14 March 2012 - Khotbah

Berkat Dari Mengucap Syukur

BERKAT DARI MENGUCAP SYUKUR

Matius 15 : 30-36

PENDAHULUAN

Ketika Tuhan Yesus mengadakan mujizat pelipatgandaan dari 5 roti dan 2 ekor ikan, juga dengan 7 roti dan ikan-ikan kecil, Dia selalu mengawali peristiwa itu dengan mengucap syukur.

Mat 15:36 Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak.

Joh 6:9  “Di sini ada seorang anak, yang mempunyai lima roti jelai dan dua ikan; tetapi apakah artinya itu untuk orang sebanyak ini?”

Joh 6:10  Kata Yesus: “Suruhlah orang-orang itu duduk.” Adapun di tempat itu banyak rumput. Maka duduklah orang-orang itu, kira-kira lima ribu laki-laki banyaknya.

Joh 6:11  Lalu Yesus mengambil roti itu, mengucap syukur dan membagi-bagikannya kepada mereka yang duduk di situ, demikian juga dibuat-Nya dengan ikan-ikan itu, sebanyak yang mereka kehendaki.

Saat ini kita akan belajar firman Tuhan untuk mendapatkan berkat dari mengucap syukur.

KATA KUNCI : 3 BERKAT DARI MENGUCAP SYUKUR

BERKAT YANG PERTAMA : MENGUCAP SYUKUR MERUPAKAN PINTU GERBANG UNTUK MASUK DALAM PERSEKUTUAN DENGAN TUHAN

Maz. 100:4  Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya!

Kata “ Nyanyian Syukur “ ditulis dengan kata “ TOWDAH

Towdah, kata dasar: Toda–Korban syukur yang dinaikkan oleh orang-orang Israel. Kata

ini diturunkan dari kata” Yadah “, yang berhubungan dengan penggunaan tangan

sebagai ungkapan pengakuan, pemujaan dan pengorbanan. Kata ini dipergunakan

untuk: Mengucap syukur, menaikkan korban pujian sebagai tindakan iman, memberikan

pengakuan. Bentuk pujian ini harus dinaikkan dengan sukacita walaupun situasi dan

kondisi tidak mengajak untuk bersukacita, yang penting adalah kita mau

melakukannya. (Mazmur 42:5, Mazmur 50:23, Mazmur 69:31-32, Mazmur 100:4,

Mazmur 107:22, Yesaya 51:3, II Tawarikh 29:31)

Kata “ Puji-pujian “ ditulis dengan kata “ TEHILAH”

Tehilah artinya penyanjungan,sebuah kidung pujian yang selayaknya karena kebaikan-

kebaikan. Menyanyi dengan luapan sukacita. Konteksnya meluap-luap. Dalam PL

sebanyak 57x, Maz.40:3; 22:4,33:1

Kata “ Bersyukurlah “ ditulis dengan kata “ YADAH

Yadah artinya bersyukur atau memuji,pujian. Mengakui, berterima kasih.

Mengungkapkan suatu tindakan rasa syukur dan terima kasih yang keluar dari hati.

Maz.111;1, 42:5,20:1<43:4

Kata “ Pujilah namaNya “ ditulis dengan kata BARAK “

Barak, kata dasar: Barak-berkat. Kata ini dipergunakan untuk: Menyanjung, memberi

hormat, memberkati, memuji, merayakan, memuja, mengakui Allah sebagai sumber

berkat, mengakui Allah sebagi sumber kuasa. Bentuk pujian ini menyatakan suatu sikap

penghormatan dan keheningan di hadapan Allah. Tidak ada pernyataan dalam kata ini

tentang ekspresi vokal ataupun ucapan. (Mazmur 103:1-2, Mazmur 103:20-23)

MEMBUKA PINTU GERBANG TUHAN

Maz. 118:19  Bukakanlah aku pintu gerbang kebenaran, aku hendak masuk ke dalamnya, hendak mengucap syukur kepada TUHAN.

Maz. 118:20  Inilah pintu gerbang TUHAN, orang-orang benar akan masuk ke dalamnya.

Mengucap syukur adalah langkah awal untuk masuk kedalam persekutuan dengan Tuhan Yesus.

Kol_3:17  Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.

