2 August 2011 - Khotbah

Nilai – nilai keluarga kristen yang bahagia (2)

TEMA             : KELUARGA KRISTEN YANG BAHAGIA

SUB TEMA    : NILAI – NILAI ILAHI ( lanjutan )

NATS              : 1 PETRUS 3:1-7 , 1 KORINTUS 7:1-5

Kita sudah belajar akan 3 Kebenaran yang menjadi kunci agar keluarga kita menjadi keluarga yang bahagia.

Kebenaran yang pertama adalah mengutamakan ketaatan yaitu tentang hirarki keluarga Kristen yang benar.

Kebenaran yang kedua adalah mengutamakan kecantikan batiniah yaitu tentang kelemahlembutan dan ketentraman yang sangat berguna dalam berkomunikasi.

Kebenaran yang ketiga adalah mengutamakan nilai-nilai Ilahi yaitu mengasihi pasangan kita dan berkomitmen pada pernikahan kita.

Saat ini kita akan belajar lagi tentang nilai-nilai Ilahi yang Allah kehendaki menjadi hidup dalam keluarga kita.

KATA KUNCI : ADA 2 NILAI  ILAHI YANG MESTI KITA TAMBAHKAN DALAM KELUARGA KITA

NILAI ILAHI YANG KETIGA : HIDUP BIJAKSANA DENGAN ISTRI

1Pet. 3:7(a) Demikian juga kamu, hai suami-suami, hiduplah bijaksana dengan isterimu, sebagai kaum yang lebih lemah!

Allah memerintahkan kepada para suami untuk hidup bijaksana dengan istri mereka didalam pernikahan mereka.

Kata “ BIJAKSANA “ artinya

  1. Selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya); arif; tajam pikiran;
  2. Pandai dan hati-hati (cermat, teliti ) apabila menghadapi kesulitan.

Tuhan menginginkan agar para suami menjadi suami yang pandai dalam menggunakan akal budinya dan cakap dalam bertindak terhadap istrinya.

Terjemahan lain menyatakan agar para suami hidup sesuai pengetahuan akan kehendak Allah dalam hubungannya dengan istrinya.

Karena wanita adalah kaum yang lebih lemah, maka Allah meminta kepada para suami , untuk hidup bijaksana.

NILAI YANG KEEMPAT: MEMBERI PENGHORMATAN KEPADA ISTRI

1 Pet.3:7 (b)  Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia, yaitu kehidupan, supaya doamu jangan terhalang.

Kata “ HORMAT “  dalam bahasa aslinya mempunyai arti :

  1. 1. Permata atau mustika
  2. 2. Bernilai tinggi
  3. 3. Berharga

Allah melihat istri kita sebagai pribadi yang bernilai tinggi dan berharga seperti permata yang tak ternilai harganya.

Lebih dari itu Allah melihat bahwa sang istri dalah teman pewaris dari kasih karuniaNya.

Allah ingin para suami memperlakukan istri-istri mereka seperti Allah memperlakukan.

Penghormatan harus diberikan, jika tidak , MAKA DOA-DOA SUAMI MENJADI TERHALANG.

Kata “ TERHALANG “ Yunani: EKKOPTO,  mempunyai pengertian :

  1. Cut down = mengalami penurunan atau tidak ada kenaikan
  2. Cut off = di ‘ stop ‘ atau di ‘ interupsi ‘ , tidak bisa melanjutkan
  3. Frustrate =   sia-sia, frustrasi, gagal , tidak efektiv , tidak menguntungkan , tidak berpengaruh

Semua ini dapat dialami para suami yaitu doa nya tidak dijawab, imannya selalu menjadi lemah, hidup dalam kegagalan , dimana semua ini akan mempengaruhi setiap usaha dan pekerjaan mereka.Segala sesuatu  yang ada didalam kehidupan ini, hanya ada 2 bentuk yaitu DIHARGAI atau sebailknya DIRENDAHKAN

Bila kita menghargai sesuatu, pasti sesuatu itu akan memiliki nilai.

Bila kita merendahkan , sesuatu itu akan kehilangan nilainya.

Contoh suami tidak memberi penghormatan :

  1. Berkata-kata yang menyindir atau merendahkan atau mengolok-olok ( baik secara langsung atau di hadapan orang lain ).
  2. Tidak pernah melibatkan istri dalam mengambil keputusan keluarga.
  3. Bersungut-sungut terhadap istri
  4. Istri menjadi bahan lelucon, sasaran frustasi suami
  5. Selalu menyalahkan istri

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.