5 April 2011 -

Renungan harian 4 – 10 April 2011

Senin, 4 April 2011; HATI MANUSIA

Nas : Yer 17:9; Hati adalah kehidupan batin seseorang dan mencakup keinginan, perasaan, dan pikirannya. Terutama sekali, hati adalah sangat jahat dan buruk; sebagai akibatnya orang berubah untuk mementingkan diri sendiri dan jahat dan tidak menurut jalan kebenaran Allah. Hati manusia yang rusak itu tidak dapat diperbaiki atau diubah dengan kekuatan sendiri. Satu-satunya cara ialah mengalami kasih karunia Allah, dilahirkan kembali oleh iman kepada Kristus dan menerima hati yang baru — hati yang membenci kejahatan dan gemar melaksanakan kehendak Allah (bd. Yer 24:7; Yeh 11:19-20; Mat 5:8).


Selasa, 5 April 2011; SUCI HATINYA

Nas : Mat 5:8; “Yang suci hatinya” adalah mereka yang telah dibebaskan dari kuasa dosa oleh kasih karunia Allah dan kini berusaha tanpa tipu daya untuk menyenangkan hati Allah dan memuliakan Dia dan menjadi sama seperti Dia.(1) Mereka berusaha untuk memiliki sikap hati yang sama seperti Allah — mengasihi kebenaran dan membenci kejahatan. Hati mereka (termasuk pikiran, kehendak, dan perasaan; adalah selaras dengan hati Allah (1Sam 13:14; Mat 22:37; 1Tim 1:5).

(2) Hanya orang yang suci hatinya yang “akan melihat Allah”. Melihat Allah artinya menjadi anak-Nya dan tinggal di hadapan-Nya, baik sekarang maupun di masa yang akan datang (Kel 33:11; Wahy 21:7; 22:4).


Rabu, 5 April 2011; SEORANG YANG BERKENAN HATI-NYA

Nas : 1Sam 13:14; Daud adalah orang itu — orang yang berkenan di hati Allah, dalam hal-hal berikut:

(a) ia sudah percaya kepada Allah sejak masih muda (1Sam 17:34,37); (b) dengan tekun dan tetap ia mencari wajah dan nasihat Allah dengan sikap ketergantungan seorang anak (1Sam 23:2,4; 30:8; 2Sam 2:1; 2Sam 5:19,23); (c) ia menyembah Allah dengan segenap jiwa raganya dan menyuruh seluruh Israel melakukan hal yang sama (pasal 1Taw 15:1-16:43); (d) dengan rendah hati diakuinya bahwa Allah adalah Raja Israel yang sesungguhnya dan bahwa dirinya hanyalah wakil Allah (2Sam 5:12); dan (e) dalam sebagian besar kelakuannya di hadapan umum ia menaati Tuhan dan melaksanakan kehendak-Nya (bd. Kis 13:22).


Kamis, 6 April 2011; UJILAH AKU

Nas : Mazm 139:23-24; Inilah doa yang cocok bagi setiap orang percaya. Bukan saja kita harus membenci ketidakbenaran di dalam dunia (ayat Mazm 139:19-22), tetapi kita juga harus mengetahui kalau ada sesuatu di dalam diri kita yang mendukakan Allah. Kita harus bersedia meminta Allah menguji kita supaya dapat melanjutkan pekerjaan pengudusan-Nya dalam kita. Jikalau dijumpai sesuatu yang tidak benar, kita harus berbalik daripadanya dalam pertobatan.


Jumat, 7 April 2011; MENJAGA KEMURNIAN HIDUP

Nas : Mazm 119:9; Bagaimana seorang percaya dapat menjaga kemurnian hidupnya, menolak pengaruh asusila yang menandakan lingkungan fasik di mana kita tinggal? Bait ke-2 dari Mazmur ini mencatat delapan cara yang berikut, masing-masing dalam satu ayat:

(1) dengan membuat keputusan yang tidak bisa diubah untuk tetap setia kepada Firman Allah yang tertulis hingga akhir hidup di dunia ini;(2) dengan mencari Tuhan dalam doa;(3) dengan menghafal Firman Allah;(4) dengan mengharapkan bimbingan dari Allah;(5) dengan bersikap terbuka bagi kebenaran Allah;(6) dengan bersukacita serta senang dengan perkataan Allah;(7) dengan mengamat-amati hasil jalan-jalan Allah yang berlawanan dengan jalan dunia; (8) dan dengan tidak terlalu sibuk untuk membaca dan mempelajari Firman Allah.


Sabtu, 8 April 2011; KASIH YANG SETIA

Nas : Mat 22:37; Yang diminta oleh Allah dari semua orang yang percaya kepada Kristus dan menerima keselamatan-Nya ialah kasih yang setia (bd. Ul 6:5; Rom 13:9-10; 1Kor 13:1-13). (1) Kasih ini menuntut sikap hati yang begitu menghormati dan menghargai Allah sehingga kita sungguh-sungguh merindukan persekutuan dengan-Nya, berusaha untuk menaati Dia di atas muka bumi ini, dan benar-benar memperdulikan kehormatan dan kehendak-Nya di dunia. Mereka yang sungguh-sungguh mengasihi Allah akan ingin mengambil bagian dalam penderitaan-Nya (Fili 3:10), memperluas kerajaan-Nya (1Kor 9:23), dan hidup bagi kemuliaan-Nya dan standar-Nya yang benar di bumi ini (Mat 6:9-10,33). (2) Kasih kita kepada Allah haruslah kasih yang sepenuh hati dan yang menguasai seluruh diri kita, kasih yang dibangkitkan oleh kasih-Nya kepada kita yang menyebabkan Dia mengutus Anak-Nya untuk kepentingan kita (Rom 8:32). Kasih kita hendaknya merupakan kasih seperti terungkap dalam Rom 12:1-2; 1Kor 6:20; 10:31; 2Kor 9:15; Ef 4:30; 5:1-2; Kol 3:12-17).


Minggu, 9 April 2011; DIBERI KUASA

Nas : Yeh 11:19; Nubuat ini pada awalnya digenapi pada saat kebangkitan Yesus dan pencurahan Roh Kudus pada hari Pentakosta (bd. Yoel 2:28-29). Yehezkiel bernubuat bahwa mereka akan diberi kuasa oleh Roh Kudus supaya hidup sesuai dengan kehendak dan hukum Allah. Roh Kudus Allah, dengan segenap karunia dan karya-Nya, kini tersedia untuk semua orang yang beriman pada Yesus Kristus.

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.