5 April 2011 - Khotbah

Pesan Gembala : Membersihkan Hati

NATS              : YEREMIA 17:9-10

Kita sudah belajar dalam beberapa minggu tentang hati manusia.Yesus mengajarkan bahwa hati manusia itu adalah sebuah tempat perbendaharaan atau penyimpanan. Apakah dalam hati seseorang tersimpan hal-hal yang baik atau hal-hal yang jahat tergantung pada keputusan orang itu sendiri.Yesus juga mengajarkan apa yang tersimpan dalam perbendaharaan hati seseorang, akan dikeluarkan melalui mulutnya. Dan ketika seseorang mengatakan sesuatu dengan mulutnya atau mewujudkan pikirannya dengan tindakannya, maka hal itu akan menentukan jalan-jalan kehidupan yang akan dilaluinya. Kita semua harus tahu bahwa memelihara hati kita untuk selalu bersih ,adalah hal yang sangat penting bagi hidup kita.

Saat kita akan belajar bagaimana caranya membersihkan hati kita.

KATA KUNCI : ADA 3   CARA BAGAIMANA MEMBERSIHKAN HATI.

SEGALA SESUATU YANG BERHUBUNGAN DENGAN HATI MANUSIA ,SANGAT DITENTUKAN OLEH KEPUTUSAN MANUSIA ITU SENDIRI.

CARA YANG PERTAMA : MENGIJINKAN TUHAN MEMBENTUK HATI KITA.

Alkitab memberitahukan kepada kita bahwa Tuhan itu memperhatikan hidup manusia , bahkan apa yang ada didalam hati manusia.

Maz. 33:13  TUHAN memandang dari sorga, Ia melihat semua anak manusia;

Maz. 33:14  dari tempat kediaman-Nya Ia menilik semua penduduk bumi.

1.Tuhan melihat semua anak manusia.

Kata melihat mempunyai pengertian : melihat dengan sungguh-sungguh, diartikan juga seperti kata “ scan “. Seseorang sedang di  scan di rumah sakit artinya ada bagian-bagian tubuhnya yang dilihat secara detail dan dengan kejelasan yang tinggi.

2. Tuhan membentuk hati manusia

Maz. 33:15 Dia yang membentuk hati mereka sekalian, yang memperhatikan segala pekerjaan mereka.


Kata membentuk ini mengandung arti seperti :

  1. Designer dalam Fashion (perancang merancang sebuah model busana),
  2. Tukang Tembikar ( bejana tanah liat ).

Semua arti ini berbicara bukan hanya Tuhan merancang atau membentuk hati kita, tetapi juga berbicara tentang tujuan. Ketika tangan Tuhan bekerja membentuk hati seseorang, pengertian yang   sebenarnya adalah Dia sedang membawa orang itu kepada tujuan-tujuan yang Dia telah tetapkan.

Yeremia 17:10  Aku, TUHAN, yang menyelidiki hati, yang menguji batin, untuk memberi balasan kepada setiap orang setimpal dengan tingkah langkahnya, setimpal dengan hasil perbuatannya.”

Kalau kita ingin membersihkan hati kita, Mari kita melibatkan Tuhan,karena Tuhan berkarya untuk membentuk hati kita. Dalam mazmurnya Daud berkata kepada Tuhan seperti ini :

Maz. 26:2  Ujilah aku, ya TUHAN, dan cobalah aku; selidikilah batinku dan hatiku.

Maz. 139:23  Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;

Daud meminta kepada Tuhan untuk melihat , menyelidiki dan mengenal hatinya. Artinya ketika Tuhan memberitahukan bahwa  ada sesuatu di hati Daud yang salah atau kotor, Daud bersedia untuk membereskannya atau menyelesaikannya.

CARA YANG KEDUA : MEMBUKA DAN MEMBUANG SEMUA KOTORAN YANG ADA DI HATI KITA.

Tuhan Yesus mengajarkan tentang bagaimana kita harus berkata –kata. Katakan “ YA” , jika “YA”. Dan Katakan “ TIDAK”, jika “TIDAK”.

Mat 5:33  Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.

Mat 5:34  Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,

Mat 5:35  maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar;

Mat 5:36  janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun.

Mat 5:37 Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

Jangan bersumpah !!!

Seringkali untuk meneguhkan atau meyakinkan sesuatu kita dengan mudah berkata “ Saya sumpah demi ……”.

Ketika seseorang bersumpah, dia sedang mengikat dirinya dengan kata-katanya sendiri . Tuhan Yesus berkata, kalau memang “Ya”, tetaplah bilang “Ya”. Demikian juga dengan kata “ Tidak “. Tanpa harus bersumpah. Tuhan ingin agar hati kita dan mulut kita bekerja sejalan. Jika hati dan mulut kita tidak sejalan,maka kita memberi peluang bagi si jahat untuk berkerja.

Tuhan senang : Hati ,Ya, Mulut ,Ya ( HYMY ) atau Hati ,Tidak, Mulut, Tidak.(HTMT)

Iblis senang : Hati, Ya, Mulut,Tidak ( HYMT ) atau Hati,Tidak, Mulut,Ya.(HTMY )

Kalau kita mengikuti model iblis : HYMT atau HTMY, kita akan memiliki hati yang licik.

Yeremia 17:9  Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?

Saat hati kita menyimpan sampah kotoran seperti : kecewa, sakit hati, kepahitan, kebencian, kedengkian,kemarahan,dusta dsb,kita harus buka dan membuang semua kotoran ini dengan cara :

  1. Minta ampun kepada Tuhan karena hidup dengan hati yang kotor.
  2. Mengambil keputusan untuk mengampuni orang yang berslah kepada kita,yang menyebabkan hati kita kotor.
  3. Membuang semua kotoran tersebut dengan cara berkata kepada rasa kecewa, sakit   hati, kepahitan, kebencian, kedengkian, kemarahan, dusta dsb untuk keluar dari hati kita.

CARA YANG KETIGA : MEMBUAT FILTER DI PINTU HATI KITA.

Kitalah yang harus berkata TIDAK atau YA terhadap sesuatu yang ingin masuk dalam hati kita. Kita harus membuat filter, agar hati kita selalu terjaga dan tidak mudah dikotori.

Cara membuat Filter Hati :

1. Membaca dan merenungkan Firman Allah.

Firman Allah sangat penting bagi kita, karena akan memberitahukan kepada kita secara jujur, bahwa yang mau masuk di hati kita ini, baik atau jahat.

Maz. 119:9  Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.

Kata Bersih artinya tembus cahaya atau tembus pandang, tidak hidup dalam kesalahan,murni.

2. Belajar dari kegagalan dan keberhasilan  di masa lalu.

Semua orang mempunyai keinginan yang sama yaitu tidak mau jatuh dalam lubang yang sama. Belajar dari pengalaman hidup baik dari diri kita maupun dari kisah hidup orang  lain, akan menolong kita terhindar dari kegagalan yang sama.

3. Bertumbuhlah menjadi dewasa

Kedewasaan akan membuat kita terlatih untuk membedakan. Apakah sesuatu itu baik atau jahat, dapat dicerna oleh orang yang dewasa rohaninya. Jadi tetaplah bertumbuh di dalam Yesus dan menjadi dewasa di dalam Dia.

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.