Bagi Jiwa Baru

BAB 1

ALKITAB ADALAH FIRMAN ALLAH

A. BUKU KHUSUS DARI ALLAH

Firman Allah – Kitab Suci – adalah Buku Khusus dari Allah. Tidak seperti buku-buku pada umumnya, buku ini adalah buku yang supranatural. Buku ini ditulis oleh banyak orang yang diilhami oleh Roh Kudus. – 2 Tim 3:16

Alkitab adalah buku yang terlaris di dunia dan jumlah penjualannya selalu melebihi penjualan buku-buku yang lain. Alkitab telah di terjemahkan ke dalam bahasa-bahasa lain melebihi buku manapun di dunia ini. Aslinya ditulis dalam bahasa Ibrani – Aram dan Yunani. Alkitab yang anda miliki telah diterjemahkan oleh orang-orang yang telah mengabdikan dirinya hingga anda memiliki Firman Allah, pemikiran-pemikiranNya dan rencana-rencanaNya. Alkitab adalah juga buku yang paling kuno di dunia. Bagian yang paling kuno di Alkitab di tulis hampir 4000 thn yang lalu. Namun Alkitab masih juga merupakan buku yang termodern dalam dunia saat ini, karena di dalamnya kami menemukan jawaban-jawaban bagi pertanyaan-pertanyaan yang terbesar didunia ini :

  • Dari mana asalku?
  • Mengapa saya berada disini?
  • Ke manakah tujuan saya?

Walaupun Alkitab terdiri dari 66 buku kecil, namun hanya satu tema pokoknya, ialah Rencana kasih Allah untuk menyelamatkan umat manusia. Dihalaman depan Alkitab, anda akan melihat daftar dari 66 buku yang dapat anda temukan dalam Alkitab. Alkitab terbagi dalam dua bagian :

  • Perjanjian Lama dan
  • Perjanjian Baru

Perjanjian Lama menceritakan karya Allah bersama manusia sebelum kelahiran Yesus. Perjanjian Baru menceritakan tentang kelahiran Yesus, kehidupanNya, dan perjalananNya dalam kesembuhan dan pengampunan dosa pada orang-orang yang sakit dan orang-orang berdosa.

KematianNya diatas Salib, kebangkitanNya, pengampunanNya mereka yang mengikut pengajaran Yesus akan melakukan mujizat-mujizat seperti yang telah dikatakanNya bahwa mereka akan mampu melakukannya (Yoh 14:12 ). Pelajaran-pelajaran dari mereka yang menyaksikan kebangkitanNya dari antara orang mati terdapat dalam surat-surat. Surat-surat ini ditulis selama 50 Tahun pertama setelah kebangkitan Yesus dan merupakan separuh dari Perjanjian Baru.

B. PELAJARILAH ALKITAB

Hubungan yang paling penting yang dapat anda lakukan dalam hidup ini adalah hubungan dengan Allah. Dengan membaca Alkitab anda akan mengerti seperti apa Allah itu, bagaimana pemikiranNya, rencana-rencanNya dan janji-janjiNya pada anda.

Daftar yang ada di halaman depan Alkitab dapat menolong anda untuk menemukan dihalaman mana buku yang akan anda pelajari. Untuk menolong anda menemukan bagian-bagian yang khusus dalam Alkitab, para penterjemah mengatur penulisan teks itu sebagai berikut :

  • Nama bukunya
  • Pasal yang ada dalam buku itu.
  • Ayat-ayat yang ada dalam buku tersebut.

Misalnya anda melihat sebuah referensi yang tertulis, – Kejadian 3:15 ini berarti :

  • Bukunya bernama Kejadian
  • Pasalnya adalah 3
  • Ayatnya adalah 15

C. DIDALAM AYAT INI ADA JANJI YANG TERBESAR BAGI DUNIA

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal Yoh 3:16

D. TUJUAN DARI FIRMAN ALLAH

….Kitab Suci… dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engakau pada keselamatan oleh iman kepada Yesus Kristus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran – 2 Tim 3 :15-16

“Karena kuasa IlahiNya telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat Ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia – 2 Pet 1:3-4

E. FIRMAN ALLAH MENGHIDUPKAN

….perkataan-perkataan yang kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup – Yoh 6:63

1. FirmanNya mempunyai daya cipta.

“Oleh firman Tuhan langit telah dijadikan, oleh nafas dari mulutNya segala tentaraNya….sebab Ia berfirman, maka semuanya jadi;Dia memberi perintah, maka semuanya ada”( Mzm 33 :6-9) lihat juga Ibrani 11:3.

F.FIRMAN ALLAH SEPERTI AIR

Yang membersihkan

Kami memulai hidup dalam Kerajaan Allah sama sekali “tercuci bersih” oleh Firman Allah.

Kamu memang sudah bersih karena Firman yang telah kukatakan kepadamu – Yoh 15: 3

lihat juga Efesus 5:25-27.

2. Yang menjaga agar tetap bersih

Firman Allah yang tertanam dalam hati kita dapat menjaga agar kami tetap bebas dari dosa.

Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan FirmanMu…dalam hatiku aku menyimpan janjiMu supaya aku jangan berdosa terhadap engakau – Mzm 119:9-11

G. FIRMAN ALLAH ADALAH TERANG BAGI KEHIDUPAN KITA.

Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh Firman yang telah disampaikan oleh para Nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar didalam hatimu – 2 Pet 1:19

Firman itu memberi pengertian di dalam dunia yang gelap.

Perintah Tuhan itu murni, membuat mata bercahaya – Mzm 19:9

FirmanMu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku….bila tersingkap, Firman-FirmanMu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh – Mzm 119 :105, 130

H. FIRMAN ALLAH ADALAH MAKANAN ROHANI KITA.

Tetapi Yesus menjawab:Ada tertulis manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap Firman yang keluar dari mulut Allah – Mat 4:4

Yang memberi pertumbuhan rohani

Saudara-saudara, pada waktu itu aku tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus, susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya – 1 Kor 3:1-2

Dan jadilah seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan – 1 Pet 2:2

Maksud Tuhan bagi kami adalah seperti yang tertulis dalam Efesus 4:12-15: “…sampai kita semua telah mencapai kesatuan yang benar tentang anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus”.

I. FIRMAN ALLAH ADALAH BENIH

Dalam Lukas 8:14-15, Yesus menceritakan pada murid-muridNya perumpamaan seorang penabur.

Dalam ayat 11 Ia mengatakan : ”Benih itu ialah Firman Tuhan”. Kehendak Allah bagi kehidupan kita adalah hidup yang menghasilkan buah ( Mzm 1:3 )

“Ia menyediakan banih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipat gandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu” ( 2 Kor 9:10 )

J. FIRMAN ALLAH ADALAH SEPERTI PEDANG

“Dan terimalah…pedang Roh yaitu Firman Allah (Ef 6 :17 ).lihat juga Ibrani 4 :12. perhatikan bagaimana Yesus menggunakan”pedang” itu melawan setan ketika ia dicobai di padang gurun ( Luk 4:1-14 )

K. FIRMAN ALLAH MEMBANTU KITA BERDOA

“Jikalau kamu tinggal didalam Aku dan firmanKu tinggal didalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya” ( Yoh 15:7 ).

“Mintalah apa saja yang kamu kehendaki secara harafiah berarti untuk meminta seperti seseorang yang mempunyai hak dengan kekuasaan (untuk memerintah), kini firman yang mempunyai daya cipta itu ada didalam MULUT kita.

L. FIRMAN ALLAH KUAT DIDALAM KITA

“Setiap orang yang mendengar perkataanKu ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana yang mendirikan rumahnya diatas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan diatas batu” ( Mat 7 :24-25 ), lihat juga ayat-ayat 26-27.

Yesus mengatakan bahwa orang bijaksana yang mendirikan rumahnya diatas batu karang di dalam kehidupan kita, sehingga apapun yang terjadi di dalam hidup kita, kita akan tetap teguh.

BAB 2

ALLAH

Allah terlalu agung untuk hanya dapat kami mengerti sepenuhnya. Ia tidak berawal dan tidak berakhir. Tidak ada suatu tempat dimanapun dimana hadiratNya tak dapat kita rasakan.

Dalam Ayub 11:7 Alkitab mengajukan pertanyaan :”Dapatkah kau memahami hakekat Allah, menyelami batas-batas kekuasaan yang Maha Kuasa?”

Allah tinggal di sorga dan Ia menguasai seluruh dunia ini. Alkitab menceritakan kepada kita :

“Beginilah Firman Tuhan:“Langit adalah takhtaKu dan bumi adalah tumpuan KakiKu…”( Yes 66 :1)

“Allah memerintah sebagai Raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam diatas takhtaNya yang kudus”( Mzm 47:8 ).

Dalam pelajaran ini kami akan melihat kebenaran-kebenaran yang hakiki tentang Allah. Kebenaran-kebenaran ini merupakan fakta tentang karakter Allah yang tidak berubah, yang dapat membuat anda makin mengerti tentang Allah dan betapa Ia memperhatikan anda secara pribadi.

A. SEPERTI APAKAH ALLAH ITU ?

1. Allah adalah Pencipta segala sesuatu

“Hanya Engkau adalah TUHAN! Engkau telah menjadikan langit, ya langit segala langit dengan segala bala tentaranya, dan bumi dengan segala yang ada di dalamnya.Engkau memberi hidup kepada semuanya itu dan bala tentara langit sujud menyembah kepadaMu” (Neh 9:6)

“Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku ( Mzm 139:13 )

2. Allah adalah Maha Kuasa

“Sebab siapa yang menentang kehendakNya?..apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya….?(Rm 9 :19-21).

