/kesulitan/sakit penyakit atau sehat /keadaan baik atau tidak baik/ tekanan/ ada uang atau tidak ada uang/ ada makanan atau tidak ada makanan. Dalam segala hal dan situasi kita membutuhkan iman.

Setiap tantangan atau kesulitan yang datang,  tidak untuk menghancurkan atau membunuh kita.

– Tantangan dapat menjadi sarana bagi iman untuk bekerja.

– Tantangan bisa bekerja untuk menguatkan keinginan kita akan Allah.

– Tantangan bisa bekerja untuk mempersiapkan kita akan hal-hal yang terjadi dikemudian hari.

– Tantangan bisa bekerja untuk menunda agar Allah lebih dimuliakan.

Coba bayangkan ! Jika kita seorang Kristen , ketika kita mengalami sakit dan kita tidak mau percaya kepada Allah dalam kesakitan kita, Iman apakah yang akan kita tunjukan dan yang dapat dilihat oleh  orang lain ?

Jika kita seorang Kristen tidak dapat mempercayakan kekayaannya kepada Allah, Iman seperti apakah yang akan kita tunjukan  dan yang dapat dilihat oleh orang lain ?

Jadi jika kita menghadapi tantangan , kita harus belajar berapa besar iman yang kita butuhkan untuk menghadapi tantangan tersebut.

Jika kita menghadapi sakit penyakit, kita harus belajar berapa besar iman yang diperlukan untuk menang terhadap penyakit.

Jika kita menghadapi masalah keuangan, kita harus belajar berapa besar iman yang dibutuhkan untuk menang dalam keuangan.

Demikian juga untuk bisnis, usaha, keluarga dsb.

 

IMAN MEMBAWA KITA KE ALAM SUPRANATURAL

  • Iman membawa kita berkenan dihadapan Allah [ Allah adalah Roh ,Yoh.4:24 ; Ibr.11:6 ]
  • Iman membawa kita kepada hidup yang mungkin [ Lukas 1:37, Markus 9:23 ; 11:24 ]
  • Iman membuat apa yang kita butuhkan menjadi kenyataan [ Matius 9:29 ]
  • Iman mendatang kuasa Allah dalam hidup kita [ Kisah 3:16 ]

 CARA IMAN BEKERJA DALAM HIDUP KITA

Ibr. 11:6  Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

Iman membuat kita berkenan kepada Allah, jadi ketika kita berbicara tentang Allah, kita akan berbicara tentang iman.

Kita harus mendengar Firman Kristus, karena iman timbul atau muncul waktu kita mendengar Firman Kristus [ Roma 10:17 ]. Jika kita harus hidup dalam iman, kita harus belajar Firman Tuhan, karena iman bertindak atas dasar Firman Tuhan.

Kita harus hidup karena iman, bukan karena melihat.

2Kor. 5:7  –sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat—

Jika kita berjalan karena melihat , kita tidak butuh iman, tapi jika berjalan karena iman, kita tidak butuh melihat.

Iman hanya berhubungan dengan 2 hal yaitu Allah dan Firman Allah

Jadi iman timbul dalam kita , karena kita mendengar Firman Allah dan saat Iman itu muncul, kita meresponinya dengan hati yang percaya.

Iman Alkitab adalah percaya dengan hati dan mengaku dengan mulut        [ Roma 10:9-10 ].

Iman bukan hanya membaca dan menghafal firman Tuhan, tetapi juga memakai Firman Allah menjadi bagian dalam hidup kita. Jika Firman Tuhan tinggal dalam kita, itu sama saja dengan Yesus sendiri tinggal dalam kita.

IMAN YANG SEMPURNA

Yak. 2:14  Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?

Yak. 2:22  Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Yak. 2:24  Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.

Iman menjadi sempurna karena perbuatan kita [ Yakobus 2:14,22,24 ]

Artinya :Perbuatan kita membuktikan iman kita, Perbuatan kita melengkapi iman kita, Perbuatan kita menyempurnakan iman kita.

Jika kita percaya kepada Allah dalam hal tertentu, maka perkataan dan perbuatan kita harus seirama dengan yang kita percayai, jika tidak , maka iman menjadi mati atau sia-sia.

IMAN DAN DOA

Jika kita memiliki iman, maka kita akan berdoa. Kita berdoa karena kita percaya.

Yak. 5:15  Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.

Doa yang tidak lahir dari iman, adalah doa yang tidak berkenan dihadapan Allah. Bahkan apa saja ynag kita katakana dan perbuat tanpa iman, menjadi dosa.

Rom 14:23  Tetapi barangsiapa yang bimbang, kalau ia makan, ia telah dihukum, karena ia tidak melakukannya berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman, adalah dosa.

Apa saja yang kita perkatakan dan perbuat tidak berdasarkan iman artinya tidak berdasarkan firman Allah, maka hal ini menjadi dosa dan tidak berkenan di hadapan Allah.

Itulah sebabnya Rasul Paulus oleh Roh Kudus memerintahkan kepada kita dalam perkataan dan perbuatan, hendaknya dilakukan dalam nama Yesus.

Kol 3:17  Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.

Komentar

Bernhard Rampala - 2015-10-19 10:49:37
Pujia Tuhan untuk web nya karena menjadi berkat trima kasih..GBU

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.