Ucapkanlah syukur kepada Tuhan atas :

  1. 1. Perkawinan kita ( Suami atau Istri kita )
  2. 2. Anak-anak dalam keluarga kita
  3. 3. Pemimpin rohani ( Ketua komsel, Gembala )
  4. 4. Pelayanan yang Tuhan percayakan
  5. 5. Usaha, Bisnis atau Toko kita
  6. 6. Kota, Bangsa dan Negara kita, atas masyarakat.
  7. 7. Apa saja.

BERKAT YANG KEDUA : MENGUCAP SYUKUR MENGARAHKAN KITA SELALU FOKUS PADA TUHAN

TIPU DAYA IBLIS MEMBUAT FOKUS MENJADI BURAM

Iblis mengunakan segala metode dan strateginya, agar hati dan mata kita tidak selalu tertuju kepada Tuhan Yesus.

Iblis dengan tipu dayanya menipu kita supaya kita berfokus hanya kepada diri kita sendiri atau kepada masalah-masalah kita.

Ketika kita berfokus pada diri sendiri dan masalah-masalah kita, kita tidak dapat melihat Tuhan dan kondisi ini akan membuat kita mudah menggerutu atau mengeluh atau bersungut-sungut. Iman kita cenderung menurun dan kita menjadi orang yang tidak percaya akan kuasa Tuhan. Kita menjadi lemah dan mudah putus asa.

BERSUNGUT-SUNGUT

1KoR._10:10 Dan janganlah bersungut-sungut, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka dibinasakan oleh malaikat maut.

FILIPI _2:14 Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,

MENGUCAP SYUKUR ADALAH KUNCI UNTUK SELALU FOKUS KEPADA TUHAN

FOKUS PADA TUHAN

Luk 9:62 Tetapi Yesus berkata: “Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.”

Fil. 3:13  Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku,

Fil. 3:14  dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Fil. 1:21  Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.

Rasul Paulus dalam kitab Ibrani mengajarkan kepada kita untuk selalu melihat kepada Tuhan Yesus.

Ibrani  12:1  Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

Ibrani 12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

Ibrani 12:3  Ingatlah selalu akan Dia, yang tekun menanggung bantahan yang sehebat itu terhadap diri-Nya dari pihak orang-orang berdosa, supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa.

Mengucap syukur akan memberikan kita kekuatan dalam menghadapi tipu muslihat iblis dan kita menang.

BERKAT YANG KETIGA : MENAMBAH KEKUATAN

MENGUCAP SYUKUR ARTINYA :

  1. Kita menyerahkan segalanya termasuk masalah-masalah yang kita alami kepada Tuhan
  2. Inilah cara kita untuk berserah sepenuhnya kepada Tuhan
  3. Pernyataan bahwa Tuhan ,saya mau dibentuk dan diproses dengan caraMu
  4. Mengijinkan kuasa Tuhan beekrja untuk mengubah hidupku
  5. Keputusan untuk menanggalkan segala keinginan dan menerima atas apa yang terjadi, bahkan dalam keadaan yang paling buruk sekalipun.

Neh 8:10 (8-11) …Jangan kamu bersusah hati, sebab sukacita karena TUHAN itulah perlindunganmu!”

Neh 8:10 …And do not be sorry, for the joy of Jehovah is your strength.

Neh 8:10 … Kegembiraan yang diberikan TUHAN kepada kalian akan menguatkan kalian.”

Sebagai manusia, kita membutuhkan kekuatan dari Tuhan dan kunci untuk mendapatkan kekuatan Tuhan , berasal dari hati yang bersukacita. Dan sukacita diperoleh dari hati yang selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

Ketika kita selalu bersikap untuk mengucap syukur kepada Tuhan dalam segala aspek kehidupan kita , yang sebenarnya sedang terjadi di dalam diri kita adalah Tuhan sedang mengalirkan kekuatanNya.

KUAT SETIAP HARI DENGAN MENGUCAP SYUKUR.

1Tes. 5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu

MENGUCAP SYUKUR ADALAH GAYA HIDUP KERAJAAN ALLAH

Ibrani_12:28  Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.

 

Komentar

Pdt. ELIA P. AMBARITA, M.Th - 2016-02-28 11:22:30
Sangat memberkati hidup dan pelayanan saya. Terimakasih banyak, Tuhan memberkati.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.