“Ya Tuhan, punyaMUlah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya, Tuhan punyaMUlah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala” (1 Taw 29:11 ).

“Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita” (Ef 3:20).

3. Allah adalah Maha Tahu.

“Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapanNya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepadaNya kita harus memeberikan pertanggungan jawab” (Ibr 4:13).

“……Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu” ( 1 Yoh 3:20 ).

4. Allah adalah Suci

“Tidak ada yang kudus seperti Tuhan, sebab tidak ada yang lain kecuali Engkau dan tidak ada gunung batu seperti Allah kita” ( 1 Sam 2:2 ).

5. Allah adalah Roh

“Allah itu Roh dan barangsiapa menyebah Dia, harus menyembahNya dalam Roh dan Kebenaran” ( Yoh 4:24 )

6. Allah adalah Seseorang Yang Dapat Anda Kenal

“Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadaMu…” (Yak 4:8) .

“Tuhan dekat pada setiap orang yang berseru kepadaNya, pada setiap orang yang berseru kepadaNya dalam kesetiaan” ( Mzm 145:18 ).

7. Allah adalah Seorang Bapa Yang Penuh Kasih

“Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah dan memang kita adalah anak-anak Allah….” ( 1 Yoh 3:1 ).

B. ALLAH TERLALU AGUNG UNTUK DIAM DALAM KUIL-KUIL

“Allah yang telah menjadikan bumi dan segala isinya, Ia yang adalah Tuhan atas langit dan bumi, tidak diam dalam kuil-kuil buatan tangan manusia dan juga tidak dilayani oleh tangan manusia, seolah-olah Ia kekurangan apa-apa, karena Dialah yang memberikan hidup dan nafas dan segala sesuatu kepada semua orang.sebab didalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada seperti yang telah juga dikatakan oleh pujangga-pujanggamu:sebab kita ini dari keturunan Allah juga…(Kis 17 :24, 25, 28).

C. KAMI ADALAH :

1. Diciptakan Oleh Allah

“Aku bersyukur kepadaMu oleh karena kejadianku dasyhat dan ajaib;ajaib apa yang Kau buat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. Tulang-tulangku tidak terlindung bagiMu. Ketika aku dijadikan ditempat tersembunyi dan aku direkam dibagian-bagian bumi yang paling bawah;mataMu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitabMu semuanya tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya”(Mzm 139 :14-16 )

2. Dimiliki Allah

“Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam didalam kamu? Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu ( 1 Kor 6:19-20 )

3. Dipanggil untuk menyembah Allah.

“Ya Tuhan dan Allah kami, Engkau layak menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa: sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu; dan oleh karena kehendakMu semuanya itu ada dan diciptakan ( Why 4:11)

D. BUATLAH SUATU KEPUTUSAN

Yesus berkata, ”Kasihilah Tuhan, Allahmu dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu” (Mat 22:37)

Alkitab menceritakan tentang seseorang pemimpin besar bangsa Israel. Bangsa Israel telah menggembara selama empat puluh tahun di padang gurun, tanpa memiliki tanah sendiri. Dibawah pimpinan Allah, Yosua memimpin mereka dan mendapatkan kemenangan melawan bangsa-bangsa yang jahat yang diam di Kanaan, merebut tanah mereka untuk diberikan pada bangsa Israel yang tidak mempunyai tempat tinggal itu. Yosua kemudian menantang seluruh bani Israel untuk membuat suatu keputusan :

“….pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah; allah yang kepadanya nenek moyangmu beribadah di seberang sungai Efrat atau allah orang Amori yang negerinya kamu diami ini. TETAPI AKU DAN SEISI RUMAHKU, KAMI AKAN BERIBADAH KEPADA TUHAN” (Yos 24 :15)

Tantangan yang sama diajukan juga pada masing-masing kami. Maukah kami pada hari ini membuat ikrar yang sama yang diucapkan Yosua ?

IKRAR SAYA

HARI INI SAYA MENYATAKAN HANYA AKAN BERIBADAH PADA TUHAN YANG BENAR, TUHAN SEGALA LANGIT DAN BUMI DAN SAYA MENYERAHKAN KEHENDAK SAYA, HIDUP SAYA DAN SEMUA MILIK SAYA PADANYA. MULAI HARI INI SAYA MEMUTUSKAN TIDAK LAGI MENYEMBAH ALLAH LAIN. SAYA HANYA AKAN BERIBADAH KEPADANYA DAN SAYA AKAN MENGAJAR ORANG LAIN KEBENARAN-KEBENARAN TENTANG ALLAH.

AKHIR KATA

Ingatlah hukum untuk meluaskan Kerajaan Allah. Saat ini adalah giliran anda untuk mengajar seseorang tentang Allah dan untuk mengajar mereka agar merekapun mengajarkannya pada lain orang.

BAB 3

MANUSIA DAN SETAN

A. MANUSIA GAMBAR ALLAH DIBUAT UNTUK MEMILIKI KUASA.

Allah mempunyai alasan yang sangat nyata dalam menciptakan manusia (laki-laki dan perempuan). Ia mempunyai rencana dan tujuan yang mulia bagi mereka. Ia menginginkan CiptaanNya sehati dan sepikiran dengan DIA, hingga Ia dapat berbagi kehidupan dengan mereka…..melibatkan seluruh keadaanNya dan seluruh PribadiNya….mereka, yang bagaikan putera-putera Allah yang akan memerintah sorga dan bumi bersama dengan Dia. Itulah sebabnya Ia menciptakan manusia sesuai dengan gambranNya.

“Berfirmanlah Allah :”Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan dilaut dan burung-burung diudara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap dibumi. Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar Allah diciptakanNya dia, laki-laki dan perempuan diciptakanNya mereka”. (Kej 1 :26-27)

B. LUCIFER

Allah menciptakan hal-hal yang indah dan ajaib sebelum Ia menciptakan langit dan bumi. Diantaranya adalah malaikat-malaikat, makhluk-makhluk roh yang tujuannya adalah untuk memenuhi kehendak Allah. Para malaikat menyembah dan melayani Allah secara terus-menerus, (Why 5:11-14 ). Namun, ketika Lucifer, salah satu dari penghulu malaikat itu mengerti tentang rencana Allah untuk mencipta manusia, ia kemudian memberontak terhadap Allah. Ia menginginkan kedudukan tinggi melebihi takhta Allah. Ia menginginkan kedudukan dan kekuasaan yang telah direncanakan Allah untuk manusia. Ia ingin memerintah semua mahluk dari ketinggian takhta Allah.

Kemudian lucifer memberontak, dan Allah melemparkan dia keluar dari sorga. Pada saat yang sama sepertiga barisan malaikat itu mengikuti pemberontakannya dan mereka juga terbuang bersama Lucifer (Why 12: 4)

“Wah, engkau sudah jatuh dari langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk diatas bukit pertemuan jauh disebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai yang maha tinggi.Yes 14:12-14

Lucifer dilempar ke bumi dimana kemudian ia dikenal sebagai ‘setan’ atau ‘iblis’. Dan karena terpisah dari Allah Pencipta itu, ia kehilangan keindahan dan terang yang dahulu dimilikinya ( Yeh 28:11-17 ) lalu menjadi jahat dan penuh dengan kegelapan.

Malaikat-malaikat yang ikut jatuh bersama dengan dia juga kehilangan kemuliaaan dan menjadi roh-roh jahat dalam dunia yang baru diciptakan Allah itu. Namun ambisi setan yang jahat tidak berubah, Ia kemudian memulai rencananya yang lain ialah untuk mendapatkan manusia yang telah dicipta Allah itu.

C. PENCOBAAN

Allah memberi manusia ciptaanNya yang pertama (Adam dan Hawa) kekuasaan atas segala sesuatu yang dibumi ini dan memberitahu mereka agar bumi dengan segala isinya itu tetap dalam kekuasaan mereka. Untuk menjaga agar mereka aman terhadap setan dan roh-roh yang jahat, Allah menanam dua batang pohon yang khusus di tempat diamana Adam dan Hawa tinggal. Allah menyebut pohon itu “pohon kehidupan” dan “pohon pengetahuan yang baik dan jahat” (Lih Kej 2:9;17).

Pohon kehidupan menggambarkan kehidupan dan kekuasaan dari Allah sendiri, maka jika Adam dan Hawa makan buahnya, mereka akan lebih dipenuhi oleh kekuatan Allah, kasih dan kemuliaanNya. Pohon pengetahuan yang baik dan jahat, menggambarkan kehidupan setan dan kekuasaannya, dan selama Adam dan Hawa tidak memakan buahnya, mereka akan selamat dari roh-roh jahat yang mengisi dunia ini. Penguasaan atas semua makhluk di dunia ini sebenarnya akan selalu menjadi milik mereka jika saja mereka patuh pada Allah pencipta mereka (bc. Ibr 2:8)

“Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman eden untuk mengusahakannya dan memelihara taman itu.lalu Tuhan Allah memberi perintah ini kepada manusia, “Semua Pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.(Kej 2 :15-17).

