13 August 2015 -

IMAN YANG SEMPURNA

IMAN YANG SEMPURNA

Ibrani 12:2

PENDAHULUAN

Terpujilah Tuhan Yesus yang baik ! Oleh kasih karunia-Nya kita sudah memasuki bulan Agustus. Kita yakin bahwa sepanjang bulan ini, kita akan mengalami kebaikan Tuhan yang lebih besar lagi.

Di bulan Juni , kita sudah belajar tentang pentingnya memperhatikan hati kita, agar menjadi tanah yang baik bagi Tuhan dan Firman-Nya. Dan di bulan Juli kita sudah belajar tentang rahasia iman, dimana kita harus belajar memperhatikan bagaimana cara kita mendengar . Pada saat kita mendengar Firman Tuhan, Tuhan memberikan iman di hati kita. Memasuki bulan Agustus ini kita akan belajar tentang iman yang sempurna.

APAKAH YANG DIMAKSUD DENGAN IMAN YANG SEMPURNA ?

Iman yang sempurna adalah iman yang dipraktekan  atau dilakukan atau disertai perbuatan atau tindakan.

Yak 2:22  Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

Iman yang mati atau iman yang kosong adalah iman yang TIDAK disertai dengan perbuatan..

Yak 2:26  Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.

APAKAH SAYA BISA MEMILIKI IMAN YANG SEMPURNA ? …………………………

PRINSIP KERJA  IMAN :

  1. IMAN timbul saat kita mendengar Firman Yesus Kristus [ waktu sekarang ] ( Roma 10:17 )
  2. IMAN menjadi sempurna ketika dipraktekan atau disertai perbuatan          ( Yakobus 2:22 )

Perbuatan kita membuktikan iman kita, Perbuatan kita melengkapi iman kita, Perbuatan kita menyempurnakan iman kita

  1. IMAN selalu berhubungan dengan Firman Tuhan dan Allah

Firman Tuhan akan menghasilkan 2 hal yaitu kuasa dan kasih setia .

Maz. 62:11  Satu kali Allah berfirman, dua hal yang aku dengar: bahwa kuasa dari Allah asalnya,

Maz. 62:12  dan dari pada-Mu juga kasih setia, ya Tuhan; sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.

Tuhan Yesus akan memimpin iman kita sehingga iman kita menjadi sempurna, artinya Dia akan memimpin kita dalam iman sehingga memperkatakan atau dan melakukan sesuai firmanNya.

Ibr. 12:2  Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

Kalimat “ dengan mata yang tertuju kepada Yesus ‘ artinya melihat dari jauh kepada Yesus yang duduk di sebelah kanan  tahta Allah Bapa.

Jika kita ingin dipimpin dalam iman , maka kita harus selalu fokus kepada Yesus

[ Yesus disebut The Prince of Faith / Pemimpin Iman ] Jika kita ingin disempurnakan dalam iman, maka kita harus selalu fokus kepada Yesus [ Yesus di sebut Penyempurna Iman/ The Perfecter of faith ]

BAGAIMANA  SAYA DAPAT MEMPRAKTEKAN IMAN ?

Yakobus menegur jemaat Yahudi Kristen yang tersebar di belahan Timur maupun belahan Barat pada waktu itu dalam hal mengamalkan atau mempraktekan iman. Dia menjumpai ada yang salah, yang mesti dikoreksi.

  • MEMANDANG MUKA ATAU MEMBUAT PERBEDAAN DALAM HATI

Yak. 2:1  Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka.

Mengamalkan iman dengan cara memandang muka. Apa itu memandang muka ?

Yak. 2:2-4, menuliskan bahwa memandang muka ini diwujudkan dalam bentuk menghormati orang yang kaya dan tidak menghormati orang yang miskin.

Memandang muka berarti memberikan perhatian khusus terhadap orang tertentu karena kekayaan, busana atau kedudukan mereka.

Contoh lain :

  • Ada orang yang hanya ramah kepada lawan jenisnya yang cantik / ngganteng.
  • Ada orang yang hanya ramah kepada orang yang mempunyai kedudukan / jabatan tinggi, seperti bossnya sendiri, pejabat pemerintah dsb.
  • Ada orang yang hanya ramah kepada orang yang kaya.

Dalam dunia (diluar gereja), memandang muka berdasarkan uang / kekayaan adalah sesuatu yang umum. Misalnya:

  • Dalam mencari jodoh / menantu., Banyak orang yang hanya mau mendapatkan jodoh / menantu yang kaya.
  • Penerimaan murid dalam sekolah., Anak yang pandai tetapi miskin bisa tidak diterima, tetapi anak bodoh yang kaya bisa diterima!
  • Dalam pengadilan, Orang yang kaya, yang mau menyogok banyak bisa saja dibenar­kan sekalipun sebetulnya salah.

