23 January 2011 - Khotbah

Khotbah Ibadah Minggu 23 Januari 2011


MEMATAHKAN KUTUK PENGHALANG BERKAT


Pendahuluan :


Dua minggu yang lalu kita telah diajarkan untuk mengenal berkat Allah. Ada berkat yang sifatnya kekal yaitu keselamatan, buah Roh Kudus, upah surgawi, dan hidup dalam kebenaran. Dan ada juga berkat yang bersifat sementara yaitu sandang, pangan, papan, kesehatan, keberhasilan dan sukses.

Bapa di surga rindu sekali untuk memberkati anak-anakNya. Kematian AnakNya yang tunggal yaitu Tuhan Yesus menjadi bukti bahwa Ia benar-benar ingin memberkati kita anak-anakNya. Itu sebabnya kita harus percaya kepada Yesus, karena Yesuslah penyalur/distributor satu-satunya berkat Allah dapat kita terima. Dia dialah sendiri berkat yang terbesar itu.

Minggu lalu kita diberitahu rahasia untuk menerima berkat Allah sehingga tahun ini menjadi tahun berkat, tahun kemenangan dan tahun penuaian yaitu lewat memperhatikan hubungan kita dengan orangtua kita. Sebab ada BERKAT waktu kita menghormati orang tua kita, tapi ada KUTUK waktu kita memandang rendah orangtua kita.

Kutuk menjadi penghalang untuk kita menerima berkat-berkat Allah. Kita akan belajar bagaimana mematahkan kuasa kutuk atas hidup kita.


I. Apakah kutuk ini ?

Kutuk ialah kuasa yang bekerja untuk melawan, mengahalangi, sehingga apa saja yang kita perbuat tidak ada yang berhasil atau tidak sepenuhnya berhasil. Dari kitab Ulangan 28:15-46 ada 7 pertanda adanya kutuk :

  1. Gangguan kejiwaan dan / atau emosional
  2. Penyakit menahun (kronis) atau kambuhan (terutama yang turun-temurun)
  3. Kemandulan (tidak bisa mendapatkan keturunan), sering mengalami keguguran kandungan
  4. Kehancuran rumah tangga dan keretakan hubungan dalam keluarga
  5. Selalu kekurangan uang
  6. Cenderung atau sering mengalami kecelakaan
  7. Sering terjadinya kasus bunuh diri atau kematian yang tak wajar atau mati muda dalam satu keluarga


II. Hal-hal yang mendatangkan kutuk

Sesungguhnya berkat atau kutuk tidak akan terjadi begitu saja dalam kehidupan kita tanpa adanya sebab.

Amsal 26:2 “seperti burung pipit mengirap dan burung layang-layang terbang, demikianlah kutuk tanpa alasan tidak akan kena”.

Jadi dibalik setiap kutuk yang menimpa seseorang pasti ada penyebabnya :


Terlibat penyembahan berhala dan okultisme (Kel.20:1-5; Ulangan 27:15)

Ada 2 dosa yang dikemukakan Tuhan dalam ayat Keluaran 20:1-5.

Pertama : dosa mengakui adanya “allah lain”

Allah tidak hanya ingin kita mengakui sebagai allah yang utama dan pertama, tapi juga tidak boleh ada allah yang lain dihadapanNya.

Kedua : dosa membuat replika untuk menggambarkan Tuhan, kemudian menyembah atau memuliakan benda tiruan.

Allah tidak ingin kita melakukan hal-hal tersebut, karena dibalik semua itu ada pekerjaan roh-roh jahat.

Ulangan 32:16-17  “Mereka membangkitkan cemburu-Nya dengan allah asing, mereka menimbulkan sakit hati-Nya dengan dewa kekejian, mereka mempersembahkan korban kepada roh-roh jahat yang bukan Allah, kepada allah yang tidak mereka kenal, allah baru yang belum lama timbul, yang kepadanya nenek moyangmu tidak gentar”.


