24 February 2011 - Pengajaran

Sikap hidup di masa sukar

Masa sukar selalu ada bagi setiap orang. Berharap tidak ada kesukaran dalam hidup adalah impian semua orang. Banyak orang tidak mau dan tidak mengerti manfaat kesukaran-kesukaran. Dan banyak orang lainnya menemukan mutiara-mutiara indah dan makna hidup dalam hidupnya, disaat mereka dalam kesukaran.

Kita sebagai orang kristen, harus belajar bagaimana membangun sikap yang benar disaat kesukaran datang.

ADA 3 SIKAP BENAR YANG HARUS DIMILIKI ORANG PERCAYA SAAT MENGALAMI MASA SUKAR

SIKAP BENAR YANG PERTAMA: TETAPLAH BERHARAP KEPADA TUHAN

Situasi yang dialami oleh masyarakat Israel sewaktu kerajaan mereka mengalami pengepungan oleh musuh adalah sangat mengenaskan dan memprihatinkan.

Terjadi kelaparan yang hebat

Harga –harga bahan pokok untuk makanan menjadi tidak terkendali,bahkan harga satu kepala keledai menjadi 80 sikal perak ( 10 poundsterling=Rp.160.000) dan harga satu kab (2 ons) tahi merpati 5 sikal perak.

Bahan pokok makanan menjadi sulit didapatkan, akibatnya kelaparan yang hebat terjadi.

2 Kis 6:24  Sesudah itu Benhadad, raja Aram, menghimpunkan seluruh tentaranya, lalu maju mengepung Samaria.

2Kis 6:25  Maka terjadilah kelaparan hebat di Samaria selama mereka mengepungnya, sehingga sebuah kepala keledai berharga delapan puluh syikal perak dan seperempat kab tahi merpati berharga lima syikal perak.

Makan apa yang bisa dimakan, bahkan anak kandung sendiri

2Kis 6:26  Suatu kali ketika raja Israel berjalan di atas tembok, datanglah seorang perempuan mengadukan halnya kepada raja, sambil berseru: “Tolonglah, ya tuanku raja!”

2Kis 6:27  Jawabnya: “Jika TUHAN tidak menolong engkau, dengan apakah aku dapat menolong engkau? Dengan hasil pengirikankah atau hasil pemerasan anggur?”

2Kis 6:28  Kemudian bertanyalah raja kepadanya: “Ada apa?” Jawab perempuan itu: “Perempuan ini berkata kepadaku: Berilah anakmu laki-laki, supaya kita makan dia pada hari ini, dan besok akan kita makan anakku laki-laki.”

2Kis 6:29  Jadi kami memasak anakku dan memakan dia. Tetapi ketika aku berkata kepadanya pada hari berikutnya: Berilah anakmu, supaya kita makan dia, maka perempuan ini menyembunyikan anaknya.”

Menghadapi situasi yang sangat berat, maka Raja Israel, memutuskan untuk  tidak perlu lagi berharap kepada Tuhan dan ingin membunuh nabi Elisa.

2Kis 6:33  Selagi ia berbicara dengan mereka, datanglah raja mendapatkan dia. Berkatalah raja kepadanya: “Sesungguhnya, malapetaka ini adalah dari pada TUHAN. Mengapakah aku berharap kepada TUHAN lagi?”

Sekalipun Raja Israel  sudah tidak mau lagi berharap kepada Tuhan, namun  Ia datang kepada nabi Elisa. Artinya adalah sekalipun sudah sangat menderita dan sangat kepepet, bahkan sudah tidak mau berharap lagi kepada Tuhan, namun Raja tetap datang kepada orang yang tepat, dan saat Raja datang, ada Firman Tuhan disampaikan  melalui nabi Elisa sebagai jawaban dalam masa sukar.

SIKAP BENAR YANG KEDUA: TETAP PERCAYA KEPADA  TUHAN DAN KEPADA  FIRMANNYA.

Firman Tuhan adalah jawaban  dalam menghadapi masa sukar. Raja mendapat firman Tuhan yang luar biasa sebagai jawaban dalam menghadapi situasi yang berat.

2Kis 7:1 Lalu berkatalah Elisa: “Dengarlah firman TUHAN. Beginilah firman TUHAN: Besok kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesyikal dan dua sukat jelai akan berharga sesyikal di pintu gerbang Samaria.”

Apa artinya Firman Tuhan ini?

Sesukat tepung terbaik(kualitas A) harganya 1 sikal. Dua sukat jelai harganya 1 sikal

Artinya adalah

  • Terjadi perbaikan ekonomi yang luar biasa dalam 1 hari
  • Terjadi perubahan harga-harga bahan pokok, dari yang sangat mahal  menjadi sangat murah dan itu terjadi dalam 1 hari
  • Terjadi penumpukan bahan makanan dari yang tidak ada menjadi berlimpahan  dalam 1 hari
  • Terjadi perubahan keadaan, dari situasi sangat kelaparan dan sangat miskin, menjadi sangat diberkati.

Kalau diterima dengan logika, rasanya tidak mungkin terjadi.

Tapi bagi kita yang percaya kepada Tuhan,kita harus percaya bahwa bagi Allah tidak ada yang mustahil.

Rom 9:6 Akan tetapi firman Allah tidak mungkin gagal.

Rom 8:32 Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

SIKAP BENAR YANG KETIGA: TETAPLAH TINGGAL TENANG

Yesaya 30:15  Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.”

Tetaplah tenang dan percaya, karena itu kekuatan. Iblis mau kita tidak tenang atau kuatir, tapi Tuhan mau kita tenang, karena Dia ada selalu bersama dengan kita.

Merubah situasi dari kelaparan menjadi kelimpahan sepertinya mustahil

Merubah bahan pokok yang sangat tinggi menjadi sangat murah sepertinya mustahil

Merubah keadaan dari kemiskinan menjadi keberkatan sepertinya mustahil

Namun dari kisah ini kita dapat belajar bahwa Tuhan sanggup melakukan segala perkara.

Jadi jangan batasi Tuhan.

Tuhan memakai 4 orang kusta yang nekat menjadi alat bagi perubahan yang Dia mau lakukan, Suara langkah ke 4 orang kusta ini diubah oleh Tuhan seperti suara tentara, suara kuda dan suara pasukan yang banyak sehingga musuh menjadi takut dan melarikan diri. Bangun sikap yang benar supaya  kita diberkati oleh Tuhan.

(sumber : Kumpulan khotbah Pdt.Wilan )


Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.