17 January 2012 - Khotbah

Pesan gembala : Seri Tahun Kesaksian

SERI PELIPATGANDAAN

TUJUAN ALLAH UNTUK PELIPATGANDAAN

PENDAHULUAN

Terpujilah Tuhan Yesus Kristus selama-lamanya. Oleh kasih karuniaNya , kita ada sampai saat ini.

Memasuki Tahun 2012 ini, Tahun Kesaksian, Tahun Pelipatgandaan dan Tahun Mujizat dan Kesembuhan,  Tuhan telah memberitahukan apa yang Dia hendak kerjakan untuk kita,  sehingga bersama-sama dengan Tuhan, kita melakukan perkara-perkara yang besar bagi Dia.

Ada nyanyian yang berkata :

Bawa serta dengan Allah, kita lakukan perkara yang besar

Bawa serta dengan Allah, kita hadapi semua

Allah akan menginjak-nginjak segala musuh kita

Perkara besar terjadi, bawa serta dengan Allah

Daud menuliskan kerinduannya untuk Allah melakukan perkara –perkara besar dalam hidupnya.

Maz. 60:12  Dengan Allah akan kita lakukan perbuatan-perbuatan gagah perkasa, sebab Ia sendiri akan menginjak-injak para lawan kita.

Di Tahun 2012, kita harus mempunyai hati yang besar untuk menantikan hal-hal yang besar dari Allah dan melakukan hal-hal yanag besar bagi Dia.

Saat ini kita akan belajar tujuan Allah untuk pelipatgandaan.

KATA KUNCI : ADA 3 TUJUAN ALLAH UNTUK PELIPATGANDAAN

TUJUAN ALLAH PERTAMA : PELIPATGANDAAN TERJADI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN

Ada banyak kisah yang dicatat dalam Alkitab  tentang Tuhan melakukan pelipatgandaan

  1. Tepung yang tidak pernah habis. 1 Raja 17 : 9-24
  2. Minyak yang selalu mengalir, 2 Raja 4:1-7
  3. Roti Manna yang tidak pernah habis, Kel.16:35
  4. 5 roti dan 2 ekor ikan, Yoh.6:1-13
  5. 7 roti dan beberapa ekor ikan kecil, Mat.15:29-39

Semua mujizat pelipatgandaan ini terjadi supaya suatu kebutuhan pada waktu tertentu dapat terpenuhi.

Kita dapat menyimpulkan bahwa Allah sangat peduli terhadap suatu kebutuhan manusia.

Untuk kebutuhan manusia , Tuhan Yesus berkata , “ Jangan kamu kuatir “.

Petrus menegaskan kembali yang berhubungan dengan kebutuhan kita, “ Serahkanlah segala kekuatiranmu “.

1Pe 5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Tuhan Yesus berkata , “ Cari dahulu kerajaan Allah dan Kebenarannya “.

Mat 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

TUJUAN ALLAH KEDUA : RENCANA ALLAH DAPAT DILAKSANAKAN

Allah sedang punya tujuan ketika Dia memerintahkan seorang janda miskin memelihara hidup seorang hambaNya yaitu Nabi Elia.

Mujizat tepung yang tidak pernah habis terjadi bukan saja memelihara kehidupan ibu janda dan anak laki-lakinya, terlebih dari itu, Allah sedang memelihara nabi Elia, sampai rencana Allah bagi Israel tergenapi.

1Raja  17:8  Maka datanglah firman TUHAN kepada Elia:

1Raja  17:9  “Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di sana. Ketahuilah, Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan.”

MEMBUAT HATI ISRAEL BERBALIK KEPADA ALLAH

Allah mempunyai rencana untuk membawa hati umatNya, Bangsa Israel kembali

kepadaNya. Sudah terlalu lama Israel hidup dalam penyembahan berhala Baal.

1Raja 18:21  Lalu Elia mendekati seluruh rakyat itu dan berkata: “Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia.” Tetapi rakyat itu tidak menjawabnya sepatah katapun.

1Raja 18:30  Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: “Datanglah dekat kepadaku!” Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu ia memperbaiki mezbah TUHAN yang telah diruntuhkan itu.

1Raja 18:31  Kemudian Elia mengambil dua belas batu, menurut jumlah suku keturunan Yakub. –Kepada Yakub ini telah datang firman TUHAN: “Engkau akan bernama Israel.” —

1Raja 18:32  Ia mendirikan batu-batu itu menjadi mezbah demi nama TUHAN dan membuat suatu parit sekeliling mezbah itu yang dapat memuat dua sukat benih.

1Raja 18:33  Ia menyusun kayu api, memotong lembu itu dan menaruh potongan-potongannya di atas kayu api itu.