Namun, setan menipu Hawa, ia mengatakan padanya bahwa sesungguhnya Pohon Pengetahuan yang baik dan yang jahat itu sebenarnya tidak jelek-bahkan buah pohon itu akan membuatnya sama seperti Allah. Hawa mempercayai tipuan itu dan memakan buah pohon itu. Adam, walaupun tahu hal itu adalah tipuan belaka, makan juga buah itu (bc.1 Tim 2:4).

“Ketika perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagi pula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian, ia mengambil buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya pun memakannya (Kej 3 :6).

D. AKIBATNYA

Karena satu tindakan dosa itu, manusia kehilangan kemuliaan dan gambar Allah dan juga kekuasaannya atas semua makhluk. Setan kemudian mengambil tahta yang sebenarnya milik Adam dan Hawa, yang sekarang kosong itu, kemudian ia mulai berusaha untuk menguasai seluruh dunia, dan bayang-bayang kematian memenuhi dunia. (bc. Ibr 2 :14-15).

“…..dosa telah masuk kedalam dunia oleh satu orang dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa ( karena Adam ) (Rm 5 :12)

Semua generasi mengikuti Adam dan Hawa mewarisi alam kejatuhan mereka, semua telah berada dibawah kekuasaan dan pemerintahan setan.

“Sebenarnya dahulu kami semua juga terhitung diantara mereka, ketika kami hidup dalam hawa nafsu daging dan menuruti kehendak daging dan pikiran kami yang jahat, pada dasarnya kami adalah orang-orang yang harus dimurkai, sama seperti mereka yang lain (Ef 2 :1-3)

Hati manusia dimanapun, kini dipenuhi oleh :

1. Penyembahan berhala

“Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepadaNya.

“Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat atau binatang-binatang yang menjalar”. (Rm 1 :21-23)

2. Keadaan yang tidak bermoral

“Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka. Sebab mereka menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk dengan melupakan Penciptannya yang harus dipuji selama-lamanya, Amin.

“Karena itu, Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang memalukan. Sebab istri-istri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar dengan yang tak wajar.

“Demikian juga suami-suami meningggalkan persetubuhan yang wajar dengan istri mereka dan menyala-nyala dalam birahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka” (Rm 1 :24-27)

3. Segala macam kejahatan

“Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk sehingga mereka melakukan apa yang tidak pantas.

“Penuh dengan rupa-rupa kelaliman, kejahatan, keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu muslihat dan kefasikan.

“Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurangajar, congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat terhadap orang tua, tidak berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan.

“Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hokum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya” (Rm 1 :28-32).

E. RENCANA ALLAH YANG AGUNG UNTUK SUATU PEMULIHAN

Allah tidak begitu saja membuang manusia karena dosa-dosa mereka. Tidak! Ia bahkan membuat suatu rencana agung yang lain-rencana untuk menyelamatkan manusia dari kekuasaan setan dan untuk memulihkannya pada rencanaNya yang semula untuk menjadi anak-anakNya dan untuk memerintah bersama Dia. Ia mulai menyiapkan dunia dengan kedatangan seorang penyelamat, Yesus.

“Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus”(1 Kor 15:22).

Perjanjian Baru menuliskan kisah dari Kristus, seseorang yang datang untuk menyelamatkan kita dari dosa-dosa kita.

APA YANG DIAJARKAN KITAB PERJANJIAN BARU

BAB 4

YESUS

A. YESUS ADALAH ANAK ALLAH

Dua ribu tahun yang lalu seorang manusia muncul dari permukaan sejarah.Ia dilahirkan kedalam dunia dan dibesarkan sebagi seorang manusia, sama seperti manusia-manusia yang lain, tetapi Orang ini berbeda dengan siapapun, Dia bukanlah orang biasa. Seorang perawan telah mengandung oleh Roh Kudus untuk melahirkan Dia kedunia ini. Ia adalah Allah sendiri, yang datang kedalam dunia dengan wujud seorang manusia. Ia adalah “Anak Allah” (bc.Luk 1 :26-35)

“Pada mulanya adalah Firman ( Yesus), dan firman itu bersama-sama dengan Allah, dan Firman itu adalah Allah…Firman itu telah menjadi manusia, dan diam diantara kita dan kita telah melihat kemuliaanNya, yaitu kemulian yang diberikan kepadaNya sebagai anak tunggal Bapa penuh kasih karunia dan kebenaran (Yoh 1:1, 14)

B. YESUS DATANG KEDALAM DUNIA UNTUK SUATU MAKSUD KHUSUS

1. Untuk menyelamatkan manusia dari kekuasaan setan

“Sebab Anak manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang, (Luk 19 :10), lihat juga Kol 1 :13

2. Untuk memberikan NyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang.

“…….Anak manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak Orang, (Mat 20 :28)

3. Untuk menghancurkan pekerjaan setan dalam kehidupan kita.

“Barangsiapa yang tetap berbuat dosa, berasal dari Iblis, sebab iblis berbuat dosa dari mulanya. Untuk inilah Allah menyatakan DiriNya, yaitu supaya Ia membinasakan perbuatan-perbuatan iblis itu”, (1 Yoh 3 :8)

4.Untuk memberi kita kehidupan yang kekal

“Dan inilah kesaksian itu:Allah telah mengaruniakan hidup kekal kepada kita, dan hidup itu ada didalam AnakNya. Barangsiapa memiliki anak ia memiliki hidup;barang siapa tidak memiliki anak, ia tidak memiliki hidup” ( 1 Yoh 5 :11-12 )Lih juga Yoh 3:16-17, 10 :10

5.Untuk memberi kami “Kelahiran baru” didalam keluarga Allah

“Tetapi semua orang yang menerimanya diberiNya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, orang-orang yang diperanakkan bukan darah atau daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah” (Yoh 1 :12) , Lih juga 1 Yoh 3 :1, 2

6. Untuk memulihkan persekutuan kita dengan Allah Bapa

“Apa yang kami lihat dan yang kami dengar itu kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu beroleh persekutuan dengan kami.dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan AnakNya, Yesus Kristus.(1 Yoh 1 :3)

C. YESUS DATANG UNTUK MENUNJUKKAN PADA KITA BAGAIMANAKAH ALLAH ITU.

“Sekiranya kamu mengenal Aku ( Yesus ), pasti kamu juga mengenal BapaKu.sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia…barang siapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa;bagaimanakah engkau berkata :Tunjukkan Bapa itu kepada kami?”

“Tidak percayakah engkau bahwa aku didalam Bapa dan Bapa didalam Aku?apa yang Aku katakan kepadamu tidak Aku katakan dari diriKU sendiri, tetapi Bapa, yang diam didalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaanNya.percayalah kepadaKu, bahwa Aku didalam Bapa dan Bapa didalam Aku…(Yoh 14 :7-11;1:18).

1.Dia menunjukkan pada kita kasih Allah

“Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan ditengah-tengah kita yaitu Allah telah mengutus anakNya yang tunggal kedalam dunia, supaya kita hidup olehNya.

“Inilah kasih itu:bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus anakNya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita” ( I Yoh 4:9-10), Lih Rom 5:8

2. Dia menunjukkan pada kita kuasa Allah.

a. Dia menyembuhkan orang sakit, orang lumpuh dan orang buta.

“Maka tersiarlah berita tentang Dia diseluruh Siria, dan dibawalah kepadaNya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan setan, yang sakit ayan dan lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka”, (Mat 4 :24) lih Yoh 9 :1-7

b. Dia mengusir roh-roh jahat

“Ia menyembuhkan orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan; Ia tidak memperbolehkan setan-setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia” (Mark 1:34) lih. Mark.5:1-17

c. Dia mengadakan banyak mujizat.

“Lalu mengamuklah taufan yang sangat dasyhat dan ombak menyembur masuk kedalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air…(Yesus) bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu:“Diam! tenanglah!”

“Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali……(murid-muridNya) menjadi sangat takut dan berkata seorang kepada yang lain :

“Siapakah gerangan orang ini, sehingga angin dan danaupun taat kepadaNya?! ( Mar 4:37-41)lih Yoh 6 :1-21

d. Dia membangkitkan orang mati.

“Berserulah Yeus dengan suara keras :’Lazarus, marilah Keluar!’orang yang telah mati itu datang keluar, kaki dan tanganya masih terikat dengan kain kapan dan mukanya tertutup dengan kain peluh.

“Kata Yesus kepada mereka :”bukalah kain-kain itu dan biarkan dia pergi” (Yoh 11:43-44)

D. YESUS IKUT MENANGGUNG KESENGSARAAN KITA DIDALAM KEHIDUPANNYA.

Selama hidupNya diatas bumi ini Yesus mengalami semua kesengsaraan didalam hidup ini yang kita hadapi, karena itu Ia sangat mengerti apa yang kita rasakan itu.

“Sebab Imam besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama seperti kita, Ia telah dicobai hanya tidak berbuat dosa”(Ibr 4:15), lih. Mat 8:17

E. YESUS MATI DIATAS SALIB UNTUK KITA

Orang-orang jahat telah membawa Tuhan Yesus dan menghukumNya dengan memakukanNya pada sebuah kayu salib sebagai seorang pembunuh. Ia sebenarnya dapat menyelamatkan diriNya sendiri, tetapi Ia tidak melakukannya, karena justru melalui kematianNya diatas kayu salib itu, Allah menyelamatkan dunia ini. Yesus mati untuk kita! (Bc. Mark 15 :16-39)

“Ia sendiri telah memikul dosa kita didalam tubuhNya dikayu salib supaya kita, yang telah mati terhadap dosa hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilurNya kamu telah sembuh” (I Pet 2 :24) Lih Yes 53:5-6.

