9 October 2012 - Khotbah

BELIEVING IS POSSESING

Markus 11:22-24

PENDAHULUAN

Tuhan sudah mengajari kita tentang rumah doa bagi segala bangsa dan kita juga sudah menerima pengajaran untuk menerima kunci doa yang berhasil.

Dari kedua kebenaran diatas, dapat kita ambil intisarinya sebagai berikut :

  1. Orang yang percaya kepada Yesus adalah Bait Allah dan dirancang oleh Tuhan untuk menjadi rumah doa
  2. Doa-doa orang-orang kudus sangat penting karena peristiwa-peristiwa baik akan terjadi di bumi melalui doa-doa orang-orang kudus
  3. Keintiman doa diawali dengan hubungan yang jelas dan benar yaitu hubungan Bapa dan anak, dimana hubungan itu di dasari oleh kasih dan unsur percaya.

Saat ini kita belajar lagi tentang menjadi rumah doa.

ADA 2 KEBENARAN YANG KITA TERIMA BAGAIMANA MENJADI RUMAH DOA

KEBENARAN YANG PERTAMA ADALAH TUHAN MELIHAT ORANGNYA

Rasul Yakobus oleh ilham Roh Kudus memberitahukan tentang kedahsyatan doa  dan manfaatnya  dari sebuah doa yang terjawab.

Yak.5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Doa yang dijawab akan mendatang kuasa yang sangat besar. Dalam terjemahan IRV, dikatakan : “ The prayer of a righteous person is powerful and effective ” .

Rasul Yakobus menegaskan bahwa Sebuah doa akan menjadi powerful ( penuh kuasa ) dan efektiv ( berdaya guna atau hasilnya maksimal ) , sangat ditentukan oleh status orang yang menaikkan doa tersebut.

Firman Tuhan menegaskan dengan sejelas-jelasnya yaitu DOA ORANG BENAR

Dari ayat ini kita mendapatkan 2 pengertian :

  1. Orang Benar yang berdoa
  2. Hasil Doa Orang benar sangat powerful dan efektiv.

MILIKILAH  POSISI YANG BENAR DIHADAPAN ALLAH SEBELUM BERDOA

1. Mengaku dosa pribadi di hadapan Tuhan

Mat 6:12  dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;

2. Mengampuni orang lain

Mar 11:25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di sorga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.”

3. Bereskan ganjalan di hati dan segera berdamai

Mat 5:23  Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,

Mat 5:24  tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.

Yak. 5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh.

4. Pertahankan hidup yang benar

1Tim. 2:8  Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.

KEBENARAN YANG KEDUA ADALAH BELIEVING SI POSSESING

Yak. 5:15 Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.

Yak.5:16 Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

Rasul Yakobus memberikan dasar untuk kita berdoa yaitu kalau kita ingin berdoa, doa- doa itu harus lahir (muncul,didasari ) dari iman.

Iman membuat kita berkenan (diterima ) oleh Bapa.

Ibr.  11:1  Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Ibr.  11:6 Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.

Iman adalah rahasia keberhasilan doa

Yak. 1:6  Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.

Yak.1:7  Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.

Yak. 1:8  Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

Iman mengalahkan kebimbangan atau keraguan

Mar 11:22 Yesus menjawab mereka: “Percayalah kepada Allah!

Mar 11:23  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya.

Mar 11:24  Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.

Waktu kita berdoa

Ketika kita percaya kepada Firman Allah atau apa yang Bapa katakan, maka kita memiliki sesuatu dariNya.

Mengapa ? Karena Firman Allah , Jaminan dari Bapa bagi kita. Ketika  percaya kepada Firman Allah, kita harus yakin dan mengetahui dengan jelas bahwa apa yang kita yakini adalah kehendakNya. Ketika kita berdoa sesuai dengan kehendakNya di dalam nama Yesus, maka Yesus akan mengambil alih semua yang kita doakan, hal ini terjadi  disebabkan kepedulianNya kepada kita.

Perkataan-perkataan yang kita ucapkan dalam doa didalam nama Yesus, akan menjadi kenyataan. Pengakuan yang salah atau bertentangan dari apa yang kita doakan , akan membatalkan apa yang kita doakan. Dalam hati kita yang terdalam , tahu  bahwa Bapa di Surga sudah menyiapkan segala sesuatu bagi kita. Tidak peduli , apakah ada tanda-tanda atau tidak, tidak peduli kondisi yang sedang dihadapi, hati kita tahu dengan jelas bahwa sebenarnya semuanya sudah tersedia bagi kita.

Waktu kita dalam alam doa, doa harus disertai oleh sikap yang benar, yaitu sikap yang sepenuhnya percaya kepada Yesus. Doa harus didasari Firman Allah, sebab Bapa  bekerja sesuai dengan FirmanNya. Doa yang sesuai dengan FirmanNya akan melepaskan kuasa Allah.Oleh karena itu penuhi doa-doa kita dengan Firman Allah. Jadi doa dan membaca Firman Allah adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Kita tidak bisa hanya berdoa atau hanya membaca Firman Allah. Keduanya harus berjalan bersamaan. Hati kita harus berakar dan berdasar pada Firman Allah, sehingga apa yang Allah firmankan kepada kita, merupakan hal yang final atau pasti bagi kita. Waktu kita berdoa sesuai dengan FirmanNya, kita harus yakin dalam iman bahwa doa-doa kita didengar oleh Bapa. Dan jika Dia mendengar doa-doa kita yang sesuai kehendakNya, maka ini berarti sebuah jawaban yang pasti bagi kita sehingga , ayat dalam Markus 11:22-24,  menjadi kenyataan bagi kita.

 

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.