Pengertian bahasa aslinya kata menghormati :

bukan hanya memandang seseorang secara lebih terhormat, tetapi juga melibatkan sikap mental/kognitif dan perhatian untuk memberi bantuan.

Tindakan ini berasal dari hati yang membuat perbedaan dan bertindak seperti ini adalah seperti seorang hakim dengan pikiran jahat. Yakobus menyatakan bahwa mengamalkan atau mempraktekan iman seperti ini adalah sebuah dosa atau pelanggaran.

Yak. 2:9  Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran.

YANG BENAR ADALAH IMAN DILAKUKAN ATAU DIPRAKTEKAN TANPA MEMANDANG MUKA YAITU MENGHORMATI JEMAAT YANG KAYA DAN MENGHORMATI JEMAAT YANG MISKIN , TANPA MEMBUAT PERBEDAAN DALAM HATI KITA.

  • MENGUCAPKAN PERKATAAN TANPA PERBUATAN

Yak. 2:14  Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?

Yak 2:15  Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari,

Yak. 2:16  dan seorang dari antara kamu berkata: “Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!”, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?

Yak. 2:17  Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.

YANG BENAR ADALAH MENGATAKAN DAN MEMBAWA PAKAIAN HANGAT SERTA MAKANAN

 CONTOH IMAN DISERTAI DENGAN PERBUATAN PADA MASA PL

  1. Habel : memiliki iman kepada Allah dalam persembahan, maka ia memberikan persembahan yang lebih baik
  2. Henokh : memiliki iman kepada Allah, maka ia membangun hubungan dengan Allah selama 300 tahun
  3. Nuh : memiliki iman kepada Allah, atas rencana Allah, maka ia membuat bahtera yang sangat besar.
  4. Abraham : memiliki iman kepada Allah, maka ia berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ia tujui.

CONTOH MEMPRAKTEKAN IMAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI             

  1. BERDOA : berdoa mengawali hari adalah sebuah tindakan iman, karena waktu kita berdoa , kita datang kepada Allah yang adalah Roh, tidak kelihatan, tapi ada. Juga berdoa untuk orang lain, kota dan bangsa .
  2. MENGUCAP SYUKUR : Mengucap syukur atas apa yang terjadi setiap hari adalah tindakan iman, karena kita percaya kepada Allah bahwa Allah turut bekerja dalam segala hal dalam hidup kita.
  3. MENOLONG ORANG LAIN : mengulurkan tangan, memberkati orang miskin, memperhatikan janda-janda miskin dan anak-anak yatim piatu adalah tindakan iman, karena kita percaya kepada Allah bahwa Allah mengasihi semua orang.
  4. BERIBADAH DENGAN SETIA : menyediakan waktu untuk Ibadah Minggu, Komsel dan mengikuti doa bersama , merupakan tindakan iman karena percaya kepada Allah bahwa Allah berkenan kepada kita dalam hal setia  beribadah [ Ibrani 10:24-25 ]
  5. MENGAMPUNI : mengampuni orang yang bersalah dan yang merugikan kita adalah tindakan iman karena kita percaya kepada Allah bahwa Allah ingin kita saling mengampuni [ Kol.3:12-13 ]
  6. BERPIKIR DAN BERESPON YANG BENAR ; tetap berpikir dan berespon  yang benar adalah tindakan iman, karena kita percaya kepada Allah bahwa Allah membuat segala sesuatu indah pada waktunya. Pengk. 3:11
  7. MENGUSIR SETAN-SETAN : mengusir setan-setan di dalam nama Yesus adalah sebuah tindakan iman, karena kita percaya kepada Allah dan FirmanNya. Markus 16:17, 1 Pet.5:9, Yak.4:7
  8. TIDAK MAU MENGHAKIMI : melihat suatu peristiwa dalam kehidupan sesorang yang sepertinya buruk ?, dan mengambil keputusan tidak mau menghakimi adalah tindakan iman , karena kita percaya bahwa masing-masing orang akan bertanggung jawab kepada Allah dan kita mengerti bahwa kita tidak boleh menghakimi orang lain. Matius 7:1-2
  9. MASIH BANYAK YANG LAIN LAGI.

KESIMPULAN :

Allah memberikan iman di hati kita saat kita mendengar Firman Kristus.

Ketika Firman Tuhan memerintahkan kita untuk :

  • memperkatakan, maka kita harus memperkatakan
  • melakukan maka kita harus melakukan
  • memberi maka kita harus memberi
  • mengampuni maka kita harus mengampuni
  • berdoa, maka kita harus berdoa
  • mengunjungi seseorang maka kita harus pergi mengunjungi, dsb

Pada saat kita melakukan atau memperkatakan sesuai perintah Tuhan, maka iman menjadi sempurna dan hidup.

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.