19 June 2011 - Khotbah

KHOTBAH MINGGU 19 JUNI 2011 “RAHASIA MENERIMA BERKAT”

TEMA             : RAHASIA MENERIMA BERKAT

NATS              : MALEKAHI 3:8-12

PENDAHULUAN

Tuhan Yesus datang ke dunia ini memberi hidup dan hidup dalam segala kelimpahan.

Joh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

2Kor. 8:9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus,

bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu

menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya.

Didalam Kristus, Allah telah menyediakan berkatNya bagi umatNya.

Saat ini kita akan belajar bagaimana menerima berkat Allah dalah hidup kita.

KATA KUNCI : ADA 3 RAHASIA UNTUK MENERIMA BERKAT ALLAH

RAHASIA YANG PERTAMA : MILIKI SIKAP HATI YANG BENAR

Orang Israel tidak menerima berkat Allah karena sikap hati mereka yang salah.

Pada jaman setelah pembuangan dari Babel, mereka diperintahkan pulang ke Yehuda untuk membangun bait Allah.

Ezra 1:1 Pada tahun pertama zaman Koresh, raja negeri Persia, TUHAN menggerakkan hati Koresh, raja Persia itu untuk menggenapkan firman yang diucapkan oleh Yeremia, sehingga disiarkan di seluruh kerajaan Koresh secara lisan dan tulisan pengumuman ini:

Ezra 1:2  “Beginilah perintah Koresh, raja Persia: Segala kerajaan di bumi telah dikaruniakan kepadaku oleh TUHAN, Allah semesta langit. Ia menugaskan aku untuk mendirikan rumah bagi-Nya di Yerusalem, yang terletak di Yehuda.

Ezra 1:3  Siapa di antara kamu termasuk umat-Nya, Allahnya menyertainya! Biarlah ia berangkat pulang ke Yerusalem, yang terletak di Yehuda, dan mendirikan rumah TUHAN. Allah Israel, yakni Allah yang diam di Yerusalem.

Mereka  pulang dan memulai membangun tetapi  pembangunan berjalan sangat lambat , memang ada berbagai kendala dari luar yang  mereka hadapi, namun itu tidak dapat membatasi Allah untuk bekerja menolong mereka dalam membangun bait Allah .

Kendala terbesar yang mereka hadapi dan yang tidak mereka sadari adalah  mereka mempunyai sikap dan pikiran yang menyatakan bahwa membangun bait Allah itu nanti saja, bukan sekarang waktunya, yang penting adalah membangun rumah-rumah kita dulu.

Dalam kitab nabi Hagai ( Hagai 1:1-11 ) hal itu disingkapkan bahwa mereka tidak menerima berkat karena sikap hati mereka.

Akibat yang mereka tidak sadari adalah

  1. Mereka berusaha tetapi tidak mendapat banyak.
  2. Semua prediksi keuntungan menjadi meleset, dan tidak tercapai.
  3. Lebih banyak ruginya dari pada untungnya

Orang Yehuda di jaman nabi Maleakhi mempunyai sikap hati yang salah dengan persembahan mereka kepada Tuhan. Yaitu mereka memandang rendah Tuhan melalui persembahan-persembahan mereka. ( Maleakhi 1: 4-13 )

  1. Mereka membawa roti cemar.
  2. Mereka membawa binatang buta dan timpang serta sakit untuk dipersembahkan.

Tuhan menyatakan bahwa semuanya itu :

  1. Menghina nama Tuhan
  2. Tidak akan disambut dengan baik
  3. Api yang menyala di  mezbah Tuhan menjadi percuma
  4. Tidak berkenan.

Semua kejadian ini terjadi karena mereka mempunyai sikap hati yang salah , mereka menyangka bahwa semua ini tidak akan berakibat apa-apa terhadap mereka.

Maleakhi 3 : 8, Mereka disebut Tuhan sebagai Penipu ( Perampok ) mengenai persembahan. Mereka tidak menyadari bahwa tidak membawa persembahan-persembahan yang diperintahkan oleh Tuhan adalah suatu kesalahan bahkan tindakan pencurian terhadap Tuhan.

Mal 3:8 Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu

berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?” Mengenai

persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

Mengapa hal ini bisa terjadi pada umat Allah ?

Karena mereka bersikap hati yang salah dengan

menyatakan bahwa beribadah kepada Tuhan adalah hal yang sia-sia dan tidak

ada untungnya memelihara perintah Tuhan melalui persembahan-persembahan

dan hidup dengan sikap hati yang rendah hati di hadapan Tuhan.

Mal 3:13  Bicaramu kurang ajar tentang Aku, firman TUHAN. Tetapi kamu berkata: “Apakah kami bicarakan di antara kami tentang Engkau?”