F. YESUS BANGKIT DARI KEMATIAN UNTUK KITA

Setelah tiga hari didalam kubur, Allah membangkitkan putraNya dari kematian. (baca Mat 28 ), inipun juga untuk kita!

“Tetapi Allah yang kaya dengan rakhmat, oleh karena kasihNya yang besar, yang dilimpahkanNya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus…Allah telah membangkitkan kita juga dengan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga…”(Ef 2:4-6) Lih Rom 6:4.

G. YESUS MEMBUKAKAN PINTU SORGA BAGI KITA

Ketika pekerjaanNya diatas bumi ini telah selesai, Yesus kembali ke sorga untuk bersama dengan Allah, BapaNya. Namun inipun untuk kita…untuk membukakan jalan memasuki hadirat Allah untuk kita, dimana kita bisa hidup sekarang dan selama-lamanya.!

“Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk kedalam tempat kudus, karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diriNya sendiri………

“Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh……”( Ibr 10:19-22) lih Yoh 14:1-3

IKRAR SAYA

HARI INI SAYA MENGAKUI BAHWA YESUS ADALAH ANAK ALLAH DAN BAHWA IA DATANG KEDALAM DUNIA INI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN SAYA YANG BESAR SEBAGAI PENYELAMAT. SAYA JUGA MAU MEMBERITAKAN PADA YANG LAIN BAHWA IA DATANG JUGA UNTUK MEREKA.

BAB 5

SALIB

Ketika Yesus Kristus dihukum mati dengan menyalibkanNya diatas kayu salib, orang-orang jahat berpikir bahwa mereka hanyalah menghukum mati orang yang telah mengganggu jalan hidup mereka. Mereka tidak menyadari bahwa salib adalah rencana Allah sejak dari permulaan dunia ini.

A. ALLAH MENANGANI SEMUA DOSA.

Melalui kematian anakNya di kayu salib, Allah pencipta Agung itu menangani setiap penderitaan dan kesedihan manusia.Yesus mati mengganti setiap orang didunia dan menerima apa yang dilakukanNya diatas salib, semua kebutuhan kita terpenuhi.

1. Allah memperlihatkan KuasaNya melalui salib.

“Sebab penberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah” (I Kor 1 :18, ) Lih 1 Yoh 2 :1-2

2. Karena salib kita menerima pengampunan

“Ia telah melepaskan kita dari kuasa kegalapan dan memindahkan kita kedalam kerajaan anakNya yang kekasih; didalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa”( Kol 1:13-14) Lih 1 Yoh 2 :1-2.

3. Karena salib kita menjadi anggota keluarga Allah.

“Sebab Ia menguduskan dan mereka yang dikuduskan, mereka berasal dari satu itulah sebabnya Ia tidak malu menyebut mereka saudara, katanya:Aku akan memberitakan namaMu kepada saudara-saudaraKu, dan memuji-muji Engkau ditengah-tengah jemaat” (Ibr 2:11-12) Lih Yoh 1:12

4. Karena salib tembok-tembok pemisah dirobohkan.

“Tetapi sekarang didalam Kristus Yesus kami, yang dahulu “jauh”, sudah menjadi “dekat” oleh darah Krstus. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua belah pihak dan yang telah merobohkan tembok pemisah, yaitu persekutuan sebab dengan matiNya sebagai manusia Ia telah membatalkan Hukum Taurat dan segala perintah dan ketentuanNya, untuk meciptakan keduannya menjadi manusia baru didalam diriNya dan dengan itu mengadakan damai sejahtera dan untuk memperdamaikan keduanya, didalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu” (Ef 2:13-16).

B.MELALUI SALIB KITA MENDAPATKAN KEBEBASAN

Kematian Yesus diatas salib adalah kemenangan yang besar bagi kita karena Allah telah menanggung dosa kita diatas salib. Hal itu berarti juga bahwa semua penderitaan dan semua kesusahan yang dihasilkan oleh dosa itu telah ditanggungNya. Salib telah memenangkan kebebasan bagi kita semua.

1. Kebebasan dari setan

“Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenanganNya atas mereka”(Kol 2:15), Lih Kol 1:13

2. Kebebasan dari dosa-dosa masa lalu

“Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka” (Yoh 8:36), lih Kol 2:13

3. Kebebasan dari dosa-dosa masa sekarang

“Sebab kamu tidak lagi akan dikuasai oleh dosa, karena kamu tidak berada dibawah hukum taurat, tetapi berada di bawah kasih karunia” (Rm 6:14)

4. Kebebasan dari penyakit

“Hal itu terjadi supaya genaplah Firman yang disampaikan oleh Nabi Yesaya :’Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita” (Mat 8:17)

5. Kebebasan dari kutukan

“Kristus telah menebus kita dari kutuk-kutuk bagi kita sebab ada tertulis:”Terkutuklah orang yang tergantung pada kayu salib!” (Gal 3:13) lih Ul 28:15-68

6. Kebebasan dari hukuman

“Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyakan diriNya pada jaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korbanNya. Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja dan sesudah itu dihakimi” (Ibr 9:29, 27)

7. Kebebasan dari kematian yang kekal

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan anakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yoh 3:16)

C.KASIH DAN KEADILAN BERTEMU DI SALIB

Salib adalah tempat dimana kasih dan keadilan Allah bertemu. KeadilanNya yang benar menuntut hukuman mati untuk dosa-penumpahan darah. KasihNya juga memenuhi tuntutanNya sendiri dan Yesus, Anak Allah mati menggantikan tempat kita.

“Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darahNya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah. Sebab jika kita masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian AnakNya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidupNya!.

“Dan bukan hanya itu saja! kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu” (Rm 5:8-11).

D.SALIB ADALAH PUSAT DARI SEJARAH

Salib Kristus adalah titik pusat keberadaan manusia di bumi ini. Sejak pertama manusia laki-laki dan perempuan berdosa (lihat Kejadian 3), Allah telah merencanakan sebelumnya bahwa Yesus akan mati di atas salib. Sejak saat itu juga orang-orang mengharapkan dalam iman akan janji Allah untuk menyelamatkan mereka melalui salib. Hari ini kami melihat ke belakang kembali dan dengan mempercayai apa yang Yesus telah lakukan bagi kita di atas salib kita menerima pengampunan dosa dan kehidupan yang baru.

IKRAR SAYA

HARI INI SAYA MELETAKKAN SELURUH PENGHARAPAN SAYA UNTUK RENCANA ALLAH BAGIKU KETIKA YESUS MATI DI ATAS SALIB. SAYA PERCAYA DIA TELAH MENGAMBIL HUKUMAN-HUKUMAN KARENA DOSA SAYA. SAYA MENERIMA PENGAMPUNAN YANG TELAH DITAWARKAN ALLAH UNTUK SAYA DAN SAYA BERTERIMA KASIH PADANYA UNTUK PERSEKUTUAN YANG DIBERIKAN KEPADAKU BERSAMA DIA. HARI INI SAYA MEMBUAT KEPUTUSAN BAHWA SAYA AKAN HIDUP SETIAP HARI DENGAN PERSEKUTUAN PRIBADI BERSAMA ALLAH DAN SAYA BERIKRAR UNTUK MEMBAGIKAN KEBENARAN INI DENGAN ORANG-ORANG LAIN.

BAB 6

DARAH KRISTUS

Penumpahan darah Yesus Kristus di atas salib adalah faktor penting bagi kita untuk menerima pengampunan dari dosa-dosa kita dan memungkinkan kita untuk masuk dalam hadirat dari Allah.

“…dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan” (Ibr 9:22)

A. DI DALAM DARAH ADA KEHIDUPAN

“Karena nyawa makhluk ada didalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu diatas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa”(Im 17:11)

Pada saat kita berbuat dosa, kita mendapatkan hukuman kematian. “Upah dosa adalah maut” (Rm 6:23). Yesus membayar hukuman ini bagi kita dengan menumpahkan darahNya ( mati bagi kita untuk mengganti tempat kita ).

Pendamaian dalam bahasa Inggrisnya atonement tersusun dari suku-suku kata :at-one-ment-yang berarti menjadi satu dengan Allah, atau berdamai dengan Allah. Yesus memberikan kehidupanNya ( menumpahkan DarahNya ) diatas salib untuk pendamaian kita dan hal ini memungkinkan kita untuk menjadi satu dengan Allah. Darah Yesus memberikan kita arti bahwa kita bukan lagi musuh-musuhNya, tetapi sahabat-sahabatNya, putera-puteraNya, puteri-puteriNya, dengan iman kita menerima apa yang telah dilakukan untuk kita.

B. BAGAIMANA AKIBAT DOSA ATAS KEHIDUPAN KITA

1. Memisahkan kita dari Allah.

“Tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar ialah segala dosamu” (Yes 59:2).

2. Membuat kita merasa bersalah

“Sebab kesalahanku telah menimpa kepalaku; semuanya seperti beban berat yang terlalu berat bagiku” (Mzm 38:5)

3. Membuat setan mendakwa kita

“..pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam dihadapan Allah kita..” (Why 12:10)

4. Menuntut hukuman mati

“…dan orang yang berbuat dosa, itu harus mati” (Yeh 18:4)

C. DARAH ADALAH UNTUK ALLAH

Darah dari Kristus telah dengan sempurna memenuhkan hukum Allah yang meminta hukuman untuk semua yang melanggar dosa. I Yoh 3:4 berkata “Dosa adalah pelanggaran hukum Allah”.

