21 January 2011 - Bahan Komsel

Bahan komsel 21 januari 2011



RAHASIA UNTUK  MENERIMA BERKAT, KEMENANGAN DAN  PENUAIAN

NATS              : KELUARAN 20:12

PENDAHULUAN

Memasuki tahun 2011, Tuhan sudah memberikan petunjuknya untuk kita taati yaitu hidup dalam perdamaian dan kerukunan , hidup dengan respon yang benar dan hidup dengan percaya kepada Allah dan FirmanNya. Minggu lalu kita sudah belajar mengenal berkat Allah. Allah menghendaki semua bangsa menerima berkat. Allah menghendaki setiap orang dimuka bumi ini menerima berkatNya. Allah memelihara roh, jiwa dan tubuh kita,anak-anakNya sampai Yesus datang yang kedua kali. Semua berkatNya telah tersedia bagi kita, hendaknya kita jangan pernah meragukan pemeliharaanNya.

Saat ini kita akan belajar  untuk menerima berkat Allah, hidup berkemenangan dan menjadi penuai yang dipakai oleh Allah.

RAHASIANYA  ADALAH : PERHATIKAN HUBUNGAN DENGAN ORANG TUA KITA

Kitab Keluaran mencantumkan bagaimana Allah memberikan  10 Perintah kepada Musa  di Gunung Sinai. Dan dari 10 Perintah itu diuraikan secara rinci bagaimana seharusnya kita berperilaku dalam membangun Hubungan dengan Allah dan hubungan dengan Sesama Manusia. Tuhan Yesus menyimpulkan ke 10 Perintah Allah ini dengan dua (2) kalimat yang sangat hebat yaitu Mengasihi Allah dan Mengasihi Sesama manusia.

Mat 22:36  “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?

Mat 22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Mat 22:38  Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Mat 22:39  Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Mat 22:40  Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Kehidupan  yang kita jalani di bumi ditentukan oleh:

1.      Bagaimana kita membangun Hubungan dengan Allah

2.      Bagaimana kita membangun Hubungan dengan Sesama Manusia.

Pola hubungan dalam Perjanjian Lama  :

Manusia dengan segala kekuatannya berupaya untuk mengasihi Allah dan Sesama, dan sejarah Alkitab mencatat semua manusia gagal.

Pola hubungan dalam Perjanjian baru :

Yesus kristus telah mati dan bangkit untuk melakukan semua dalam pola perjanjian lama dan Dia berhasil.

Keberhasilannya dilimpahkan kepada kita yang percaya agar kita mempunyai hubungan dengan Allah dan Sesama manusia.

Rasul Yohanes oleh tuntunan Roh Kudus menyatakan kebenaran ini:

1Yoh. 4:19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

Kita mengasihi Allah karena Allah lebih dahulu yang mengasihi kita.

Kita mengasihi sesama manusia karena Allah telah lebih dahulu mengasihi kita.

Sebelum kita mengenal berbagai hubungan, kita telah belajar mengenal hubungan untuk pertama kalinya melalui orang tua kita.

PERHATIKAN HAL-HAL INI :

ORANG TUA           ——–                        KAMU          ———-                          ORANG TUA

———-                          KAKAK-ADIK

———-                          TUHAN

———-                          TEMAN-MASYARAKAT

———-                          KEKASIH

———-                         PASANGAN NIKAH

———-                        PENDETA

———-                       REKAN BISNIS-KERJA

Seluruh hubungan yang akan kita bangun  baik dengan Tuhan dan sesama manusia, dapat diwarnai oleh cara kita membangun hubungan dengan orang tua kita. Allah memerintahkan kepada kita sebagai anak-anak untuk menghormati orang tua kita.

Keluaran 20:12 Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

Efesus 6:1  Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.

Efesus 6:2 Hormatilah ayahmu dan ibumu–ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji

ini:

Efesus 6:3  supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.

Orang tua berada dalam posisi antara seorang anak  dan Tuhan.  Tuhan memberikan otoritas kepada orang tua untuk mendidik anak-anaknya.

Jika ada anak yang memukul orang tua, maka…………………………. ( Keluaran  21:15 )

Jika ada anak yang mengutuki orang tua , maka ………………………( Keluaran 21:17 )

Jika ada anak yang keras hati dan membangkang  kepada orang tua, maka……………….. ( Ulangan 21:18-21 )

Ketika kita tidak bisa menghormati dan menghargai orang tua kita, maka kita tidak akan bisa menghargai dan menghormati semua hubungan yang lain.

Kata “ hormatilah “ mempunyai arti “ memberi penilaian yang tinggi “.

Menghormati dan menghargai adalah 2 kata yang mempunyai makna yang sama yaitu memberi nilai yang tinggi hati yang terdalam, pikiran , perasaan dan kata-kata serta sikap. Penghormatan atau Penghargaan diberikan kepada orang tua bukan berdasarkan atas  apa yang telah mereka perbuat, melainkan karena siapa mereka. Menghormati orang tua itu bukan sebuah tradisi atau budaya  , melainkan sebuah perintah Allah . (high estimation). Penilaian ini melibatkan semua kehidupan manusia mulai dari

Tuhan memberikan suatu peringatan akan bahaya menjadi terkena kutuk, jika  kita tidak  menghormati atau memandang rendah orang tua. Kutuk adalah kuasa yang bekerja untuk melawan.menentang, menghalangi sehingga apa saja yang kita berbuat tidak ada yang berhasil atau tidak sepenuhnya berhasil.