Kitapun harus hati-hati terhadap perbuatan-perbuatan lain yang berada setingkat dibawah praktek penyembahan berhala, yang tidak terlihat jelas sebagai penyembah berhala tapi ada hubungannya dengan roh-roh jahat yang disebut dengan okultisme (Ulangan 18:10-12)


1. Pelanggaran moral dan etika (Ulangan 27:16)

  • Tidak menghormati orang tua
  • Segala bentuk penindasan dan ketidakadilan terutama ditujukan kepada pihak yang lemah dan tak berdaya
  • Segala bentuk hubungan sex yang tak sah dan melanggar kodrat.


2. Sikap Anti Yahudi

Kejadian 12:2-3 “Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat”


3. Mengandalkan manusia, kekuatan diri sendiri dan murtad

Yeremia 17:5 “Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!”


4. Merampok milik Tuhan

Maleakhi 3:9-10 “Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa! Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan”.

5. Ucapan orang yang berotoritas

Di seluruh alam semesta ini hanya terdapat satu sumber kekuasaan yang tertinggi, yaitu Allah pencipta tersendiri. Namun pada umumnya, Allah tak menjalankan kekuasaanNya secara langsung, sebab Ia telah mewakilkan kekuasaanNya pada orang-orang yang telah dipilihNya.

Otoritas atau kekuasaan yang bersifat mutlak hanya dimiliki Tuhan. Otoritas atau kekuasaan yang diwakilkan hanya berlaku untuk ruang lingkup tertentu. Dan orang-orang yang punya otoritas, mereka juga punya kemampuan untuk memberkati dan mengutuk.


6. Mengutuki diri sendiri dengan kata-kata yang sia-sia

Matius 12:36-37 “Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman. Karena menurut ucapanmu engkau akan dibenarkan, dan menurut ucapanmu pula engkau akan dihukum”


III. Cara dilepaskan dari kutuk.

Hanya satu dasar untuk kita boleh menerima kelepasan yaitu pada peristiwa kematian Yesus di kayu salib.

Galatia 3:13-14 “Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!” Yesus Kristus telah membuat ini, supaya di dalam Dia berkat Abraham sampai kepada bangsa-bangsa lain, sehingga oleh iman kita menerima Roh yang telah dijanjikan itu.”


  1. Ungkapkanlah (akuilah)iman dan kepercayaan anda akan Kristus dan pengorbanannya bagi Anda (Roma 10:9-10)
  2. Bertobatlah dari segala pemberontakan dan dosa anda
  3. Mintalah ampun atas semua dosa yang telah dilakukan (1 Yoh.1:9)
  4. Ampunilah semua orang yang pernah merugikan dan berbuat salah (Markus 11:26)
  5. Memutuskan semua hubungan dengan okultisme atau kuasa gelap dalam bentuk apapun dan membuang benda yang berhubungan dengan okultisme.


IV. Doa Pelepasan dari Kutuk

Tuhan Yesus Kristus, aku percaya bahwa Engkaulah Anak Allah dan jalan satu-satunya yang menuju kepada Allah dan bahwa Engkau telah mati di kayu salib untuk dosa-dosa yang kulakukan, namun kemudian bangkit kembali dari antara orang mati. Sekarang aku tidak akan memberontak dan berdosa lagi terhadap Engkau, dan aku berserah kepadaMu karena sesungguhnya Engkaulah Tuhanku.

Ku mengaku semua dosaku dihadapanMu dan kumohon pengampunanMu, terutama atas dosa-dosa yang menyebabkan diriku terkena kutuk yaitu…………..

Lepaskan diriku juga dari akibat-akibat dosa-dosa nenek moyangku di masa lalu. Aku memutuskan atas kemauanku sendiri untuk mengampuni semua orang yang pernah merugikanku atau menyakitiku seperti aku ingin Tuhan mengampuniku. Terutama sekali aku mengampuni……

Aku membatalkan dan memutuskan segala hubunganku dengan hal-hal yang bersifat mistik dan membuang benda-benda yang berhubungan dengan iblis atas hidupku.

Tuhan Yesus, aku percaya bahwa di kayu salib Engkaku telah menanggung segala kutuk yang mengikat diriku selama ini. Karena itu kuminta Engkau untuk melepaskan diriku dari segala kutuk yang mengikat kehidupanku, didalam namaMu, Tuhan Yesus Kristus.  Dengan iman aku menerima kelepasanku sekarang, dan kuucapkan terimakasih atas kelepasan tersebut.

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.