Darah melindungi kita dari hukuman pelanggaran dosa ( kematian ). Dalam Kel 12, Allah memerintahkan bangsa Israel untuk melaburkan darah dari anak domba diatas ambang pintu rumah mereka untuk melindungi mereka dari malaikat maut yang akan membunuh anak-anak sulung.

Anak domba ini menggambarkan Anak Domba-Yesus-yang akan datang kemudian.Allah berkata:”Apabila Aku melihat darah itu maka Aku akan lewat daripada kamu (melindungi) kamu…”ay 13.

1. Persekutuan akan dipulihkan

“Akan tetapi Allah menunjukkan kasihNya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih karena kita sekarang telah dibenarkan dengan darahNya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah” (Rm 5:8-9)

2. Kita akan ditebus (dibeli kembali dari perhambaan)

“Sebab Dia dan didalam darahNya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karuniaNya” (Ef 1:7).

D. DARAH ADALAH UNTUK MANUSIA

Darah telah memuaskan Allah:sekarang darah itu juga memuaskan kita dalam membersihkan hati nurani kita dari rasa bersalah.

1. Darah membersihkan kita dari rasa bersalah

“Betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diriNya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup”. (Ibr 9:14)

2. Darah itu menyucikan kita.

“Itu jugalah Yesus telah menderita diluar pintu gerbang, untuk menguduskan umatNya dengan darahNya sendiri” (Ibr 13:12).

3. Darah itu membawa kita dekat pada Allah

“..dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diriNya baik yang ada dibumi maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus. Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhiNya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat, sekarang diperdamaikanNya, didalam tubuh jasmani Kristus oleh kematianNya…”(Kol 1:20-22)

4. Darah itu memberikan kita keberanian untuk masuk hadirat Allah

“Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ketempat kudus, karena Ia telah membuka jalan baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir yaitu: diriNya sendiri…karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati nurani yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dengan air yang murni” (Ibr 10:19-22)

5. Darah itu menyempurnakan kita dihadapan Allah.

“…sebab oleh satu korban saja, Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan” (Ibr 10:14)

E. DARAH TUHAN BAGI IBLIS

Aktivitas setan yang paling strategis pada jaman ini ialah sebagai pendakwa-pendakwa saudara kita ( Why 12:10), dan untuk inilah maka Allah menempatkan Yesus dalam suatu pelayanan yang amat khusus sebagai Imam Besar yang membawa darahNya sendiri, (Ibr 9:11-14)

1. DarahNya membawa Allah pada pihak manusia untuk melawan setan.

“…Jika Allah dipihak kita, siapakah yang akan melawan kita? siapakah yang akan mengugat orang-orang pilihan Allah?Allah, yang membenarkan mereka?siapakah yang akan menghukum mereka?Kristus Yesus, yang telah mati-bahkan lebih lagi: telah bangkit, yang juga duduk disebelah kanan Allah yang mau menjadi pembela ( berdoa ) untuk kita?” (Rm 8:31-34)

Iblis tidak mempunyai tempat untuk mendakwa orang-orang yang telah menerima tumpahan darah dari Kristus.

2. Darah itu menghancurkan semua hak milik yang sah daripada setan.

“…didalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa”Kol 1:14.

“penebusan” berarti “membeli kembali”. Kami sekarang mempunyai pemilik yang baru, harganya telah dibayar bagi kita dan harga itu adalah tumpahan darah dari Yesus.

“…jemaat Allah yang diperolehNya dengan darah anakNya sendiri” (Kis 20:28) Lih 1 Kor 6:19-20, I Tim 2:6

F. APA YANG TELAH DIBAWA DARAH KRISTUS BAGI KITA

1. Kemurnian dari hati

“Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita akan beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, anakNya itu menyucikan kita dari segala dosa” (I Yoh 1:7)

2. Hidup yang kekal

“Yesus berkata kepada mereka:Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging anak manusia, dan minum darahNya, kamu tidak mempunyai hidup didalamnya.barangsiapa makan dagingKu dan minum darahKu, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir jaman” (Yoh 6:53-54)

3. Mendekat pada Allah.

“Tetapi sekarang didalam Kristus Yesus kamu yang dahulu “jauh”, sudah menjadi “dekat” oleh darah Kristus” (Ef 2:13)

IKRAR SAYA

SEKARANG SAYA MENGERTI APA ARTI PENUMPAHAN DARAH KRISTUS BAGI ALLAH, BAGI SETAN DAN BAGI SAYA. SAYA BERIKRAR UNTUK MEBAGIKAN KEBENARAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN DARAH KRISTUS. SAYA SELALU MENGINGATKAN DIRI SENDIRI AKAN PERJANJIAN TUHAN PADA SAYA UNTUK MENGAMOPUNI DOSA SAYA, MENYUCIKAN SAYA DAN MELINDUNGI SAYA DARI GANGGUAN SETAN.

BAB 7

KEBANGKITAN

Setelah kematianNya diatas salib, Yesus terbaring didalam kubur selama tiga hari (Mat 12:40). Kemudian Allah membangkitkan puteraNya dari kematian! ( Baca Mat 28 )

“…dan menurut Roh kekudusan dinyatakan oleh kebangkitanNya dari antara orang mati, bahwa Ia adalah anak Allah yang berkuasa, Yesus Kristus Tuhan kita” (Rm 1:4)

A.Allah membangkitkan anda bersama dengan Kristus.

Kematian Yesus adalah untuk anda, begitu pula kebangkitanNya!

“Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu. Kamu hidup didalamnya karena kamu hidup didunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa….

“Tetapi Allah yang kaya dengan rakhmat oleh karena kasihNya yang besar yang dilimpahkan kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita-oleh kasih karunia kamu diselamatkan. Dan didalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga” (Lih Ef 2:1-6;Kol 3:1-3)

1. Untuk memberikan anda hidup baru.

“…Dialah yang telah menyelamatkan kita dan memanggilkan kita dengan panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan maksud dan kasih karuniaNya sendiri.

“Yang telah dikaruniakan kepada kita dalam kristus Yesus sebelum permulaan jaman dan yang sekarang dinyatakan oleh kedatangan juruselamat kita Yesus Kristus, yang oleh Injil telah mematahkan kuasa maut dan mendatangkan hidup yang tidak binasa” (2 Tim 1:9-10).

2. Untuk memberi anda kelahiran baru.

“Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rakhmatNya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus, dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh dengan pengharapan….” (1 Pet 1 :3).

3.Untuk memberi anda suatu pembaharuan.

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah Ciptaan baru:yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang” (2 Kor 5:17)

4. Untuk memberi anda :

a. Kemenangan atas setan:”Kamu berasal dari Allah, anak-anakKu, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada didalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada dalam dunia ( setan ) sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia.dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: Iman kita.siapakah yang mengalahkan dunia, selain daripada dia yang percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah?.(1 Yoh 4:4;5:4-5).

b. Wibawa atas setan. Setelah kebangkitanNya, “…..Yesus Kristus…..yang duduk di sebelah kanan Allah setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan di taklukkan kepadaNya (termasuk setan)” (1 Ptr 3:21-22). Lihat juga Lukas 10:17-19.

c. Kuasa atas setan. “Dan supaya ia menjadikan mata hatimu terang agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilanNya; betapa kayanya bagi orang-orang kudus, dan betapa hebat kuasaNya bagi kita yang percaya, sesuai kekuatan kuasaNya yang dikerjakanNya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukan Dia di sebelah kananNya di sorga, jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat di sebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang. Dan segala sesuatu telah di letakkanNya di bawah kaki Kristus dan Dia telah di berikanNya kepada jemaat sebagai segala yang ada. Jemaat yang adalah tubuhNya yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu “ (Ef 1:18-19). Lihat juga Markus 16:15-18, Kisah Rasul 1:8 dan 4:33.

5. Untuk membuat Anda Anak dan Ahli Waris Dalam Kerajaan Allah.

“Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu manjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu Anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru:“Ya Abba, Ya Bapa!” Roh itu bersaksi bersama-sama dengan Roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah Anak kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus…..”(Rm 8:15-17).

B.KEBANGKITANNYA MEMENUHKAN SETIAP KEBUTUHAN DARI KEHIDUPAN.

1. KebangkitanNya merupakan penyelamatan bagi anda dari masa lampau.

Kehidupan anda yang penuh dosa telah di matikan bersama Yesus di atas salib, dan di kuburkan bersama-sama dengan Dia. Kemudian ketika Yesus dibangkitkan dan hidup kembali, kamu juga dibangkitkan menjadi ciptaan yang baru, meninggalkan kehidupan anda yang lama di dalam kubur Yesus!

“Dengan demikian kita telah di kuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru….sebab kematianNya adalah kematian oleh sebab dosa, satu kali untuk selama-lamanya dan kehidupanNya adalah kehidupan bagi Allah. Demikianlah hendaknya kamu memandangnya:bahwa kamu telah mati bagi dosa, tetapi kamu hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus” ( Rm 6:4-11). Lihat juga Efesus 2:1-7 dan Kolose 2:12-15.

