29 October 2015 - Khotbah

YESUS DAN FIRMAN – NYA

PENDAHULUAN

Segala puji bagi Tuhan Yesus , yang sangat baik dan selalu mengasihi kita. Saat ini kita ada di minggu terakhir pada bulan Oktober ini.

Di bulan ini kita telah belajar tentang Firman Iman atau perkataan iman . Tuhan Yesus menghendaki Firman-Nya ada di dalam mulut kita dan ada di dalam hati kita.

Rom 10:8 Tetapi apakah katanya? Ini: “Firman itu dekat kepadamu, yakni didalam mulutmu dan di dalam hatimu.” Itulah firman iman, yang kami beritakan.

Joh 15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Ada banyak sekali berkat dan kebaikan Tuhan yang akan terjadi jika Roh Kudus menuntun kita untuk mengucapkan perkataan iman.

Saat ini kita akan belajar Firman Tuhan tentang Yesus dan Firman-Nya adalah satu. Alkitab mencatat ada beberapa kisah tentang iman , bagaimana orang-orang di jaman Yesus bertumbuh dalam iman kepada Yesus.

  1. YAIRUS MELIHAT BARU PERCAYA [ MARK.5:21-24,35-40 ]

Persoalan Yairus adalah anak perempuannya yang berumur 12 tahun sakit keras dan hampir mati.

Yairus sangat berharap Yesus datang ke rumahnya

Mar 5:22 datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya

Mar 5:23 dan memohon dengan sangat kepada-Nya: “Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup.”

Mar 5:24 Lalu pergilah Yesus dengan orang itu. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan berdesak-desakan di dekat-Nya.

Berita yang mengejutkan anak Yairus sudah mati, terlambat.Yesus menguatkan iman Yairus untuk tetap percaya.

Mar 5:35 Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: “Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?”

Mar 5:36 Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: “Jangan takut, percaya saja!”

 

Yesus membangkitkan anak Yairus

Mar 5:41 Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: “Talita kum,” yang berarti: “Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!”

Mar 5:42 Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.

[ Mujizat ini terjadi oleh karena Yesus hadir secara fisik ]

  1. KISAH PEGAWAI ISTANA YANG MEMINTA YESUS DATANG KE RUMAHNYA [ YOHANES 4:46-54 ]

Persoalan Pegawai Istana adalah anaknya sakit

Pegawai istana meminta untuk Yesus datang ke rumahnya

Joh 4:46 Maka Yesus kembali lagi ke Kana di Galilea, di mana Ia membuat air menjadi anggur. Dan di Kapernaum ada seorang pegawai istana, anaknya sedang sakit.

Joh 4:47 Ketika ia mendengar, bahwa Yesus telah datang dari Yudea ke Galilea, pergilah ia kepada-Nya lalu meminta, supaya Ia datang dan menyembuhkan anaknya, sebab anaknya itu hampir mati.

Yesus tidak mau datang ke rumahnya

Joh 4:48 Maka kata Yesus kepadanya: “Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya.”

Joh 4:49 Pegawai istana itu berkata kepada-Nya: “Tuhan, datanglah sebelum anakku mati.”

Yesus menyuruh pegawai istana ini pulang dengan membawa perkataan-Nya

Joh 4:50 Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, anakmu hidup!” Orang itu percaya akan perkataan yang dikatakan Yesus kepadanya, lalu pergi.

Joh 4:51 Ketika ia masih di tengah jalan hamba-hambanya telah datang kepadanya dengan kabar, bahwa anaknya hidup.

Pegawai Istana menerima kesembuhan anaknya ketika Yesus mengucapkan Firman-Nya [ walaupun secara kasat mata dia tidak melihatnya ]

Joh 4:52 Ia bertanya kepada mereka pukul berapa anak itu mulai sembuh. Jawab mereka: “Kemarin siang pukul satu demamnya hilang.”

Joh 4:53 Maka teringatlah ayah itu, bahwa pada saat itulah Yesus berkata kepadanya: “Anakmu hidup.” Lalu iapun percaya, ia dan seluruh keluarganya.

[ Mujizat ini terjadi ketika Yesus tidak hadir secara fisik tetapi ada Firman-Nya ]

Kesimpulan :

Dari kedua kisah kesembuhan ini , ada beberapa prinsip yang dapat kita miliki menjadi pedoman iman :

  1. Kesembuhan terjadi oleh karena adanya iman
  2. Yesus hadir secara fisik atau tidak secara fisik tidak membatasi kesembuhan yang akan terjadi.
  3. Yesus hadir secara fisik , jika ada iman maka terjadi kesembuhan

Yesus tidak hadir secara fisik, tetapi Dia telah berfirman, jika ada iman maka terjadi kesembuhan

  1. Yesus dan Firman-Nya adalah sama , satu kesatuan yang tidak terpisahkan
  2. Tidak melihat Yesus secara fisik, tetapi percaya kepada-Nya dan perkataan-Nya adalah lebih berbahagia.

Joh 20:29 Kata Yesus kepadanya: “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

  1. Kita harus memiliki pengertian ini : Yesus dan Firman-Nya adalah satu.

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.