3 January 2012 - Khotbah

YANG TERUTAMA DI TAHUN 2012

PENDAHULUAN

Segala Pujian dan Kemuliaan bagi Bapa kita di dalam Tuhan Yesus , karena rahmatNya telah memberkati  kita di sepanjang tahun 2011 dan kita telah menerima kebaikan-kebaikanNya yang sangat banyak dan luar biasa.

Kalau di Tahun 2011 , kita menyatakannya sebagai Tahun Berkat, Tahun Kemenangan dan Tahun Penuaian, maka di Tahun 2012 ini, kita menyebutnya sebagai Tahun Kesaksian, Tahun Pelipatgandaan dan Tahun Mujizat Kesembuhan.

Sekarang kita telah berada di hari pertama di tahun 2012, kita harus selalu percaya kepada Tuhan Yesus dan selalu mengandalkan Dia dalam segala kehidupan kita.

Saat ini kita akan belajar dari Firman Tuhan , apa yang Dia mau untuk selalu kita lakukan di sepanjang tahun 2012.

KATA KUNCI : 2 HAL YANG TERUTAMA YANG HARUS MEWARNAI TAHUN 2012

HAL PERTAMA YANG TERUTAMA : KASIHILAH TUHAN

Tuhan Yesus mengajarkan hal yang terutama yang harus kita lakukan yaitu Mengasihi Tuhan.

Mat 22:36  “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?”

Mat 22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

Mat 22:38  Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.

Mat 22:39  Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Mat 22:40  Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Mengasihi Tuhan haruslah menjadi yang terutama yang harus kita lakukan di sepanjang tahun 2012.

Berbicara tentang Kasih kepada Allah, inilah kebenarannya :

1. Bukan kita yang lebih dahulu mengasihi, tetapi Allah.

1Yoh. 4:19 Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

1Yoh. 4:10  Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

Kasih yang benar adalah lahir karena Tuhan lebih dahulu berinisiatip untuk mengasihi kita.

2. Kasih Yang Segenap

Tuhan telah mengasihi kita dengan Kasih yang segenap, artinya dengan seluruh apa yang ada padaNya.

Joh 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Rom 8:32  Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

Kita yang telah menerima Kasih Allah Yang Segenap itu diperintahkan untuk mengasihi Dia dengan ukuran yang sama yaitu dengan Segenap.

Mat 22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

BENTUK KASIH KITA KEPADA TUHAN :

  1. a. Ibadah
  2. b. Ketaatan
  3. c. Persembahan
  4. d. Persekutuan keintiman denganNya

HAL KEDUA YANG TERUTAMA : KASIHILAH SESAMA

Dalam menjelaskan tentang Hal Pertama , Tuhan Yesus tidak hanya berkata,“ Kasihilah Tuhan “ , dan berhenti pada point itu, tetapi Tuhan Yesus melanjutkan dengan berkata , “ Dan hukum yang kedua yang SAMA dengan itu “.

Mat 22:39  Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Mat 22:40  Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.”

Kalau mengasihi Tuhan bersifat Vertikal yaitu Tuhan kepada Manusia dan sebaliknya, sedang mangasihi sesama bersifat Horizontal.

Jadi Kasih yang benar harus ada dua unsur yaitu Vertikal dan Horizontal, dan kalau ini disatukan akan berbentuk Salib.

1Yoh. 4:11  Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.

1Yoh. 4:20  Jikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya.

1Yoh. 4:21  Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.

Berbicara tentang kasih kepada sesama , inilah kebenarannya :

1. Bukan sesama yang lebih dahulu mengasihi, tetapi kita

Mat 22:39  Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Langkah untuk mengasihi sesama adalah

  1. a. Kita mengalami Kasih Allah
  2. b. Lalu Kita mengasihi diri sendiri
  3. c. Lalu Kita mengasihi sesama

2. Kasih Yang Segenap

Joh 15:12  Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu.

Joh 15:13 Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

BENTUK KASIH KEPADA SESAMA :

  1. a. MENOLONG ORANG MISKIN, YATIM PIATU, JANDA-JANDA MISKIN

Yakobus 1:27 Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia.

Ulangan  10:17  Sebab TUHAN, Allahmulah Allah segala allah dan Tuhan segala tuhan, Allah yang besar, kuat dan dahsyat, yang tidak memandang bulu ataupun menerima suap;

Ulangan  10:18 yang membela hak anak yatim dan janda dan menunjukkan kasih-Nya kepada orang asing dengan memberikan kepadanya makanan dan pakaian.

Maz. 68:5 Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus;

  1. b. MELAYANI ORANG-ORANG DALAM PENJARA

Yesaya  42:6  “Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,

Yesaya  42:7 untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.

Ibrani  13:3 Ingatlah orang-orang yang di dalam penjara, seolah-olah kalian juga berada di dalam penjara bersama mereka. Dan orang-orang yang diperlakukan sewenang-wenang, hendaklah kalian ingat kepada mereka seolah-olah kalian juga diperlakukan demikian .  (IBIS)

  1. c. BERBUAT BAIK KEPADA SAUDARA SEIMAN DAN SESAMA

Gal 6:9 Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik, karena apabila sudah datang waktunya, kita akan menuai, jika kita tidak menjadi lemah.

Gal 6:10  Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita,    marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman.

Gal 6:9 Sebab itu, janganlah kita menjadi bosan melakukan hal-hal yang baik; sebab kalau kita tidak berhenti melakukan hal-hal itu sekali kelak kita akan menuai hasilnya.

Gal 6:10  Jadi, selama ada kesempatan bagi kita, hendaklah kita berbuat baik kepada semua orang, terutama sekali kepada saudara-saudara kita yang seiman. ( IBIS )

Ibrani  13:16 Jangan lupa berbuat baik dan saling menolong, sebab  inilah kurban-kurban yang menyenangkan hati Allah. ( IBIS )





Komentar

Belum ada komentar mengenai artikel ini.

Berikan Komentar

Bantuan Doa atau Pelayanan

Jika Anda membutuhkan bantuan doa atau layanan lainnya silahkan menghubungi kami melalui link berikut ini - Kontak Kami
GBI El Shaddai Pontianak
Jl. Prof M Yamin No. 1A, Kota Baru, Pontianak 78116
Telp. 0561 - 765495 - Fax. 0561 - 748250
copyrights © GBI El Shaddai Pontianak - Shine, Bless and Glory allrighs reserved.