2. KebangkitanNya adalah kekuatan untuk masa sekarang.

Karena Yesus Hidup, kami telah menerima kuasa dari Roh KudusNya untuk hidup berkemenangan atas dosa dan semua serangan setan atas kita.

“ Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita siapakah yang akan melawan kita? Ia, yang tidak menyayangkan AnakNya sendiri, tetapi yang menyerahkan bagi kita semua bagaimanakah mungkin Dia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

“ Siapakah yang akan menggugat orang-orang pilihan Allah ? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum mereka? Kristus Yesus, yang telah mati? Bahkan lebih lagi: yang telah bangkit, yang juga duduk di sebelah kanan Allah yang malah jadi pembela bagi kita.?

“ Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiyaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?

“ Tidak, tetapi dalam semuanya itu kita lebih daripada orang-orang yang menang oleh Dia yang telah mengasihi kita…….” (Rm 8:31-39)

3. KebangkitanNya adalah pengharapan anda untuk MASA DEPAN

Kebangkitan Yesus memberi kita pengharapan yang besar untuk masa depan. Ia disebut sebagai “yang sulung yang pertama bangkit dari antara orang mati.”(Kol 1:18). Melalui kebangkitanNya Ia membuka jalan untuk mereka yang mau percaya pada Nya untuk mengikuti Dia – juga untuk dibangkitkan dari kematian!

Di suatu hari yang indah kelak Yesus Kristus akan kembali ke dunia – kali ini bukan sebagai seorang bayi tetapi sebagai seorang yang akan menyatakan pada seluruh dunia siapa Dia yang sebenarNya – Allah dan Raja yang mulia dari semua mahluk.

Pada saat itu semua yang telah mati yang percaya pada Nya akan dibangkitkan kembali!

“….dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu, demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus. Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

“Tetapi yang benar ialah, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal.

“Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.

“karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus. Tetapi tiap-tiap orang menurut urutannya:Kristus sebagai buah sulung; sesudah itu mereka yang menjadi milikNya pada waktu kedatanganNya”(1 Kor 5:17-23) Lihat juga 1 Korintus 15:50-57 dan 1 Tesalonika 4:13-18

IKRAR SAYA

KARENA KEBANGKITAN DARI KRISTUS, HARI INI SAYA MEMBUAT IKRAR SAYA UNTUK MENERIMA KEPENUHAN DARI HIDUP SAYA YANG BARU DAN KEBEBASAN SAYA DI DALAM DIA. SAYA AKAN BERDIRI TEGUH DI ATAS KEBENARAN INI DAN AKAN MEMBAGIKANNYA BERSAMA SIAPA SAJA SEDAPAT MUNGKIN.

BAB 8

PERTOBATAN

Pertobatan adalah langkah pertama yang kita ambil untuk menerima keselamatan Allah yang ditawarkan Allah kepada kita melalui Tuhan Yesus Kristus.

“….Allah telah membuta Yesus, yang kamu salibkan itu menjadi Tuhan dan Kristus” ketika mereka mendengar hal itu, hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain, “Apakah yang harus kami perbuat saudara-saudara?”Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus” (Kis 2:36-38). Lihat juga Kis 17:30.

A. Hal-Hal Yang Tidak Termasuk Pertobatan

1. Bukan Hanya Merasa Bersalah

Perasaan bersalah tentang dosa-dosa kita, kita rasakan sebelum pertobatan tetapi perasaan itu bukanlah pertobatan itu sendiri. Seorang yang bertobat pertama-tama merasa bersalah tentang dosa mereka tetapi tak semua yang merasa bersalah itu benar-benar bertobat.

“Tetapi ketika Paulus berbicara tentang kebenaran, penguasan diri dan panghakiman yang akan datang Felix menjadi takut dan berkata:“Cukuplah dahulu dan pergilah sekarang; apabila ada kesempatan baik, aku akan menyuruh memanggil engkau”(Kis 24:25). Felix merasa bersalah tetapi ia tidak bertobat.

2. Pertobatan Bukan Hanya Menyesal Atas Dosa-dosa Anda.

Beberapa orang merasa sangat menyesal karena akibat dosa-dosa mereka atau karena mereka telah ditangkap. Banyak orang menyesal bukan karena perbuatan salah mereka tapi karena hukuman mereka, karena tertangkap itu.

“Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian”(2 Kor 7:10)

3.Pertobatan Bukan Hanya Mencoba Untuk Menjadi Seorang Yang Baik.

Banyak orang mencoba dengan kekuatan mereka sendiri untuk menjadi baik dan merubah cara hidup mereka. Usaha apapun yang dilakukan sendiri itu mempunyai akar kebenaran diri sendiri yang tak dapat memenuhi kebutuhan akan pertobatan dari dosa.

“Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor, kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kamu seperti daun dilenyapkan oleh angin” (Yes 64:6).

3.

4. Pertobatan Bukannya Menjadi Seorang Agamawi.

Orang–orang Farisi di Alkitab terlalu rohani di dalam tindak-tanduk ataupun apa yang mereka lakukan. Mereka berpuasa dan berdoa dan mereka melakukan upacara-upacara keagamaan tetapi mereka tidak pernah bertobat.

“Tetapi waktu Ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah Ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak! Siapakah yang mengatakan kepada kamu bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan dating? Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.”

“Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: “Abraham adalah bapak kami!’ Karena Aku berkata kepadamu Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api”(Mat 3:7-10).Lihat juga Matius 5:20.

5. Pertobatan Bukan Hanya Mempunyai Pengetahuan Tentang Kebenaran

Mempunyai ilmu pengetahuan yang tinggi tentang kebenaran tidaklah menjamin bahwa kebenaran menjadi realitas dalam kehidupan seseorang. Mempercayai dengan otak dan mempercayai dengan hati adalah berbeda (Lihat Roma 10:10).

“Engkau percaya bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar. Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?”(Yak 2:19, 20).

B. Apakah Pertobatan Yang Benar Itu

1. Pertobatan yang benar adalah rasa penyesalan tidak hanya pada diri sendiri, atau pada orang lain, tetapi yang pertama dan yang paling terutama adalah penyesalan yang sungguh-sungguh pada Allah.

“Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setiaMu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmatMu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku! Sebab aku sendiri sadar akan pelanggaranku, aku senantiasa bergumul dengan dosaku. Terhadap Engkau, terhadap Engkau sajalah aku telah berdosa dan melakukan apa yang Engkau anggap jahat…”(Mzm 51 :3-6) Lihat juga Mazmur 38:8.

2. Jujur Tentang Dosa Anda.

“Dosaku kuberitahukan kepadaMu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; Aku berkata: “Aku akan mengaku kepada Tuhan pelanggaran-pelanggaranku, ” dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku”(Mzm 32:5) Lihat juga 1 Yohanes 1:9

3. Meninggalkan Dosa-dosa Anda.

“Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi” (Ams 28:13)

4. Membenci Dosa.

“Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan sebab itu….. Allahmu telah mengurapi engkau…..”(Ibr 1:9)

“…. Dan kamu akan merasa mual melihat dirimu sendiri karena segala kejahatan-kejahatan yang kamu lakukan….”(Yeh 20:43-44)

5. Apabila Mungkin, Bayarlah pada Orang Lain Apa Yang Anda Berhutang.

“Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan :”Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat”(Luk 19:8).Lihat juga Imamat 6:1-7

C. Pertobatan Itu Mengenai Apa Saja?

1. Berbalik Dari Dosa

“Janganlah kamu seperti nenek moyangmu yang kepadanya para nabi yang terdahulu telah menyerukan, demikian:beginilah Firman Tuhan semesta alam:Berbaliklah dari tingkah lakumu yang buruk dan dari perbuatanmu yang jahat! Tetapi mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau menghiraukan aku”(Za 1:4) lihat Galatia 5:19-21 dan Efesus 5:5

2. Berbalik Dari Dunia

“Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada didalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih akan Bapa tidak ada dalam orang itu” (1 Yoh 2:15). lihat Yakobus 4:4

3. Berbalik Dari Dirimu Sendiri

“Dan Kristus telah mati untuk semua orang supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri, tetapi untuk Dia yang telah mati dan telah dibangkitkan untuk mereka” (2 Kor 5:15). lihat Lukas 14:26.

4. Berbalik Dari Iblis

“…. Untuk membuka mata mereka, supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa iblis kepada Allah…” (Kis 26:18). lihat Kolose 1:13

5. Berbalik Pada Allah

“Sebab itu katakanlah kepada mereka demikianlah Firman Tuhan semesta alam :”Kembalilah kepadaKu, demikianlah Firman Tuhan semesta alam “Maka Aku akan kembali kepadamu”Firman Tuhan semesta alam” (Za 1:3).

6. Berbalik Pada Kehidupan Yang Benar

“ Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang yang dahulu mati tapi sekarang hidup. Serahkanlah anggota-anggota tubuhmu untuk menjadi senjata-senjata kebenaran”(Roma 6:13)

IKRAR SAYA

HARI INI SAYA MEMUTUSKAN UNTUK BERTOBAT DAN AKAN SELALU BERBALIK DARI DOSA APABILA ALLAH MENYATAKAN APA YANG SALAH DI DALAM SAYA.

