27 January 2011 - Pengajaran

Segi-segi kepribadian yang dipengaruhi setan-setan

SEGI-SEGI KEPRIBADIAN YANG DIPENGARUHI SETAN-SETAN

Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya. Amsal 25:28 Dalam ayat ini Salomo mengumpamakan kepribadian manusia yang seperti suatu kota yang seluruh temboknya runtuh. Tidak memiliki pertahanan dalam dirinya. Kepribadian kita masing-masing dapat disamakan dengan keadaan suatu kota yang terdiri dari bagian-bagian yang memiliki ciri khas sendiri-sendiri. Suatu kota dapat terdiri dari bagian pertokoan, terminal bis, bank, kantor-kantor, tempat pelacuran, jalan-jalan yang banyak homo, bencong dsb. Dalam hidup manusia ada wilayah-wilayah utama dimana setan-setan bergerak/menyerang diantara lain : 1. Emosi dan sikap hati, 2. Pikiran, 3. Lidah, 4. Naluri seksual, 5. Nafsu jasmani.

A. Emosi dan sikap hati

Wilayah kepribadian manusia yang satu ini sering diserang sejumlah besar setan. Setiap emosi (perasaan) atau sikap hati negatif akan membuka jalan bagi masuknya setan yang berpadanan dengan emosi atau sikap hati itu. Setan cenderung bekerja secara kelompok. Biasanya satu setan tertentu menjadi “pembuka pintu”, bagi serombongan setan yang lainnya. Contoh : o Perasaan yang menjadi pembuka pintu adalah PERASAAN TERTOLAK. Setiap manusia dilahirkan dengan membawa suatu kerinduan mendalam untuk dikasihi dan diterima orang lain. Apabila kerinduan ini tidak terpenuhi akan timbul suatu luka batin. Penyebab-penyebab perasaan tertolak : a. Seorang Ibu tidak menghendaki kelahiran bayinya b. Putusnya suatu jalinan hubungan Ada dua reaksi yang terjadi : 1. Reaksi Pasif : Orang yang tertolak menyerah kepada keadaan dan hidup memendam perasaan tersebut, menjadi pemurung, suka menyendiri. Setan yang menyerang dalam rombongan ini meliputi : mengasihani diri, kesepian, sedih, depresi, putus asa dan bunuh diri. Roh bunuh diri mendorong orang untuk melakukan bunuh diri. Sama halnya dengan roh pembunuhan yang ikut masuk akan mendorong seseorang untuk melakukan pembunuhan. Pembunuhan bisa dimulai dari kebencian (1 Yohanes 3:15). Atau menggugurkan bayi / aborsi. 2. Reaksi Agresif : Orang yang tertolak melawan perasaannya tersebut, bersikap tidak peduli dan membangun suatu sifat yang dari luar terlihat amat keras. Reaksi ini akan membuka pintu bagi rombongan setan yang terdiri dari : roh marah, benci, pemberontak, sihir/tenung, kekerasan dan pembunuhan. “Sebab pendurhakaan (pemberontakan) adalah sama seperti dosa bertenung/sihir“. 1 Samuel 15:23

B. Pikiran

Wilayah ini merupakan daerah pertempuran utama dalam kepribadian manusia. Setan yang sering menguasai wilayah ini adalah keragu-raguan, ketidak percayaan, kebingungan, pelupa, tidak dapat mengambil keputusan, kompromi, humanisme, dan gila. Orang yang terlalu mengandalkan kemampuan berpikirnya akan menjadi sasaran empuk bagi setan-setan ini. Jika kita membuka pintu bagi setan dengan mengatakan sesuatu yang salah, kita perlu membatalkan hal yang salah itu dengan mengucapkan hal yang benar yang merupakan kebalikannya.

C. Lidah

Suatu roh yang bekerja dalam pikiran atau lidah manusia adalah roh dusta. Roh ini dapat berbicara melalui pikiran maupun lidah manusia. Rombongan setan yang dapat masuk diwilayah ini adalah roh berbicara melebih-lebihkan, gosip, kritik dan fitnah. Gosip dan kritik adalah dua roh lain yang senang tinggal di lingkungan gereja.

D. Naluri Seksual

Orang Kristen bisa memandang seks sebagai sesuatu yang tidak kudus. Memikirkannya saja mereka sudah malu apalagi membicarakannya secara terbuka. Ingatlah bahwa naluri seksual Tuhan yang menciptakannya. Setiap penyimpangan seksual yang kompulsif selalu disebabkan tekanan dari setan, meliputi : masturbasi, pornografi, hubungan seksual antara dua orang yang belum menikah, perselingkuhan/perjinahan, homoseksualitas, lesbianisme, pria yang bertingkah laku seperti wanita dan semua bentuk penyimpangannya. Masa anak dalam kandungan adalah kurun waktu yang sangat rentan. Anak-anak yang dikandung diluar pernikahan seringkali lahir dengan membawa roh percabulan. Sementara dewasa, anak ini akan melakukan dosa yang sama yang dilakukan oleh orang tuanya.

E. Nafsu Jasmani

Wilayah ini sering dimasuki setan-setan. Dua hal utama diantaranya adalah nafsu makan dan minum. menyatakan jika engkau makan atau engkau minum atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. 1 Korintus 10:31 Apakah makan berlebihan memuliakan Allah? Makan yang berlebihan juga sama berbahayanya dengan nikotin atau alkohol. Roh rakus dapat masuk kedalam seseorang yang tidak bisa lagi mengendalikan nafsu makannya. Hawa nafsu yang lain adalah keinginan mata. Keinginan mata adalah dosa yang membuat masuknya setan pornografi. Kata pornografi berasal dari kata Yunani Porne artinya pelacur. Sejumlah pria melakukan pelacuran/percabulan dengan mata mereka. Baca 1 Yohanes 2:16, Matius 5:28.

Sumber : 

“Mereka akan mengusir setan-setan, Derek Price Ministries Indonesia, 2000”.

Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.