Ulangan  27:16 Terkutuklah orang yang memandang rendah ibu dan bapanya. Dan seluruh bangsa itu haruslah berkata: Amin!

Amsal  23:22 Dengarkanlah ayahmu yang memperanakkan engkau, dan janganlah menghina ibumu kalau ia sudah tua.

Amsal  30:17 Mata yang mengolok-olok ( mencemooh ) ayah, dan enggan mendengarkan ibu akan dipatuk gagak lembah dan dimakan anak rajawali.

S1 = SEMBAH PUJI & DOA SYAFAAT

SEMBAH PUJI ( 20 MENIT )

  1. Ku kasihi kau dengan kasih Tuhan
  2. Aku mengasihi Engkau Yesus (ku renungkan firmanMu)
  3. Mengasihi…mengasihi lebih sungguh

DOA SYAFAAT ( 10 MENIT )

Pemimpin doa mengajak, menggerakan & memimpin serta memberi aba-aba kepada anggota kelompok sel untuk berdoa syafaat bersama-sama.

  1. Supaya setiap jemaat mempraktekkan kasih Allah
  2. Tahun 2011 : Tahun berkat, tahun kemenangan dan tahun penuaian. Agar setiap jemaat mengalaminya di tahun 2011
  3. Doakan gerakan “BACA ALKITAB 1 TAHUN SELESAI”, agar setiap jemaat melakukannya dengan sungguh-sungguh.
  4. Gembala sidang Pdt.Wilan dan keluarga
  5. Seluruh pelayan Tuhan GBI ELSHADDAI agar senantiasa memiliki roh yang menyala-nyala dan kesatuan hati.
  6. Pemerintah, bangsa dan negara Indonesia dan Kalimantan Barat.
  7. Renovasi gedung gereja tahap akhir (tampak depan) supaya selesai tepat waktu dan jadi berkat serta panitia pembangunan
  8. Jiwa-jiwa baru yang hadir di setiap ibadah raya, agar mereka tetap setia dan bertumbuh di dalam Yesus Kristus


S2 = SUASANA / ICE BREAKER  ( 10 MENIT )

Bahan: beberapa lembar kertas  yang bertuliskan kalimat yang perlu dibacakan.

Cara bermain : Setiap orang yang hadir secara bergiliran membacakan satu kalimat yang sudah disiapkan sebelumnya; tidak ada seorangpun yang boleh mengetahui bunyi kalimat tersebut (kecuali pemimpin ice breaker, dan yang mendapat giliran)

Panjang kalimat: 5-6 kata.

Aturan main: seorang membacarakan kalimat dengan menunjukkan giginya, barisan gigi atas dan bawah bertemu, mulut terbuka, bibir tidak diperkenankan ikut bergerak saat kalimat dibacakan. Anggota lainnya menebak bunyi kalimat yang dimaksud. Bila bunyi kalimat sudah diketahui secara tepat, barulah berpindah kepada anggota berikutnya untuk membacakan kalimat berikutnya, persis dengan aturan main yang sama.

Tujuan : Betapa pentingnya komunikasi yang jelas. Namun walaupun banyak orang sudah memahami pentingnya komunikasi, acapkali kita menyepelekan penghalang komunikasi .  Komunikasi antar anggota komsel,keluarga  maupun komunikasi antara kita dengan Tuhan perlu dipelihara agar berkat Tuhan yang telah tersedia, tidak terhalang. Betapa indahnya hidup ini bila komunikasi benar-benar terpelihara.

S3 = SHARING APLIKASI FIRMAN TUHAN ( 45 – 50 MENIT )

GOL : Semua yang hadir melakukan dan mengalami kebenaran Firman Tuhan

I.                   Pertanyaan : Apakah sudah membaca “ALKITAB 1 TAHUN SELESAI” dengan tekun dan sungguh-sungguh

II.                Pertanyaan : Apa tema khotbah dan pelajaran-pelajaran yang disampaikan minggu lalu ?

III.             Pertanyaan : Siapa yang sudah melakukan dan mengalami anugerah setelah melakukan Firman Tuhan ini ?

  • Anggota yang sudah melakukan dan mengalami anugerah setelah melakukan Firman tersebut diminta untuk bersaksi satu-persatu. (Kalau ternyata tidak ada anggota yang sudah melakukan dan mengalami anugerah setelah melakukan firman tersebut, maka pemimpin aplikasi Firman dan pemimpin kelompok sel (PKS) yang bersaksi maka, inilah pentingnya pemimpin aplikasi Firman dan PKS sebelumnya sudah sungguh-sungguh melakukan firman Tuhan yang sudah disharingkan).
  • Lalu pakailah kesaksian-kesaksian itu untuk :

1.      Meneguhkah Firman Tuhan

2.      Menunjukkan faedahnya melakukan Firman Tuhan

3.      Menanyakan bagaimana caranya mereka bisa melakukan firman Tuhan tersebut

4.      Mendorong semua yang hadir melakukan firman Tuhan sehingga semua mendapat anugerah

S4 = SASARAN RENCANA ( 15 MENIT )

  • Dilakukan oleh PKS tujuannya mengevaluasi dan merencanakan pertemuan dan pembagian tugas dalam kelompok sel yang akan datang.
  • Mengingatkan kepada setiap anggota kelompok Sel agar membaca ALKITAB 1 TAHUN SELESAI.

DOA PENUTUP ( 5 MENIT )

  • Sebelum doa penutup, dapat dilakukan terlebih dahulu doa persembahan.
  • Sesi doa penutup dapat juga dimasukkan doa permohonan ( pergumulan anggota komsel )






 

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.