BAB 9

IMAN

Iman selalu menjadi tanda untuk murid-murid Yesus. Murid-murid Yesus yang pertama dikenal sebagai orang-orang beriman. Yesus berkata:”… Segala sesuatu mungkin bagi dia yang percaya”(Mrk 9:23)

Iman berarti ketergantungan yang total pada Allah. Ketika Adam berbuat dosa ia melangkah keluar dari ketergantungan pada Allah kepada ketidak-tergantungan pada Allah (artinya tidak percaya). Inilah sebabnya Allah telah meletakkan prioritas yang tinggi atas iman. Iman adalah jalan dimana kita bisa kembali pada persekutuan dengan Allah (tergantung pada Allah).

Ketergantungan pada Allah ini disebut iman. Iman dapat mengerjakan didalam anda melampaui lima panca indra anda yaitu penglihatan, pendengaran, rasa, pembauan, dan perabaan.

Iman melepaskan anda dari kemampuan-kemampuan anda yang terbatas. Dengan iman juga anda bergerak dari tidak mampu masuk ke dalam kemampuan Nya.

Ini adalah jalan Iman dimana kita semua dipanggil dimana dikatakan “Tak satupun yang mustahil”(Mat 17:20)

A. Apakah Iman Itu?

Iman adalah tindakan ketaatan sebagai jawaban terhadap apa yang Allah katakan. Iman yang benar dinyatakan dalam

1). Ketaatan,

2). Tindakan sebagai jawaban

3). Mendengar Firman Allah (suara)

“Sekarang iman adalah menyakini apa yang kami harapkan dan merasa pasti akan sesuatu yang tidak kami lihat”(Ibr 11:1)

“Iman berarti mempercayai, kepastian atau keyakinan pada seorang yang lain atau pada perkataan-perkataan orang tersebut. Beriman di dalam Allah berarti tak lagi percaya pada diri sendiri tetapi percaya pada Allah. Kita tidak lagi berharap pada diri kita sendiri tapi mengharapkan Allah. Kita meninggalkan ketergantungan pada sumber ilmu pengetahuan kita yang terbatas dan mulai menerima sumberNya yang tidak terbatas.

B. Dua Macam Pengetahuan

“Baik perkataanKu maupun pemberitaanKu tidak Kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang menyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya iman kamu jangan bergantung pada HIKMAT MANUSIA, tetapi pada kekuatan Allah.

“Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat dikalangan mereka yang telah matang yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang ditiadakan.

“Tetapi yang kami beritakan ialah HIKMAT ALLAH YANG TERSEMBUNYI dan rahasia yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita”(1 Kor 2:7). Lihat juga ayat-ayat 8-16.

1. Pengetahuan Indera

Semua pengetahuan yang datang dari manusia datang padanya melalui lima inderanya. Penglihatan, pendengaran, alat perasa, pembauan dan alat peraba. Indera pengetahuan ini adalah ilmu pengetahuan yang sangat terbatas yang digambarkan sebagai “hikmat manusia”.

2. Pengetahuan Pewahyuan

Pengetahuan ini tidak didasarkan pada lima indera atau atas alat-alat alami, tetapi atas suatu sumber yang lain – KEBENARAN dari Firman Allah. Kebenaran ini diterima melewati roh seseorang dan digambarkan sebagai “Hikmat Allah”, “Kami hidup oleh iman bukan oleh penglihatan” (2 Kor 5:7)

C. Dasar Dari Iman

Dasar untuk memiliki iman dalam Allah dibagi dalam tiga realita yang penting :

1. Sifat Allah

“Sebab ketika Allah memberikan janjiNya pada Abraham, Ia bersumpah demi DiriNya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari DiriNya” (Ibr 6:13).

a. Dia tak dapat berubah, “Aku adalah Tuhan yang tidak berubah….” (Mal 3:6) lih. Yakobus 1:17

b. Dia tidak mungkin gagal, “Aku tahu bahwa engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencanaMu yang gagal” (Ayb 42:2) lih. 1 Tawarikh 28:20.

c. Dia tidak dapat berdusta:”Allah bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta, bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia ber-Firman dan tidak melakukan Nya atau berbicara dan tidak menepatinya?”(Bil 23:19) lih. Titus 1:2

2. Pekerjaan Penebusan Dari Anak Allah

“Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju pada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu pada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan tahta Allah”(Ibr 12:2).

Kristus telah menjadi sumber dari iman kita dalam Allah, fakta kematian-Nya memberi tempat berpijak bagi iman kita.

“….Kristus Yesus…. Yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita”(1 Kor 1:30). lih Roma 5:1-2.

3. Firman Allah

“Langit dan bumi akan berlalu tetapi perkataanKu tidak akan berlalu”(Mat 24:35).lih. Yesaya 40:8

“Lalu Firman Tuhan kepadaku:“….Aku siap sedia untuk melaksanakan FirmanKu” (Yer 1:12).

FirmanNya berdiri teguh selamanya. Iman datang ketika Allah memberikan FirmanNya yang tertentu, keluar dari semua yang pernah dikatakanNya – langsung pada kita dalam keadaan sedemikian Firman Allah itu datang dengan hidup kepada kita dan melepaskan iman kita.

D. Bagaimana Iman Itu Bekerja.

Dasar dari Iman (Rom 3:27) adalah untuk secara terus menerus mengerjakan kehidupan kita bagaimanapun keadaan kita (Lihat 2 Kor 5:7, Yak 1:5-6). Iman bekerja dengan cara sedemikian:

1.Allah yang memberi kita iman

“Sebab didalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak iman dan yang memimpin kepada iman seperti ada tertulis:Orang Benar akan hidup oleh iman (imanNya)” (Bandingkan Rm 1:17 dan Hab 2:4 terjemahan NIV)

Orang benar akan hidup oleh imanNya berarti iman yang Dia berikan bagi kita sebagai suatu pemberian.

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu (iman) bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah…”(Ef 2:8-9)

“…. Sesuai seperti bagaimana Allah mengaruniai iman kepada setiap orang”(Rm 12:3)

2. Iman datang dari mendengar Firman Tuhan

Pertama-tama, Allah mendorong kita dengan menyampaikan “Firman” yang sesuai dengan keadaan di sekeliling kita. Ini datang ketika anda membaca Alkitab atau ketika mendengarkan suara Roh Kudus di dalam roh anda.

“…jadi iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh Firman Kristus”(Rm 10:17). Lihat juga Kejadian 15:3-5; 17:15-21; Yosua 1:8.

3. Ketaatan pada Firman

Agar iman bekerja pada situasi kita, kita harus mentaati Firman Tuhan. Iman itu aktif bukan pasif. Kebanyakan janji-janji Allah mempunyai syarat. Ia akan melakukan apa yang menjadi bagianNya, apabila kita melakukan apa yang menjadi bagian kita.

“Demikian juga halnya dengan iman, jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati”(Yak 2:17).Lihat juga pasal 1:22-25; Kejadian 15:6; Matius 7:24-27

4. Saat ujian atau “ujian bagi iman kita”

Ini adalah masa dari ujian. Semua yang terjadi di sekeliling kita tampaknya berlawanan dengan apa yang Tuhan telah katakan. Dan tampaknya tidak ada kejadian-kejadian yang seperti kita imani. Pada saat ini iman kita benar-benar tergantung seluruhnya pada Firman Tuhan (apa yang telah dikatakanNya kepada kita).

“Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.

“Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurniaan imanmu – yang jauh lebih tinggi nilainya daripada emas yang fana, yang diuji kemurniaanya dengan api, sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diriNya”(1 ptr 1:6, 7). Lihat juga Roma 4:16-21; Mazmur 105:17-19.

Didalam iman kita membuang diri kita di atas KESETIAANNYA. Pada saat saat kita penuh dengan pencobaan dan kebimbangan, Allah adalah setia dan tidak akan meninggalkan kita.

“Jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diriNya” (2 Tim 2:13).

Dia setia pada Tomas dan Petrus pada saat iman mereka diuji.Yesus tidak meninggalkan mereka. “Dia sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Dia sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau” (Ibr 13:5).

5. Hasil Dari Iman

Hasil akhir dari Iman adalah selalu kemenangan pada pihak orang-orang beriman yang memberi kemulian pada Allah (Lihat juga Yakobus 1:2-4, 12; Kejadian 21:1-3; Mazmur 105:19-22; Kisah Rasul 3:16; Ibrani 6:13-15).

“… sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang telah mengalahkan dunia, iman kita”(1 Yoh 5:4)

IKRAR SAYA

HARI INI SAYA MEMUTUSKAN UNTUK HIDUP DALAM IMAN DAN MENGHARAP ALLAH DALAM SEMUA SEGI KEHIDUPAN SAYA. SAYA MENGAKUI BAHWA SEMUA KEBUTUHAN SAYA SAMA SEKALI TERGANTUNG PADA ALLAH YANG MERUPAKAN PEKERJAAN IMAN. DALAM PROBLEMA-PROBLEMA, TANTANGAN-TANTANGAN DAN KESUKARAN – KESUKARAN SAYA AKAN BERSANDAR SEPENUHNYA PADA KESETIAANNYA. APA SAJA YANG DILAKUKAN ALLAH ADALAH KEMURAHANNYA – KUASA YANG MEMUNGKINKAN SEGALA SESUATU. SAYA AKAN MENGAJAR ORANG LAIN UNTUK JUGA BERSANDAR PADA KESETIAAN ALLAH DAN BERJALAN DALAM IMAN DI DALAM ALLAH.

