15 March 2011 - Khotbah

Pesan Gembala : Rahasia menerima berkat,kemenangan dan penuaian (ke-3)

RAHASIA MENERIMA BERKAT,KEMENANGAN DAN PENUAIAN ( KE-3)

NATS : 1 SAMUEL 16:1-13

Waktu berjalan terus, kita sekarang  memasuki bulan Maret Tahun 2011. Memasuki Tahun 2011, ada 3 hal yang harus kita perhatikan terus menerus yaitu:

1.     Hidup dalam perdamaian dan kerukunan

2.     Hidup dengan  respon yang benar

3.     Hidup selalu percaya kepada Allah dan FirmanNya

Ada  2 Rahasia yang Tuhan ajarkan pada bulan Januari dan Februari yaitu  Memulihkan Hubungan dengan  orang tua dan Menabur dalam Roh. Pada bulan Maret, Rahasia ketiga yaitu Hati yang Memikat

Mempersiapkan hati kita adalah suatu hal yang sangat penting untuk menerima perkara-perkara besar dari Allah. Dalam 1 Samuel 16:1, Allah memberitahukan kepada Nabi Samuel bahwa Sekarang ada pergantian kepemimpinan dan Israel sedang masuk dalam dimensi yang baru .

1Sam. 16:1  Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku.”

1Sam. 15:11 “Aku menyesal, karena Aku telah menjadikan Saul raja, sebab ia telah berbalik dari pada Aku dan tidak melaksanakan firman-Ku.” Maka sakit hatilah Samuel dan ia berseru-seru kepada TUHAN semalam-malaman.

Kegagalan Saul adalah

1.     Ketidak taatan akan kehendak Allah

2.     Dalih yang masuk akal untuk merendahkan Firman Allah

3.     Dia tidak menyadari dengan baik, bahwa waktu yang Allah berikan kepadanya, ternyata waktu yang terakhir sebagai orang yang telah dipilih dan diurapi. Bukan Allah yang mengakhiri pelayanan raja bagi Saul, melainkan Saul sendiri yang memilih untuk mengakhirinya melalui ketidaktaatannya. Dari kisah Saul ini, kita dapat menarik pelajaran yang penting bagi kita di dalam memasuki tahun berkat,tahun kemenangan dan tahun penuaian ini yaitu:

1.     Ketaatan adalah hal utama bagi Allah

2.     Jagalah hati untuk selalu berkenan di hadapan Allah

3.     Buanglah alasan atau dalih yang hanya bertujuan membenarkan diri sendiri.

Berdalih bukanlah solusi yang terbaik dalam menyelesaikan ketidaktaatan. Hanya Pertobatanlah  yang merupakan tindakan yang paling tepat dalam menyelesaikan ketidaktaatan. Allah menyampaikan kepada nabi Samuel, bahwa musim bagi Saul telah berakhir dan Allah memberitahukan bahwa Dia ingin membawa Israel pada musim yang baru. Ketika Allah memberitahukan musim yang baru , maka Dia memerintahkan nabi Samuel untuk mengurapi seseorang.

1Sa 16:3 ……Urapilah bagi-Ku orang yang akan Kusebut kepadamu.”

Dasar Tuhan memilih Daud karena Hati nya.

1Sam. 16:7  Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.

Dalam kisah rasul 13:22-23

Kisah  13:22 Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.

Kisah  13:23  Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus.

Dikatakan bahwa Allah telah mendapat Daud bin Isai.

Kata “ mendapat “  mengandung arti :

a. Menemukan

b. Melihat

c. Merasa

Allah melihat hatinya Daud ketika sedang menggembalakan kambing domba ayahnya yang cuma 2-3 ekor, maka Allah memilih Daud.

1 Sam. 17:28  Ketika Eliab, kakaknya yang tertua, mendengar perkataan Daud kepada orang-orang itu, bangkitlah amarah Eliab kepada Daud sambil berkata: “Mengapa engkau datang? Dan pada siapakah kautinggalkan kambing domba yang dua tiga ekor itu di padang gurun? Aku kenal sifat pemberanimu dan kejahatan hatimu: engkau datang ke mari dengan maksud melihat pertempuran.”

1Sam. 17:34  Tetapi Daud berkata kepada Saul: “Hambamu ini biasa menggembalakan kambing domba ayahnya. Apabila datang singa atau beruang, yang menerkam seekor domba dari kawanannya,

1Sam. 17:35  maka aku mengejarnya, menghajarnya dan melepaskan domba itu dari mulutnya. Kemudian apabila ia berdiri menyerang aku, maka aku menangkap janggutnya lalu menghajarnya dan membunuhnya.

1Sam. 17:36  Baik singa maupun beruang telah dihajar oleh hambamu ini. Dan orang Filistin yang tidak bersunat itu, ia akan sama seperti salah satu dari pada binatang itu, karena ia telah mencemooh barisan dari pada Allah yang hidup.”

1Sam. 17:37  Pula kata Daud: “TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu.” Kata Saul kepada Daud: “Pergilah! TUHAN menyertai engkau.”

Daud memiliki hati yang seperti ini :

1.     Mengerjakan tanggung jawab yang diberikan ayahnya dengan sepenuhnya

2.     Membayar harganya

3.     Melibatkan Tuhan dalam tanggung jawabnya yang kecil, dia melakukannya di tempat penggembalaannya.

Itu sebabnya Alkitab berkata bahwa Allah membawa Daud dari tempat kandang domba.

Maz. 78:70 dipilih-Nya Daud, hamba-Nya, diambil-Nya dia dari antara kandang-kandang kambing domba;

Maz. 78:71  dari tempat domba-domba yang menyusui didatangkan-Nya dia, untuk menggembalakan Yakub, umat-Nya, dan Israel, milik-Nya sendiri.

Maz. 78:72  Ia menggembalakan mereka dengan ketulusan hatinya, dan menuntun mereka dengan kecakapan tangannya.

4. Ketulusan dan kecakapan

Hati yang tulus dan murni ini dimulai ketika Daud  dipercayakan tanggung jawab oleh ayahnya di kandang dombanya. Kecakapannya diperoleh melalui perjalanan imannya dengan Tuhan dalam menghadapi singa dan beruang di padang.

1Sam. 17:37  Pula kata Daud: “TUHAN yang telah melepaskan aku dari cakar singa dan dari cakar beruang, Dia juga akan melepaskan aku dari tangan orang Filistin itu.” Kata Saul kepada Daud: “Pergilah! TUHAN menyertai engkau.”

Tuhan melatihnya berperang.

Maz. 144:1 Dari Daud. Terpujilah TUHAN, gunung batuku, yang mengajar tanganku untuk bertempur, dan jari-jariku untuk berperang;

Segala yang baik di Tahun 2011 yaitu berkat, kemenangan dan penuaian sudah disediakan Allah bagi kita dan untuk memperolehnya ,kita harus memiliki hati yang berkenan di hadapan Allah. ALLAH TERTARIK DENGAN HATI KITA .

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.