13 March 2013 -

BERLATIH INTIM DENGAN TUHAN YESUS

Bayangkan saat ini Yesus berjalan masuk ke ruangan Anda. Dia berjalan masuk dan kemudian berdiri tepat di depan Anda. Dia mengulurkan tangan-Nya dan meletakkannya melingkupi Anda dan kemudian menarik Anda mendekat kepada-Nya untuk memeluk Anda.

Matius 14:23  Dan setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas bukit untuk berdoa seorang diri. Ketika hari sudah malam, Ia sendirian di situ.

  1. Santai.
  2. Tenangkan pikiran Anda yang sibuk.
  3. Beristirahatlah dalam pelukan-Nya.
  4. Dengan lembut Dia menekankan wajah-Nya di wajah Anda dan kemudian berbisik lembut di telinga Anda, “Aku sangat mengasihi kamu. Tahukah kamu betapa Aku sangat bangga akan kamu? Aku mengasihi kamu lebih dari apa yang dapat kamu bayangkan. Sh-h-h. Tenanglah dan ketahuilah bahwa Aku mengasihi kamu.”
  5. Dengarkan Dia. Tunggulah sampai Anda merasakan ketenangan dalam hati. Mintalah Dia untuk mengatakan kata-kata personal, hanya untuk Anda. Dengar. Apakah Anda mendengarkan suara-Nya? Tetaplah disini, di tempat yang sepi dan tenang ini dan biarkan Dia mengekspresikan kasih-Nya.

Tetaplah disini, di tempat yang sepi dan tenang ini dan biarkan Dia mengekspresikan kasih-Nya.

Tunggu – sampai Anda tahu sudah waktunya untuk kembali ke aktifitas normal. Bersenang-senanglah dalam kasih-Nya. Jangan terburu-buru saat melakuka latihan ini.

Apakah Anda merasa nyaman dengan latihan yang saya gambarkan dalam paragraf diatas? Adalah sesuatu yang tidak alkitabiah tentang apa yang saya gambarkan? Apakah ada yang tidak benar tetang skenario diatas? Yesus memang mengasihi Anda seperti yang saya gambarkan. Dia memang memeluk Anda dengan tangan-Nya dan rindu mengekspresikan kasih-Nya kepada Anda dengan cara yang penuh arti. Saya tidak meminta Anda untuk berpura-pura, akan tetapi oleh iman melihat sesuatu yang nyata melalui mata pikiran Anda.

Jangan merasa tidak nyaman dengan keintiman semacam itu. Kadang para pria protes bahwa latihan semacam itu rasanya tidak alami buat mereka. Mereka memang benar. Hal ini tidak alamiah. Hal ini supranatural. Santai saja. Ini bukan permasalahan jenis kelamin. Ini adalah tentang belajar untuk santai dalam pelukan Bapa yang penih kasih dengan cara yang sama yang Anda rindukan bersama dengan bapa jasmani Anda saat Anda masih kecil. Sekalipun ada nilai-nilai budaya kontemporer, pria tidak kehilangan kebutuhan akan kasih sayang. Jika tidak nyaman bagi Anda, latihlah kesadaran hadirat kasih-Nya sampai hal itu menjadi suatu hal yang nyaman.

Bila secara umum Anda tidak melihat diri Anda sebagai orang penuh kasih, mintalah Roh Kudus untuk memperbarui pikiran Anda pada fakta bahwa Bapa Sorgawi Anda adalah Pribadi yang penuh kasih. Anda dapat belajar untuk menerima dari Dia, Anda akan didorong untuk menemukan betapa mudahnya bagi Anda untuk memberikannya pada orang lain, orang-orang yang telah begitu lama membutuhkan kasih sayang Anda.

Peter Youngren -As founder of World Impact Ministries, Celebration Bible College, Way of Peace and the Celebration Churches in Toronto, Hamilton and Niagara, Canada, Peter is committed to equipping believers to fulfill their purpose before the return of Jesus Christ.

Sumber : http://www.yhs.net

Komentar

timotius - 2013-09-16 09:02:17
terimakasih untuk artikelnya yang memberi inspirasi buat menuntun jemaat biar bisa semakin lagi ngerasa kehadiran Tuhan.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.