22 May 2011 - Khotbah

Khotbah Ibadah Raya Minggu 22 Mei 2011

ALLAH PEMILIK SEGALANYA ( BAGIAN – 2)

Pendahuluan :

Puji Tuhan dua minggu lalu kita telah mendengar firman Allah tentang Allah adalah pemilik segalanya. Bapak gembala mengingatkan bahwa Firman Tuhan ini merupakan persiapan untuk kehidupan yang diberkati. Tanpa persiapan dan rohani yang kuat kehidupan yang diberkati justru bisa menghancurkan dan tidak menjadi berkat dalam hidup kita bahkan membahayakan kehidupan kita.

II Tawarikh 26:1-23 memberikan sebuah catatan tentang Raja Uzia yang berubah setia dan meninggalkan Tuhan justru setelah ia diberkati.

ay.16 “Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati, sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada Tuhan, Allahnya…”

Itu sebabnya kita perlu mempersiapkan hati dan memperlengkapi diri kita dengan kebenaran firman Allah, agar ketika kita diberkati kita makin mengasihi Tuhan dan memuliakan Dia dengan hidup dan harta kita.

Lewat firman Allah yang kita dengar, kita diingatkan bahwa Tuhanlah pemiliki segalanya dan kita sebagai keturunan Adam adalah pengelola dari segala yang Tuhan percayakan kepada kita. Persembahan  persepuluhan yang kita kembalikan kepada Tuhan merupakan tanda pengakuan bahwa Dialah pemilik segala-galanya . Berkat 90% yang ada pada kita untuk dikelola dan dinikmati juga adalah milik Tuhan yang harus dipertanggung jawabkan.

Minggu ini kita akan belajar melanjutkan beberapa point dari khotbah 2 minggu yang lalu.


KEBENARAN KEEMPAT yang menjadi berkat saat kita menyadari bahwa Allah adalah pemilik segalanya adalah : Menyadarkan dan mengingatkan kita bahwa kita adalah pengelola bukan pemiliki.

Kebenaran ini akan menolong kita untuk lepas dari cinta akan uang yang merupakan akar dari segala kejahatan.

1 Timotius 6:10 “Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka”

Jadi sekali lagi kita bukanlah pemilik tapi pengelola. Jikalau pemilik katakan keluarkan 30%, 40% maka kita tak berhak untuk menahannya. Tetapi ketika kita mentaatiNya, kita akan melihat berkat-berkat tercurah dalam hidup kita.


KEBENARAN KELIMA yang menjadi berkat ketika kita mengerti bahwa Dialah pemilik segalanya adalah kita akan tetap dapat bersukacita ditengah kesedihan dan kuat saat mengalami kerugian dan kehilangan, karena kita bukan pemilik.

Habakuk 3:17-18 “ Sekalipun pohon ara tak berbunga,pohon anggur tak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan dan tidak ada lembu sapi dalam kandang. Namun aku akan bersorak-sorai di dalam Tuhan, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkanku”

Ayub mengerti hal ini, sehingga ketika ia harus kehilangan anak-anak yang dikasihinya, harta benda, istri dan kesehatan, peristiwa itu tidaklah membuat ia berpaling dari Allah. Bahkan dalam kesedihan dan kesusahan ia berkata dalam Ayub 1:21 katanya “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku kembali kedalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan”. Dari perkataan Ayub, ia memahami bahwa Tuhanlah pemilik segala-galanya termasuk anak dan harta benda. Dan jika kehilangan itu semua, Ia sanggup untuk memulihkannya. Yoel 2:25 “Aku akan memulihkan kepadamu tahun-tahun yang hasilnya dimakan habis oleh belalang pindahan, belalang pelompat, belalang pelahap dan belalang pengerip…”

Ia bukan hanya Allah yang memberi, tapi Ia juga adalah Allah pemulihan. Allah yang sanggup untuk memulihkan kebahagiaan rumah tangga, kesempatan, kesehatan, dan keuangan yang telah dicuri dari kehidupan ini.


KEBENARAN KEENAM yang menjadi berkat saat kita menyadari Allah pemilik segalanya adalah kita harus sevisi  dan setujuan dengan sang Pemilik dalam mengelola segala hal yang dipercayakan kepada kita.

Tujuan Allah mempercayakan milikNya kepada kita adalah :

1. Untuk memuliakan Dia.

Amsal 3:9 “Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilan kita”

1Korintus 6:20 “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar : Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu”

2. Agar kerajaanNya datang di muka bumi.

Mat.6:10 “Datanglah kerajaanMu jadilah kehendakMu dibumi seperti di sorga”

3. Agar bumi penuh kemuliaanNya.

Kejadian 1:27-28 “Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.