1Raja 18:34  Sesudah itu ia berkata: “Penuhilah empat buyung dengan air, dan tuangkan ke atas korban bakaran dan ke atas kayu api itu!” Kemudian katanya: “Buatlah begitu untuk kedua kalinya!” Dan mereka berbuat begitu untuk kedua kalinya. Kemudian katanya: “Buatlah begitu untuk ketiga kalinya!” Dan mereka berbuat begitu untuk ketiga kalinya,

1Raja 18:35  sehingga air mengalir sekeliling mezbah itu; bahkan parit itupun penuh dengan air.

1Raja 18:36  Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: “Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini.

1Raja18:37  Jawablah aku, ya TUHAN, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali.”

1Raja 18:38  Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya.

1Raja 18:39  Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!”

Kita harus belajar dengan benar akan tujuan Allah akan pelipatgandaan ini.

Jangan sampai kita seperti orang kaya yang bodoh, yang tidak mengerti tujuan Allah, ketika Dia memberkati dan melipatgandaan kekayaannya.

Perumpamaan orang kaya yang bodoh :

Luk 12:15  Kata-Nya lagi kepada mereka: “Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.”

Luk 12:16  Kemudian Ia mengatakan kepada mereka suatu perumpamaan, kata-Nya: “Ada seorang kaya, tanahnya berlimpah-limpah hasilnya.

Luk 12:17  Ia bertanya dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat, sebab aku tidak mempunyai tempat di mana aku dapat menyimpan hasil tanahku.

Luk 12:18  Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.

Luk 12:19  Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!

Luk 12:20  Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?

Luk 12:21 Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia tidak kaya di hadapan Allah.”

Orang kaya itu mengalami pelipatgandaan yang luar biasa ( hasil tanahnya berlimpah-limpah, ayat 16 ) , sehingga dia membuat gudang-gudang penyimpanan yang banyak dan besar, saking banyaknya , dikatakan tertimbun untuk bertahun-tahun tidak perlu lagi bekerja ( ayat 19 ).

Pelajaran dari kisah ini adalah: KONSEP YANG HARUS BENAR

  1. Jagalah  hati dan jangan hidup dengan sikap tamak
  2. Miliki Tujuan Allah dalam kelimpahan,  ayat 20, dikatakan , untuk siapakah itu nanti ?
  3. Jangan kumpulkan kekayaan hanya bagi diri sendiri ( ayat 21 )
  4. Menjadi seorang kaya yang sesungguhnya yaitu kaya di hadapan Allah.

TUJUAN ALLAH KETIGA : MEMULIAKAN NAMANYA

Ketika ibu janda Sarfat melihat mujizat pelipatgandaan, dia menjadi orang yang memuliakan Tuhan.

1Raja 17:24  Kemudian kata perempuan itu kepada Elia: “Sekarang aku tahu, bahwa engkau abdi Allah dan firman TUHAN yang kauucapkan itu adalah benar.”

Ketika Tuhan membuat minyak tidak pernah berhenti, ibu Janda ini membayar hutangnya menjadi lunas dan dia bersama kedua anak perempuannya dapat hidup. Tuhan dimuliakan , karena ibu janda ini adalah seorang istri nabi.

Dalam Mazmur 126;

Maz. 126:1 Nyanyian ziarah. Ketika TUHAN memulihkan keadaan Sion, keadaan kita seperti orang-orang yang bermimpi.

Maz. 126:2  Pada waktu itu mulut kita penuh dengan tertawa, dan lidah kita dengan sorak-sorai. Pada waktu itu berkatalah orang di antara bangsa-bangsa: “TUHAN telah melakukan perkara besar kepada orang-orang ini!”

Maz. 126:3  TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.

Pemulihan keadaan dalam kehidupan bertujuan Tuhan dimuliakan.

Tuhan minta kita menjadi kaya dalam pelayanan kasih.

2Kor. 8:7  Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, –dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami–demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini.

Pelayanan Kasih kepada saudara seiman dan sesama, akan membuat Tuhan dimuliakan.

Banyak orang akan mengucap syukur kepada Tuhan.

2Kor. 9:12  Sebab pelayanan kasih yang berisi pemberian ini bukan hanya mencukupkan keperluan-keperluan orang-orang kudus, tetapi juga melimpahkan ucapan syukur kepada Allah.

2Kor. 9:13  Dan oleh sebab kamu telah tahan uji dalam pelayanan itu, mereka memuliakan Allah karena ketaatan kamu dalam pengakuan akan Injil Kristus dan karena kemurahan hatimu dalam membagikan segala sesuatu dengan mereka dan dengan semua orang,

Kita harus selalu ingat angka 153. Itu Tuhan !!!

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.