Mal 3:14  Kamu berkata: “Adalah sia-sia beribadah kepada Allah. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN semesta alam?

Sikap hati yang benar adalah  kita melakukan kehendak Tuhan dan membawa persembahan persepuluhan dan persembahan-persembahan khusus lainnya karena dilandasi oleh Kasih kepadaNya.

Landasan kasih akan membuat  apapun yang kita persembahan kepada Tuhan dan kita lakukan bagi Dia menjadi bernilai dan berharga.

RAHASIA YANG KEDUA : MELANGKAH DALAM IMAN

Salah satu penyebab orang Israel tidak dapat memasuki tanah perjanjian adalah karena mereka mencobai Tuhan.

1Kor. 10:9  Dan janganlah kita mencobai Tuhan, seperti yang dilakukan oleh beberapa orang dari mereka, sehingga mereka mati dipagut ular.

Mencobai Tuhan artinya kita meminta Tuhan melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kehendakNya.

Khusus dalam hal  menerima berkat , Tuhan menyatakan kepada umatNya “ UJILAH AKU “ .

Mal 3:10  Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

Kata “ UJILAH “ sama dengan kata “ TES”  atau “ COBA BUKTIKAN “ .

Tuhan seolah-olah menantang umatNya yang tidak percaya kepadaNya.

Mengapa Dia berani berkata “ TES AKU “ atau “ UJIlah AKU ? “

Karena Dia sudah berfirman ribuan tahun sebelum jaman nabi Maleakhi, bahwa kalau umatNya melakukan dengan setia perintahNya dalam hal persembahan persepuluhan dan persembahan khusus lainnya , maka segala berkatNya akan dicurahkan atas umatNya.

Ulangan  28:2  Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:

Abraham telah melihat buktinya, bahwa berkat datang dalam membawa perpuluhan, bukan saja untuk kehidupannya tetapi juga untuk keturunannya ( baca : Kejadian 14: 18-20, Ibrani 7 )

Yakob telah mengalami buktinya, dia pergi dengan sebuah tongkat dan pulang membawa banyak berkat. ( Baca : Kejadian 28 : 20-22 )

Kej. 32:10  sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai Yordan ini, tetapi sekarang telah menjadi dua pasukan.

Kej. 33:11  Terimalah kiranya pemberian tanda salamku ini, yang telah kubawa kepadamu, sebab Allah telah memberi karunia kepadaku dan akupun mempunyai segala-galanya.” Lalu dibujuk-bujuknyalah Esau, sehingga diterimanya.

Iman adalah dasar bagi kita untuk bertindak dalam membawa persembahan persepuluhan dan persembahan khusus kepada Tuhan.

Tindakan iman ini adalah kunci untuk menerima berkat dari Allah.

RAHASIA YANG KETIGA : SETIA DAN BENAR DALAM PERSEMBAHAN PERPULUHAN.

Ulangan  11:1  “Haruslah engkau mengasihi TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia kewajibanmu terhadap Dia dengan senantiasa berpegang pada segala ketetapan-Nya, peraturan-Nya dan perintah-Nya.

Mal 3:10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah

perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku,

firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-

tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

Persembahan persepuluhan menjadi kunci untuk membuka tingkap-tingkap langit, yang merupakan lambing berkat Allah.

Ada janji untuk diberkati jika kita setia dan benar dalam membawa persembahan persepuluhan kita.

Persembahan persepuluhan seperti pagar pelindung dari semua benih yang kita tabur.

Mal 3:11 Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan

dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak

berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam.

Mal 3:12  Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini

akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam.

Kata “ SETIA “ dicatat dalam alkitab sebanyak 370 x.

Kasih atau Cinta akan menjadi bernilai dan bermakna ketika terlihat dalam melewati ujian dan persoalan.

Demikian juga kesetiaan akan menjadi pendorong bagi kasih untuk sampai pada akhir perjalannya.

Kesetiaan akan menjadi kuat dan semakin kuat  oleh karena adanya pengharapan yang akan dicapai.

Kata “ SETIA “ juga disamakan dengan kata “ IMAN “.

Meningkatkan kehidupan yang setia adalah sangat berguna bagi kita karena :

  1. Kesetiaan akan membawa kita kepada upah atau mahkota

Wahyu 2:10  ………Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.

  1. Kesetiaan  akan menaikkan kita ke level yang lebih besar atau lebih tinggi

Luk 16:10  “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

  1. 3. Kesetiaan akan membawa kita kepada harta yang sesungguhnya

Luk 16:11 Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?


Komentar

John Tiala - 2013-05-28 19:51:47
saya suka dan ingin berlagganan via email

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.