BAB 10

KASIH KARUNIA

“Dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus dan mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah”(Kis 4:33).

“Dari Atalia berlayarlah mereka ke Antiokia; di tempat itulah mereka dahulu diserahkan kepada kasih karunia Allah untuk memulai pekerjaan, yang telah mereka selesaikan”(Kis 14:26).

Mengapa kasih karunia Allah begitu penting dalam kehidupan gereja mula-mula? Mengapa Gereja di Antiokia berdoa bahwa KASIH KARUNIA Allah berada dalam Paulus dan Barnabas, dan kemudian dalam Paulus dan Silas, ketika mereka memulai perjalanan misi mereka?

A. Arti Dari Kasih Karunia

Arti yang umum dari “Kasih Karunia” adalah “Kebaikan Allah yang tanpa pamrih” dengan kata lain walaupun kami adalah orang-orang berdosa yang sebenarnya harus dihukum, Allah memandang kami dalam KasihNya dan mengampuni kami. Namun inipun hanya setengah dari arti sesungguhnya. Kasih karunia juga berarti “Kuasa Allah yang memberi kemampuan”.

“Dan Ia Tuhan kita Yesus Kristus, dan Allah, Bapa kita yang dalam kasih karuniaNya telah mengasihi kita dan yang telah menganugerahkan penghiburan abadi dan pengharapan baik kepada kita, kiranya menghibur dan menguatkan hatimu dalam pekerjaan dan perkataan yang baik”(2 Tes 2:16-17).

Kasih karuniaNya tidak hanya membuat kita dapat diterima sebagai keluarga Allah, tetapi juga memberi kita kuasa yang kita perlukan untuk hidup dalam kehidupan kekristenan kita. Ada 2 ayat yang menunjukan dua aspek kasih karunia dari Allah itu dalam setiap orang beriman :

1. Kebaikan Allah Yang Tanpa Pamrih

“Sebab karena kasih karunia (kasih karunia Allah yang tanpa pamrih) kamu diselamatkan oleh iman – itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah itu bukan hasil pekerjaanmu; jangan ada orang yang memegahkan diri”(Ef 2:8, 9).

2.Kekuatan Allah Yang Memberi Kemampuan

“Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anakNya, sesuai dengan kerelaan kehendakNya, supaya terpujilah kasih karuniaNya, (kekuatan yang mempunyai kemampuan) yang mulia, yang dikaruniakanNya kepada kita di dalam Dia yang dikasihiNya”(Ef 1:5-6). Baca juga seluruh pasal yang menggambarkan semua yang kita terima karena kasih karunia (oleh kuasanya yang mempunyai kemampuan).

Di dalam keselamatan, bukan saja kebaikan Allah yang tanpa pamrih itu saja dinyatakan (dimana kita menerima pengampunan dosa dan pemulihan hubungan dengan Dia sekalipun kita sebenarnya tidak berhak menerimanya), tetapi juga kuasa Allah yang mempunyai kemampuan itu dinyatakan karena hanya oleh kuasaNya itu kita dapat diubahkan.

“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus dia adalah ciptaan baru, yang lama sudah berlalu sesungguhnya yang baru sudah datang!”(2 Kor 5:17).

Dasar dari kasih karunia ini terus menerus menyertai perjalanan kita dengan Allah. Di dalam segala keadaan di kehidupan kekristenan kita adalah kasih karunia Allah yang menyebabkan kita bertumbuh dan menjadi kuat, kuasa Allah yang mempunyai kemampuan itu diberikan pada kita tanpa imbalan apa-apa dari pihak kita.

“….bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita Yesus Kristus…” (2 Ptr 3:18).

B. Kasih Karunia Yang Diberikan Pada Pahlawan-Pahlawan Iman

Kekuatan kerja dari kasih karunia ini dinyatakan dalam kehidupan orang-orang laki-laki dan perempuan dalam seluruh Alkitab. Setiap Pahlawan iman memulai perjalanannya dengan Allah karena menyadari ketidakmampuannya dan kelemahannya.

Hanya karena membiarkan kasih karunia Allah – kekuatanNya yang mempunyai kemampuan – untuk bekerja dalam kehidupannya, pahlawan-pahlawan iman itu mampu untuk menjadi orang yang dikehendaki Allah untuk memenuhi rencana dan Tujuan Allah dalam hidupnya.

C. Kasih Karunia Di Dalam Kehidupan Musa

Bacalah Keluaran 3:11-13; 4:1-13. Perintah yang Allah berikan kepada Musa bukanlah tugas yang ringan baginya. Mesir saat itu dikuasai oleh kekaisaran. Bangsa itu adalah bangsa yang jahat dan Firaun pemimpin yang berjiwa setan itu memegang tampuk pemerintahan dan mengaku dirinya kudus. Setiap bangsa hidup dalam ketakutan pada Firaun.

Ketika Allah memberitahu Musa untuk pergi ke Mesir dan memberitahu Firaun untuk membebaskan tiga juta bangsanya dari perbudakan, dengan segera Musa memberikan jawabannya yang menyatakan kelemahan dan ketidakmampuannya – sebagai berikut :

Kel 3:11:“Siapakah aku?”

Kel 3:13:“Siapakah Engkau ya Tuhan?

Kel 4:1:“Mereka tidak akan percaya kepadaKu!”.

Kel 4:10: “Aku ini tidak pandai berbicara!

Kel 4:13: “Utuslah kiranya orang lain ya Tuhan!”

Tetapi dengan kasih karunia Tuhan, Musa pergi juga ke mesir dan dengan tanda-tanda dan mujizat-mujizat ia membawa bangsa Israel keluar seperti yang dikatakan Tuhan kepadanya.

D. Kasih karunia didalam kehidupan Gideon

Bacalah Hak-hak 6:1-24, panggilan Allah datang pada Gideon untuk melepaskan umatNya dari kekuasaan tentara Midian. Untuk bertahun-tahun lamanya umat Israel hanya mengalami kekalahan. Jawaban Gideon kepada Allah dapat kita baca pada ayat 13, yang menunjukkan ketidakpercayaannya pada mulanya:

“Ah Tuhanku, jika Tuhan menyertai kami, mengapa semuanya ini menimpa kami? dimanakah segala perbuatan-perbuatanNya yang ajaib yang diceritakan oleh nenek moyang kami kepada kami; ketika mereka berkata:bukankah Tuhan telah menuntun kita keluar dari Mesir? tetapi sekarang Tuhan membuang kami dan menyerahkan kami kedalam cengkeraman orang Midian”.

Malahan ketika Tuhan memberi dia semangat dan berjanji untuk menyertainya, Gideon menjawab:“Ah Tuhanku, dengan apakah akan kuselamatkan orang Israel, ketahuilah kaumku adalah yang paling kecil dari suku Manasye dan akupun seorang yang paling muda diantara kaum keluargaku! (Lihat ayat 15).

Walaupun Gideon merasa takut dan tidak mampu, namun dengan kasih karunia Allah (kekuatannya yang mempunyai kemampuan) Gideon menyelamatkan Orang Israel.dan dia melakukannya hanya dengan pasukan yang kecil. Kasih karunia telah membuat sesuatu yang berbeda.

E. Kasih Karunia Didalam Kehidupan Rasul Paulus

Baca Kis 15 :40, sebelum Paulus dan Silas memulai perjalanan misinya bersama. Gereja di Antiokhia berdoa untuk mereka dan “menyerahkan(mereka)…kedalam kasih karunia Tuhan”, untuk pekerjaan yang didepan mereka. Bacalah keterangan Paulus tentang pengalamannya dalam 2 Kor 11:22-23, anda akan mengerti mengapa ia pertama-tama diserahkan kepada kasih karunia Allah. Ia memerlukannya untuk bertahan hidup. Jawaban Tuhan pada pengakuan Paulus tentang kelemahannya adalah juga janjiNya kepada kita :

“…..Cukuplah kiranya kasih KaruniaKu bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasaKu menjadi sempurna….” (2 Kor 12:9)

F. Bagaimana Kasih Karunianya Dilepaskan Dalam Kehidupan Kita

Dalam persekutuan kita dengan Allah selama kita berjalan dengan Dia setiap hari-kita akan terus-menerus menemui keadaan-keadaan Allah adalah untuk mempercayai FirmanNya, kita menyatakan kepercayaan kita melalui ketaatan.

Ini membuktikan bahwa kita mempercayai apapun yang Firman Allah katakan, bagaimanapun keadaan sekeliling kita. Dan jawaban Allah atas sikap iman kita adalah kasih karuniaNya, kemampuanNya yang memberi kita kemenangan dalam tiap keadaan.

G. Dua Janji-Janji Yang Penting

1. Kita mempunyai keberanian untuk menghampiri tahta kasih karuniaNya

“Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri tahta kasih karunia supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia (kemampuan yang suci ) untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya”(Ibr 4:16)

2. Allah itu mampu

“Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan didalam segala sesuatu dan malah berkelebihan didalam pelbagai kebajikan” (2 Kor 9:8).

IKRAR SAYA

HARI INI SAYA MEMUTUSKAN UNTUK MENERIMA KASIH KARUNIA ALLAH, KEKUATANNYA YANG BESAR, DALAM TIAP SEGI DAN PROBLEMA-PROBLEMA YANG TIMBUL DALAM HIDUP SAYA, DAN MENGAJAR ORANG LAIN UNTUK MELAKUKAN HAL YANG SAMA.

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.