5 June 2012 - Stories

Kisah Nyata

Mencetak Rekor Dunia di Atas Kursi Roda

Keterbatasan fisik tidak menjadi alasan Aaron Fotheringham untuk membuat prestasi.Remaja berusia 18 tahun yang harus menggunakan kursi roda karena mengalami kelumpuhan sejak bayi itu baru saja menciptakan sejarah.Dia menjadi manusia pertama di dunia yang melakukan double back flip di atas kursi roda.

DOUBLE back flip merupakan putaran ganda ke belakang di udara setelah meluncur dari landasan lengkung. Aksi pemecahan rekor itu tercapai setelah berbulanbulan latihan dan merasakan sakit berkali-kali karena terjatuh. Satu kursi rodanya pun hancur saat melatih aksi luar biasa tersebut. Setelah kerja keras berbulanbulan, dia berhasil melakukan double back flip pada 26 Agustus. “Saya merasa sangat bahagia karena akhirnya dapat melakukan itu,” ujar Aaron yang memiliki nama julukan Wheelz.

Rekor terbaru ini tercapai setelah dia memecahkan rekornya sebelumnya. Dia telah menciptakan rekor pertamanya dengan melakukan single back flip pada 2006 saat dia berusia 14 tahun. Karena itu,rekor keduanya kali ini merupakan peningkatan ketangkasan yang dia miliki. “Saya telah mencoba berkali-kali, tapi tetap saja mendarat dengan kepala, leher, punggung, atau bahu saya. Setiap kali gagal rasanya sangat menyakitkan. Tubuh saya penuh dengan memar dan saya merasakan sakit di pergelangan tangan.

Tapi saya benar-benar tidak peduli,” paparnya. Aksi ketangkasan itu ditunjukkannya di Woodward, Pennsylvania. Dia meluncur ke udara dengan kecepatan tinggi dari landasan lengkung. Dia kemudian menggunakan kekuatan tubuh bagian atasnya untuk melakukan putaran ganda ke belakang sebelum akhirnya mendarat menggunakan rodaroda kursinya. Aaron lantas memanggil ibunya, Kayleen, segera untuk memberi tahu kabar bagus tersebut. “Dia (Kayleen) benar-benar senang.

Dia khawatir saya sakit tapi saya telah melakukan ini sejak kecil sehingga dia tahu dia tidak dapat menghentikan saya. Ini merupakan sesuatu yang saya cintai untuk dilakukan,” tutur Aaron. Kayleen,51, sendiri tidak menutupi rasa bangganya terhadap prestasi yang ditunjukkan sang anak.”Saya sangat bangga dengannya, tapi saya sangat berat menyaksikan saat dia jatuh berkali-kali.” Aaron dilahirkan dengan spina bifida atau kelainan tulang belakang sehingga kedua kakinya lumpuh.

Tapi dia menolak disebut sebagai orang “cacat”. Bahkan dia mengakui sangat kecanduan adrenalin sehingga menghabiskan sebagian besar masa kecilnya dengan bermain di taman sepatu luncur di dekat kediamannya di Las Vegas, Nevada. “Saya telah melakukan semua trik dan ketangkasan yang sama seperti teman-teman saya, tapi saya melakukannya dengan kursi roda saya.Saya tumbuh untuk menyukai kursi roda saya karena ini seperti memiliki skateboardbersama saya setiap saat,”katanya.

Aaron semakin terkenal sejak rekor pertamanya belum pernah dipecahkan orang lain di dunia.Dia saat ini sedang melakukan tur dunia untuk pertunjukan televisi Amerika,Nitro Circus.Dalam tur itu dia bersama pemeran pengganti Travis Pastrana dan teman-teman lainnya untuk menunjukkan berbagai aksi ketangkasan di sejumlah negara. Rekornya kali ini membuat Aaron semakin bersemangat melakukan aksi-aksi menantang lainnya.

Dalam pengakuan yang akan membuat khawatir ibunya, Aaron berkata, “Dalam aksi selanjutnya, saya ingin melakukan front flip (putaran depan), lalu double front flip(putaran ganda depan). Saya tidak akan berhenti. Akan selalu ada aksi lain untuk dicoba,”paparnya. Aaron merupakan anak ketiga dari enam anak yang diadopsi seluruhnya oleh ibu angkatnya,Kayleen.

Ibunyalah yang selama ini selalu memberikan dukungan kepadanya hingga dia selalu percaya diri,meskipun kedua kakinya lumpuh. Kayleen selalu mendidik agar Aaron dapat hidup mandiri. Bahkan sejak bayi dan anak-anak, dia diajarkan untuk selalu melakukan semuanya sendiri. Sejak kecil dia belajar berguling, duduk, dan merangkak dengan penuh semangat. Dia menyadari,semua yang dilakukannya akan menjadi bekal hidupnya nanti. Saat dia mendapatkan alat bantu untuk berjalan, dia sangat gembira dan langsung belajar berlari dengan alat tersebut.

Seperti anakanak lain dia sangat menyukai tokoh komik Superman yang bisa terbang. Sejak Aaron berusia delapan tahun, kakak angkatnya, Brian, dan ayah angkatnya suka mengajaknya bermain di taman skateboard.Awalnya Aaron hanya melihat kakaknya bermain dari balik pagar. Tapi lama-kelamaan dia sangat tertarik bermain di taman skateboardtersebut. Saat pertama kali mencobanya, dia takut dan terjatuh, tapi Aaron terus mencoba dan tidak menyerah walaupun sulit.

Semakin lama, dia semakin mahir meluncur menggunakan kursi rodanya. Dari sanalah Aaron mulai mengikuti sejumlah kompetisi hingga dia memenangkan beberapa lomba BMX gaya bebas, termasuk final 2005 Vegas AmJam BMX. Dalam empat tahun terakhir Aaron menantang dirinya sendiri untuk lebih giat melatih sejumlah trik-trik sulit. Hingga akhirnya pada 2005 dia berhasil melakukan putaran 180 derajat di udara.Pada 13 Juli 2006 dia untuk pertama kali melakukan single back flip.

Sejak saat itu pula dia semakin mahir melakukan trik-trik sulit lainnya. Setelah mengirimkan video single back flipdi internet hidupnya berubah.Dia mendapat kesempatan melakukan tur keliling Amerika dan negara-negara lain. Sosoknya pun sering muncul dalam berbagai majalah, surat kabar, atau pun televisi sport. Selain itu, dia semakin sibuk membalas dan menerima surat elektronik dari teman-temannya dari penjuru dunia.

Komentar

hiburan zendrato - 2013-12-03 15:11:20
dapat menambah pengetahuan dan iman juga gbu.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.